Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kelayakan Investasi Usaha Peternakan Ayam Guna Memenuhi Kebutuhan Telur di UD. Hadhita Jaya Makmur Afied, Putra Mahendra; Murnawan, Herry
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 7 No. 2 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v7i2.27933

Abstract

Feasibility Analysis of Investing in a Chicken Farming Business to Meet the Need for Eggs which aims to determine the feasibility of a business. In an analysis of the feasibility of establishing a business, it can be carried out through several aspects, namely a monetary perspective, a special perspective, a market perspective using several methods, namely Draft Budget (RAB), Net Present Value (NPV), Net Benefit Ratio (NET B/C ) Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) and). This analysis produces data that shows the RAB of the feasibility of UD's business investment. Hadhita Jaya Makmur amounting to Rp. 1,470,669,000, with an NPV of Rp. 347,561,231 IRR is 43%, then the business PP is for 2 years, and the NET B/C is 3. According to the existing analysis regarding feasibility here it can be concluded that investment in the UD.Hadita Jaya Makmur business has met the feasibility of business investment, because has a positive NPV value, higher IRR on funding costs, relatively short PP, and larger NET B/C and is financially profitable for this business.
Rancang Bangun Alat Bioreaktor Anaerob untuk Mempercepat Waktu Fermentasi Nutrisi Organik Sonia, Nawang; Murnawan, Herry; Virnanda, Vandi; Kisworo, Dimas Andiranto
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 4 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10525277

Abstract

Bersamaan dengan pertumbuhan potensi sektor pertanian dan perkebunan yang semakin menjanjikan, muncul kekhawatiran yang dialami oleh para petani terkait isu pupuk. Tingginya kebutuhan akan pupuk serta lamanya proses penguraian nutrisi organik yang melalui fermentasi, menjadi sumber kecemasan karena risiko kegagalan fermentasi akibat suhu yang tidak sesuai, perkembangan mikroorganisme yang tidak terkendali, ketidakmampuan bakteri pengurai selama tahap dekomposisi, hingga masalah kebersihan wadah atau tempat fermentasi. Pembuatan alat bioreaktor anaerob dilakukan berdasarkan pertimbangan keinginan para pelanggan terhadap perangkat tersebut, menggunakan pendekatan Quality Function Deployment. Dilakukan pengembangan desain alat bioreaktor anaerob melalui inklusi fitur tambahan seperti elemen pemanas, mekanisme pengaduk, sistem pengatur suhu otomatis, serta pemasangan katup keamanan guna mengurangi tekanan. Melalui implementasi desain tersebut, uji coba alat bioreaktor anaerob menunjukkan kemampuan dalam mempercepat proses fermentasi dari rentang waktu 14-21 hari menjadi hanya 5 hari. Selain itu, alat ini juga berhasil mengurangi risiko kegagalan selama proses fermentasi dan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan produksi nutrisi organik di Desa Papungan. Tak hanya itu, perangkat ini juga sukses mengurangi potensi kegagalan pada saat fermentasi berlangsung, serta berperan secara positif dalam meningkatkan produksi nutrisi organik di wilayah Desa Papungan.