Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

HUBUNGAN PENGGUNAAN KB SUNTIK TIGA BULAN DENGAN KEJADIAN FLOUR ALBUS DI TPMB KECAMATAN DUREN SAWIT KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TAHUN 2023 Putri, Suciati Sulistyo; Trisna, Yeti; Rahmadyanti, Rahmadyanti
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Vol 1 No 2 (2023): JURNAL KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT
Publisher : DPW PPNI Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70332/jkp.v1i2.11

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Penggunaan KB Suntik Tiga Bulan Dengan Kejadian Flour Albus Di TPMB Kecamatan Duren Sawit Kota Adminitrasi. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptik analitik dengan menggunakan metode pendekatan study “cross sectional” yang merupakan rancangan penelitian dengan melakukan pengukuran dan dikumpulkan secara simultan, pada saat bersamaan sekali waktu dengan maksud mengetahui hubungan dengan variable independent dan dependent yang diteliti. Penelitian cross-sectional adalah jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran / observasi data variable independent dan dependen hanya satu kali pada saat itu. Dalam rencana penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan penggunaan KB suntik 3 bulan dengan kejadian flour albus di TPMB Kecamatan Duren Sawit Kota Administrasi Jakarta Timur Tahun 2023. Berdasarkan hasil analisis rata rata kategori umur paling banyak usia 30-39 tahun (39,1%), katagori Pendidikan responden terbanyak pada Pendidikan rendah (50,4%), katagori lama pemakaian KB suntik 3 bulan > 3 tahun dari 55 responden sebesar (68%)  mengalami flour albus patologis dan (32 %) tidak mengalami flour albus patologis. Pemakaian KB suntik 3 bulan < 3 tahun dari 52 responden sebesar (46,2%) mengalami flour albus patologis dan mengalami flour albus fisiologis (53,8%), berdasarkan uji Chi-Square menggunakan software SPSS diperoleh nilai p =0,013 < α = 0,05 maka dapat dikatakan ada hubungan yang signifikan diantara pengguna KB suntik 3 bulan dengan kejadian flour albus. Hasil variable confound dalam penelitian ini vaginal hygine didapat frequency sebesar 54 (40,6%) responden yang vaginal hygienenya baik dan 79 (59,4%) yang buruk, berdasarkan uji statistic menggunakan software SPSS dengan uji Chi-Square diperoleh p = 0,011 < α = 0,05 maka dapat dikatakan vaginal hygine dapat menjadi factor confound pada kejadian flour albus.
PENGGUNAAN KB SUNTIK TIGA BULAN DENGAN KEJADIAN SPOTTING DI TPMB KECAMATAN TEMPURAN KABUPATEN KARAWANG PROVINSI JAWA BARAT Alsamsiah, Anisah; Rahayu, Sri; Rahmadyanti, Rahmadyanti
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Vol 2 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT
Publisher : DPW PPNI Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70332/jkp.v2i1.15

Abstract

Latar belakang program KB bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, peran KB sedianya lebih dari itu, yaitu untuk mencegah bertambahnya jumlah AKI dan AKB. Metode kontrasepsi memiliki efek samping khususnya metode kontrasepsi hormonal termasuk kontrasepsi 3 bulan yang mengandung hormon progestin.  Keluhan spotting sering disampaikan oleh akseptor Kb suntik 3 bulan. Tujuan : Mengetahui Penggunaan KB Suntik Tiga Bulan dengan Kejadian Spotting di TPMB Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat Tahun 2023. Metode menggunakan deskriptik analitik dengan pendekatan Cross secsional. Instrumen penelitian menggunakan Lembar Kuisioner. Populasi dalam penelitian ini adalah semua akseptor Kb suntik 3 bulan yang mengalami spotting sebanyak 114 responden. Tehnik pengambilan sampel dengan total sampling. Analisis data menggunakan Uji Chi quare. Hasil: Dari 114 responden, karakteristik berdasarkan umur <20 th terbanyak 60 responden, berdasarkan pendidikan SMA-S1 terbanyak 78 responden, berdasarkan paritas <2 tebanyak 71 responden. lama penggunaan KB suntik 3 bulan yang mengalami spotting mayoritas kurang dari 1 tahun. Terdapat hubungan yang bermakna antara lama penggunaan KB suntik 3 bulan dengan kejadian spotting dengan p value = 0,000. Kesimpulan :  Terdapat hubungan yang bermakna antara lama penggunaan KB suntik 3 bulan dengan kejadian spotting dengan p value = 0,000.
THE INFLUENCE OF FAMILY SUPPORT AND MATERNAL READINESS ON PREGNANT WOMEN'S ANXIETY IN THE THIRD TRIMESTER BEFORE CHILDBIRTH AT TPMB TELUK JAMBE BARAT, KARAWANG REGENCY Rahmadyanti, Rahmadyanti; Andriani, Lena Kuswati
HEARTY Vol 13 No 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i4.16043

Abstract

Background: Family support, especially support obtained from the husband, will create inner peace and feelings of happiness in the wife. The quality and quantity of family support is assessed from three parameters, namely, material, informational and psychological support. So family support has a big influence on the mother's emotional atmosphere in reducing the mother's anxiety in preparation for the birthing process. Research Objective: To determine the influence of family support and maternal readiness on the anxiety of pregnant women in the third trimester before giving birth at TPMB Telukjambe Barat, Karawang Regency. Research Method: Quantitative research, the quantitative research study in this research is observational using a cross-sectional or cross-sectional approach which measures the independent variable and the dependent variable at the same time. The research was conducted at TPMB Teluk West Jambe , Karawang Regency in September-November 2023 with a total of 63 respondents. The sampling technique uses total sampling technique. Research Results: the majority of respondents found out of the 63 respondents studied that the majority of respondents were of productive age, namely 20-35 years, 56 respondents (89%), and for maternal age <20 years and >35 years, there were 7 respondents (11%). Of the 63 respondents from third trimester pregnant women, the majority experienced moderate anxiety, namely 32 respondents (51%), 27 respondents (43%) had mild anxiety, while 4 respondents (6%) experienced severe anxiety. Conclusions and Suggestions: There is a significant relationship between the influence of family support and maternal readiness and the anxiety of pregnant women in the third trimester before delivery. It is hoped that midwives will provide evaluations for health workers to better understand the emotional conditions of pregnant women and provide appropriate SOP (Standard Operating Procedure) interventions, when they find out that there is a relationship between husband's assistance and the anxiety of pregnant women facing childbirth, especially those at TPMB Telukjambe Barat, Karawang Regency.
The Effect of Anemia Education on Increasing Haemoglobin Levels in Adolescent Girls Millenia, Silva; Rahmadyanti, Rahmadyanti
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 1 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i1.2673

Abstract

The high incidence of anemia in adolescent girls can affect various impacts of growth and development. So that learning achievement decreases, physical endurance is low so easily tired, physical activity decreases, easily sick due to low body resistance, one of the prevention that can be made in reducing the incidence of anemia in adolescent girls is to give the education for increasing knowledge about anemia. The purpose of the study was to analyze the effect of education about anemia and nutrition on increasing haemoglobin levels in female students. This study was an experimental quasy design. at SMPN 1 Jasinga, Pamegarsari village, Jasinga District, Bogor Regency, West Java Province from September to January 2024. The sample was 146 female students, sampling was done by simple random sampling technique. Data was collected by direct hemoglobin examination. Bivariate analysis is with the Mann Whitney U test. The results of the Mann-Whitney test where in pairs before the intervention and after the intervention obtained Sig.2-tailed values of 0.004 < 0.05, it can be concluded that there is a difference in average haemoglobin levels before and after education.
Pengaruh Keaktifan Lansia dalam Mengikuti Kegiatan Posyandu Lansia dengan Kualitas Hidup di Desa Cibadak Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang Eliawati, Rizky; Rahmadyanti, Rahmadyanti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i4.14132

Abstract

ABSTRACT The aging process is a natural process that occurs in the human life cycle which will experience three stages of life from childhood to adulthood and ending with old age. One of the basic service efforts to improve the quality of life of the elderly in non-nursing institutions is the activities of integrated service posts (posyandu) for the elderly. In carrying out posyandu activities there are often obstacles, namely the activeness and enthusiasm of the elderly which are still not optimal. To find out the influence of the elderly's activeness in attending posyandu for the elderly on the quality of life in Cibadak Village, Cikupa District, Tangerang Regency in 2023. This research uses quantitative research methods with a cross sectional design. The population in the study was all elderly people in the Posyandu coverage area in the elderly Posyandu as many as 210 elderly people, a sample of 138 respondents, simple random sampling technique. Univariate and bivariate data analysis used the chi square test. Of the 138 respondents, 80 respondents (58.0%) had a high quality of life. And 63 people are characterized by age 60-63 years, 57 people are predominantly female, 64 people have a history of current illness. Of the 138 respondents, 83 respondents (60.1%) were active in the elderly posyandu activities. And 61 people are characterized by age 60-63 years, 62 people are predominantly female, 70 people have a history of current illness. p-value 0.000 (<0.05). There is a significant influence on the activeness of the elderly in participating in posyandu activities for the elderly with a high quality of life. Keywords: Activeness, Quality of Life, Posyandu for the Elderly  ABSTRAK Proses penuaan adalah  proses  alamiah  yang  terjadi  dalam  siklus kehidupan   seorang   manusia   yang   akan   mengalami   tiga   tahap   fase kehidupan  dari  anak  sampai  dewasa  dan  berakhir  dengan  usia  lanjut. Salah satu upaya pelayanan dasar untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di non panti adalah dengan kegiatan pos pelayanan terpadu (posyandu) lansia. Dalam melaksanakan kegiatan posyandu sering terdapat kendala yaitu keaktifan dan antusian lansia yang masih belum optimal. Diketahui pengaruh keaktifan lansia dalam mengikuti posyandu lansia dengan kualitas hidup di Desa Cibadak Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang tahun 2023.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. populasi dalam penelitian seluruh lansia dalam wilayah jangkauan posyandu di Posyandu lansia sebanyak 210 Lansia, sampel 138 responden, teknik sampling simple random sampling. Analisa data univariate dan bivariate menggunakan uji chi square. Dari 138 responden, yang memiliki kualitas hidup tinggi sebanyak 80 responden (58,0%). Dan memiliki karakteristik umur 60-63 tahun sebanyak 63 orang, jenis kelamin mayoritas perempuan sebanyak 57 orang, Riwayat penyakit sekarang sebanyak 64 orang. Dari 138 responden, yang memiliki keaktifan lansia dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia dengan kategori aktif sebanyak 83 responden (60,1%). Dan memiliki karakteristik umur 60-63 tahun sebanyak 61 orang, jenis kelamin mayoritas perempuan sebanyak 62 orang, Riwayat penyakit sekarang sebanyak 70 orang. p-value 0,000 (<0,05). Terdapat pengaruh yang signifikan dari keaktifan lansia dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia dengan kualitas hidup tinggi. Kata Kunci: Keaktifan, Kualitas Hidup, Posyandu Lansia
Pengaruh Pemberian Jus Buah Bit Terhadap Ibu Hamil yang Mengalami Anemia di Klinik Omega Tigaraksa Kabupaten Tangerang Nurhayati, Nurhayati; Rahmadyanti, Rahmadyanti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i6.14137

Abstract

ABSTRACT Anemia in pregnancy is a national problem because it reflects the social and economic welfare of society and has a huge influence on the quality of human resources. Pregnant women who experience anemia are at risk of miscarriage, low birth weight babies, and bleeding before and after giving birth. Omega Tigaraksa Clinic Tangerang Regency In 2022 there were 209 pregnant women, and 31 people (13.2%) experienced anemia during pregnancy, 178 people (86.8%) did not experience anemia. To determine the effect of giving beetroot juice to pregnant women who experience anemia at the Omega Tigaraksa Clinic, Tangerang Regency in 2023. This type of research is a type of quantitative research. The research design used is a Quasi Experimental research design with a two group pretest – posttest design approach. The population in this research was pregnant women at the Omega Tigaraksa Clinic, Tangerang Regency in 2023, as many as 43 respondents based on estimates based on estimated birth rates in November 2023. The sampling method in this research was using a purposive sampling technique. Univariate and bivariate data analysis using independent t-test. The results of the study showed that the average hemoglobin of pregnant women in the intervention group before being given beetroot juice was 10.530 gr/dl. Meanwhile, the control group had a mean of 10.453 gr/dl. The average hemoglobin of pregnant women in the intervention group after being given beetroot juice was 11,270 gr/dl. Meanwhile in the control group with a mean of 10.903 gr/dl. The statistical test results obtained a P-value = 0.000. There is an effect of giving beetroot juice to pregnant women who experience anemia at the Omega Tigaraksa Clinic, Tangerang Regency Keywords: Pregnant Women, Beetroot Juice, Anemia  ABSTRAK Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah nasional karena mencerminkan nilai kesejahteraan social ekonomi masyarakat dan pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Ibu hamil yang mengalami anemia berisiko mengalami keguguran, bayi berat lahir rendah, serta perdarahan sebelum dan saat setelah melahirkan. Klinik Omega Tigaraksa Kabupaten Tangerang Tahun 2022 terdapat ibu hamil sebanyak 209 orang, dan yang mengalami anemia pada kehamilan sebanyak 31 orang (13,2%), tidak mengalami anemia sebanyak 178 orang (86,8%). Diketahui pengaruh pemberian jus buah bit terhadap ibu hamil yang mengalami anemia di Klinik Omega Tigaraksa Kabupaten Tangerang Tahun 2023. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian Quasi Eksperimental dengan pendekatan two group pretest – posttest design. Populasi  dalam pernelitian ini adalah ibu hamil  di Klinik Omega Tigaraksa Kabupaten Tangerang Tahun 2023 sebanyak 43 responden pada estimasi berdasarkan kantong taksiran persalinan bulan November Tahun 2023. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik Purposive sampling. Analisa data univariate dan bivariate menggunakan uji t-tes independen.Hasil penelitian didapat rata-rata hemoglobin ibu hamil pada kelompok intervensi sebelum diberi jus buah bit dengan Mean 10,530 gr/dl. Sedangkan pada kelompok kontrol dengan Mean 10,453 gr/dl. Rata-rata hemoglobin ibu hamil pada kelompok intervensi sesudah diberi jus buah bit dengan Mean 11,270 gr/dl. Sedangkan pada kelompok kontrol dengan Mean 10,903 gr/dl. Hasil uji statistik didapatkan nilai P-value = 0,000. Terdapat pengaruh pemberian jus buah bit terhadap ibu hamil yang mengalami anemia di Klinik Omega Tigaraksa Kabupaten Tangerang Kata Kunci: Ibu Hamil, Jus Buah Bit, Anemia
Pengetahuan Remaja Putri tentang Senam Dismenorea Wilayah RT 002 RW 014 Kelurahan Jatibening Tahun 2023 Anisa, Delya; Rahmadyanti, Rahmadyanti
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i3.11049

Abstract

ABSTRACT The lack of knowledge among adolescent girls about Dismenorea exercises is a problem that needs attention. Dismenorea, if not properly managed, can disrupt activities and affect mental and physical functions such as weakness, restlessness, depression, severe cramps, and accumulation of menstrual blood in the pelvic cavity. Long-term use of pharmacological treatments can also lead to side effects such as kidney damage and bone thinning. This study aims to evaluate the knowledge of adolescent girls about Dismenorea exercises. The study design is descriptive, with a population consisting of all adolescent girls in Rt 002 Rw 014 of Jatibening Village. The research sample consists of 100 respondents, selected randomly. Data collection was done through a questionnaire. The results of the study show that out of 100 respondents in Rt 002 Rw 014 of Jatibening Village, 34 (34%) respondents have insufficient knowledge, 27 (27%) respondents have sufficient knowledge, and 39 (39%) respondents have good knowledge. Based on the research findings, it can be concluded that the knowledge of adolescent girls in Rt 002 Rw 014 is still lacking. Therefore, further research can explore the factors that contribute to the lack of knowledge among adolescent girls about Dismenorea exercises. Keywords: Knowledge, Adolescent Girls, Dismenorea Exercises  ABSTRAK Kurangnya pengetahuan remaja putri tentang senam Dismenorea adalah masalah yang perlu diperhatikan. Dismenore, jika tidak ditangani dengan baik, dapat mengganggu aktivitas dan mempengaruhi fungsi mental dan fisik seperti kelemahan, kegelisahan, depresi, kram yang parah, dan penumpukan darah menstruasi di rongga panggul. Penggunaan pengobatan farmakologis dalam jangka waktu yang lama juga dapat menyebabkan efek samping seperti kerusakan ginjal dan penipisan tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengetahuan remaja putri tentang senam Dismenorea.  Desain penelitian ini bersifat deskriptif, dengan populasi yang terdiri dari semua remaja putri di Wilayah Rt 002 Rw 014 Kelurahan Jatibening. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden, yang dipilih secara acak. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 100 responden di Wilayah Rt 002 Rw 014 Kelurahan Jatibening, sebanyak 34 (34%) responden memiliki pengetahuan yang kurang, 27 (27%) responden memiliki pengetahuan yang cukup, dan 39 (39%) responden memiliki pengetahuan yang baik. hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan remaja putri di wilayah Rt 002 Rw 014 masih kurang. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kurangnya pengetahuan remaja putri tentang senam Dismenorea. Kata Kunci: Pengetahuan, Remaja Putri, Senam Dismenore
Hubungan Pengetahuan tentang Pola Asuh Balita terhadap Keikutsertaan Ibu dalam Kelas Ibu Balita di Desa Pasirtalaga Kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat Nuriah, Sifa; Rahmadyanti, Rahmadyanti
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i4.11087

Abstract

ABSTRACT The mother under five class program is a class for mothers who have children aged 0-5 years together for discussions, health nutrition services and stimulation of growth and development guided by the facilitator using the MCH handbook. The impact that can be caused if the execution of toddler mother classes does not go well is the low use of the MCH handbook which will lead to low understanding of mothers about child health. To determine the relationship between knowledge of parenting toddlers, age, education, mother's parity on participation in toddler mothers' classes. The chi-square research design uses questionnaires to be distributed directly to the respondents. Researchers will collect data using a questionnaire. Total population of 82 respondents, using total sampling. Based on statistical tests, it shows that knowledge of Mother Toddler Parenting has a p-value of 0.000 <0.05, Age has a p-value of 0.009 <0.05, Latest education has a p-value of 0.028 <0.05, Productivity has a p-value of 0.000 < 0.05 and Parity has a p-value of 0.000 > 0.05. There is a significant relationship between knowledge of mother-to-five parenting, age, last education, productivity and parity towards class participation of mothers of toddlers aged 0-5 years in Pasirtalaga Village, Telagasari District, Kab. Karawang. Keywords: Toddler Mother Class, Knowledge of Toddler Parenting, Age, Education, Parity  ABSTRAK Program kelas ibu balita adalah kelas para ibu yang mempunyai anak berusia 0-5 tahun bersama sama berdiskusi, pelayanan kesehatan gizi dan stimulasi tumbuh kembang yang di bimbing oleh fasilitator dengan menggunakan buku KIA. Dampak yang dapat ditimbulkan jika pelaksanaan kelas ibu balita tidak berjalan dengan baik yaitu rendahnya pemanfaatan buku KIA yang akan menyebabkan rendahnya pemahaman ibu terhadap kesehatan anak. Diketahuinya hubungan pengetahuan pola asuh balita, usia, pendidikan, paritas ibu terhadap ke ikutsertaan dalam kelas ibu balita. Desain penelitian chi square dengan rancangan menyebar kuesioner langsung pada responden. Peneliti akan melakukan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Total populasi sebanyak 82 responden, menggunakan total sampling. Berdasarkan uji statistik menunjukan bahwa pengetahuan Pola Asuh Ibu Balita memiliki p-value 0,000 < 0,05, Usia memiliki p-value 0,001 < 0,05, Pendidikan terakhir memiliki p-value 0,034 < 0,05, Produktifitas memiliki p-value 0,000 < 0,05 dan Paritas memiliki p-value 0,000 > 0,05. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan Pola Asuh Ibu Balita, Usia, Pendidikan Terakhir, Produktifitas dan Paritas tehadap Keikutsertaan Kelas Ibu Balita usia 0-5 Tahun di Desa Pasirtalaga Kecamatan Telagasari, Kab. Karawang. Kata Kunci: Kelas Ibu Balita, Pengetahuan Pola Asuh Balita, Usia, Pendidikan, Paritas