Suci Lestariana, Dwi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Potensi dan Strategi Budidaya Pepaya Mojosongo ( MJ9) Sebagai Produk Unggulan di Kabupaten Boyolali Anto, Priyanto; Piscesta Febrian, Dian; Suci Lestariana, Dwi
AGROTECH Research Journal Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v5i1.1403

Abstract

Pepaya Mojosongo (MJ9) merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Boyolali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi budidaya pepaya Mojosongo (MJ 9) sebagai komoditas unggulan di Kabupaten Boyolali. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kabupaten Boyolali Provinsi Jawa Tengah. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan metode studi kasus. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Sumber data yang digunakan yakni : data dari website BPS Boyolali. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan dari data website. Menggunakan random sampling Kelompok tani Suko Tani dari desa Butuh. Potensi Pepaya Mojosongo (MJ 9) sangat menjanjikan karena menyerap banyak tenaga kerja, memberikan sumbangan perekonomian, merupakan sektor ekonomi basis, merupakan usaha yang berkelanjutan dan dapat diperbaharui, tidak bertentangan dengan norma sosial dan budaya serta mempunyai daya serap tinggi karena mempunyai pasar yang besar. Informasi peneltian komoditas unggulan ini tentu bisa menjadi referensi strategi kebijakan pengembangan budidaya pepaya MJ 9 di Boyolali saat ini dan masa yang akan datang.
Potensial Produk Unggulan Bunga Kol Untuk Dikembangkan Di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali Widyastuti, Yuan; Ilham Pamungkas, Pasindra; Suci Lestariana, Dwi
AGROTECH Research Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v5i2.1402

Abstract

Bunga kol (Brassica oleracea var. botrytis L.) menjadi salah satu komoditas hortikultura yang dikembangkan di wilayah Kecamatan Selo. Tingginya kandungan gizi, banyaknya manfaat bagi kesehatan, tingginya permintaan pasar serta jangka waktu panen yang cukup singkat menjadikan komoditas ini dilirik oleh petani di daerah tersebut. Potensi komoditas bunga kol sebagai acuan pengembangan untuk dibudiayakan petani sangat penting untuk diketahui. Penelitian ini juga diharapkan sebagai acuan pengembangan komoditas yang dibudiayakan petani di Kecamatan Selo. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi langsung pada proses tataniaga bunga kol di Pasar Sayur Cepogo dan metode wawancara secara langsung dengan reponden. Bunga kol merupakan tanaman sayuran yang cocok dikembangkan di daerah sub topis dengan ketinggian 1.000-2000mdpl. Berdasarkan hasil wawancara dengann resonden, permasalahan yang dihadapi yaitu adanya penyakit akar gada yang menyerang tanaman bunga kol. Hal ini dapat menyebabkan pernurunan produktifitas. Namun penyakit akar gada tersebut dapat dikendalikan dengan trichoderma. Terlepas dari permasalahan tersebut, permintaan kebutuhan produk bunga kol di pasar yang semakin hari semakin meningkat membuat produksi bunga kol di Indonesia juga meningkat. Produsen bunga kol tertinggi di Kabupaten Boyolali yaitu Kecamatan Selo sebanyak 20.577,2 Ton, selanjutnya Kecamatan Mojosongo sebanyak 24,5 Ton, dan terakhir Kecamatan Teras sebanyak 6,7 Ton. Seningga dari data tersebut potensi budidaya bunga kol di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali sangat besar.
Data Tanaman Padi Di Kecataman Teras Kabupaten Boyolali Diar Nurrochman, Hilalal; Sulis, Sulis Setiyo; Suci Lestariana, Dwi
AGROTECH Research Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/arj.v5i2.1405

Abstract

Tanaman Padi di Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali memiliki potensi lahan luas untuk di kembangkan. Hal ini sebagai potensi untuk kesejahteraan masyarakat khususnya petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil data akurat tentang tanaman padi diKecamatan Teras Kabupaten Boyolali dan mengetahui syarat tumbuh padi di Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali. Metode penelitian menggunakan data sekunder dengan cara mengambil data yang diinput oleh BPP (Balai Penyuluh Pertanian), yang terdiri dari 13 desa. Hasil penelitian menyatakan bahwa jumlah luas lahan panen di Kecamatan Teras dalam 1 tahun dari bulan Oktober 2018 sampai bulan September 2019 di 13 desa dalam kondisi baik untuk menanam padi dengan letak 110o 22’ - 110o 50’ Bujur Timur dan 7o 36’ - 7o 71’ Lintang Selatan, ketinggian pada 159-250 mdpl, jenis tanah regosol engan pH antara 6,5-7,5 dengan tekstur tanah sebagian besar adalah remah, dan memiliki curah hujan 1.985,8 mm yang dimana hal tersebut masuk ke dalam syarat tumbuh bagi tanaman padi.