Nasron HK
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pelaksanaan Asesmen Informal Pada Paud Saqeena Insani Cahaya Negeri Kabupaten Seluma Valentina, Ade Febrianti; Nasron HK; Lire Pratiwi
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v4i2.180

Abstract

Asesmen pada anak usia dini tidak hanya bertujuan untuk mengetahui sejauh mana anak tumbuh dan berkembang. Dalam menentukan penyelesaian masalah perkembangan anak, maka salah satu kompentensi yang mesti dikuasai oleh guru atau calon guru adalah kemampuan untuk melakukan evaluasi dalam proses kegiatan belajar mengajar. Sedangkan asasmen informal lebih cenderung berupa penilaian yang tidak sistematis dan tidak menggunakan prosedur. Macam-macam bentuk penilaian nontes terdiri dari daftar cek, skala rentang, penilaian sikap, penilaian proyek, penilaian produk, penilaian protofolio, penilaian diri, dan tugas-tugas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan macam-macam asasmen informal yang dilakukan dalam PAUD Saqeena Insani. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskripsi. Instrumen yang digunakan yaitu Cacatan anekdot, Ceklist (Checklist), hasil kerja anak (Samples of Children’s Work), Sekala pencapayan (Ratting Scales). Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Asasmen merupakan suatu proses kegiatan yang bertujuan untuk mengumpulkan data atau bukti-bukti tentang perkembangan dan hasil belajar yang berkaitan dengan perkembangan anak usia dini. Sedangkan asasmen informal lebih cenderung berupa penilaian yang tidak sistematis dan tidak menggunakan prosedur yang terarah pasti. Macam-macam bentuk penilaian nontes terdiri dari daftar cek, skala rentang, penilaian sikap, penilaian proyek, penilaian produk, penilaian protofolio, penilaian diri, dan tugas-tugas.
FENOMENA PELAKSANAAN IBADAH PUASA RAMADAN DI KALANGAN MASYARAKAT Nasron HK; Oci Anggraini; Neli Julita; Vania Salsabila Faraghita; Imelda Herdianti; Ersa Enzelita; Karini Pebrianti; Riani Kusuma Fitri; Narzihatman
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46346

Abstract

This study aims to examine the phenomenon of Ramadan fasting among the public and the factors influencing it. Ramadan fasting is obligatory for every Muslim who is physically and religiously able. However, in practice, some people still do not fully observe the fast. This study used a qualitative method with a descriptive approach through interviews with several informants from diverse social backgrounds, such as daily laborers, farmers, the elderly, and adolescents. The results show that fasting is influenced by various factors, including economic conditions, the type of heavy work, health, social environment, and level of religious understanding. Some people do not fast due to the demands of their jobs, limited knowledge of religious concepts such as sahur (pre-dawn meal), qadha (qada), and fidyah (fasting), and health conditions such as chronic illness and advanced age. On the other hand, some informants still strive to observe the fast according to their abilities. This study also found that an educational and empathetic approach to providing religious understanding can increase public awareness of fasting. Thus, the phenomenon of some people not fasting is not solely due to weak faith, but rather a result of complex social and economic conditions. Therefore, contextual and humanistic da'wah strategies are needed to improve people's understanding and practice of religion.