Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Etnomatemtika Berbasis Alat Kesenian Rebana Dalam Pembelajaran Bangun Ruang Nisa, Husnatun; Choirudin, Choirudin; Anwar, M. Saidun; Wardana, Muhammad Rafli Faishal
Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 3 (2023): Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika (December)
Publisher : CV. Bimbimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/dpjpm.v1i3.195

Abstract

Salah satu bidang yang mempelajari bagaimana orang-orang dari keberagaman budaya memahami dan menggunakan konsep-konsep matematika adalah ilmu etno-matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendemonstrasikan penerapan pembelajaran matematika realistik berbasis etnomatematika pada seni rebana. Satu satu kegiatan ekstrakurikuler yang eksis dikalangan siswa. penelitian ini menggunakan metode adalah survei lapangan kualitatif dengan pendekatan etnografi. Hasil akhir riset ini membuktikan bahwa pengamplikasian pendidikan..matematika realistik berdasar etno-matematika dapat memotivasi pelajar untuk belajar dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal. Hal ini memungkinkan siswa untuk menjadi akrab dengan budaya lokal, melestarikan dan terhubung dengan matematika. Dengan pokok bahasan pembelajaran bangun ruang.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG AWAK (Musa balbisiana) DAN LIMBAH TAHU SEBAGAI PUPUK ORGANIK MENGGUNAKAN BIOAKTIVATOR EFFECTIVE MICROORGANISME (EM-4) Nisa, Husnatun; ZA, Nasrul; -, Ishak; -, Jalaluddin; Muarrif, Agam
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 3 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-June 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i3.20260

Abstract

Karena menghasilkan bau yang tidak sedap dan mengurangi nilai estetika lingkungan, limbah kulit pisang dianggap sebagai polusi udara. Karena pisang merupakan sumber kalium, fosfor, magnesium, natrium, dan sulfur yang kaya, kulitnya menjadi pupuk organik yang sangat baik. Komponen organik yang ditemukan dalam limbah tahu cair, seperti karbohidrat, protein, dan lipid, menjadikannya alternatif yang layak untuk metode pengolahan limbah organik tradisional. Para peneliti berusaha mencari tahu berapa lama fermentasi harus berlangsung untuk mendapatkan nitrogen dan fosfor paling banyak dari pupuk kulit pisang dan limbah tahu cair. Untuk membuat pupuk organik, Anda menggabungkan tahu cair dan limbah kulit pisang dengan EM-4 dan gula merah. Jumlah limbah tahu cair yang digunakan untuk setiap rasio EM4 adalah 500 ml. Durasi proses fermentasi anaerobik mungkin 10, 15, 20, atau 25 hari. Kandungan fosfor dan nitrogen dari pupuk organik cair itulah yang dianalisis. Pada hari ke-15, dengan volume 50 ml bioaktivator EM4 (0,258%) dan kandungan nitrogen 0,99%, penelitian menemukan kadar fosfor yang optimal. Fermentasi selama lima belas hari dengan lima puluh mililiter bioaktivator Effective Microorganism (EM4) menghasilkan hasil terbaik. Hasil analisis fosfor dan nitrogen menunjukkan bahwa memenuhi standar yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No.: 261/KPTS/SR.310/M/4/2019.
Pengaruh Sosialisasi Peraturan Pajak dan Pengawasan Pemerintah terhadap Kepatuhan Pajak Kafe di Bulukumba Nisa, Husnatun; Darmawati; Febriyanti, Ekea Multi
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2025): Agustus - Januari
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh sosialisasi peraturan pajak dan pengawasan pemerintah terhadap kepatuhan pajak kafe di Kabupaten Bulukumba dengan menggunakanpendekatan survei kuantitatif, di mana data dikumpulkan dari pemilik dan pengelola kafe melalui kuesioner serta dianalisis menggunakan regresi linier berganda; hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi peraturan pajak dan pengawasan pemerintah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pajak kafe, yang menegaskan pentingnya keterlibatan pemerintah secara berkelanjutan melalui edukasi pajak danpengawasan yang efektif untuk memperkuat kepatuhan serta meningkatkan pendapatanpajak daerah.