Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang HIV/AIDS Dengan Sikap Remaja Pada Perilaku Seksual Pranikah di Desa Naman Teran Kabupaten Karo Tahun 2023 Indah Selviana; Herianto Bangun
DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/diagnosa-widyakarya.v1i2.1325

Abstract

Premarital sexual behavior has many negative impacts, including unwanted pregnancy and the risk of contracting HIV/AIDS. The aim of the research is to determine the relationship between the level of knowledge about HIV/AIDS and teenagers' attitudes towards premarital sexual behavior in Naman Teran Village, Naman Teran District, Karo Regency in 2019. The independent variable is the level of knowledge about HIV/AIDS. The dependent variable is teenagers' attitudes towards premarital sexual behavior. The type of research used in this research is analytical observational with a cross sectional approach. The population was all 160 teenagers in Naman Teran Village, using accidental sampling technique. The sample in this study was 35 people. The types of data used are primary data and secondary data. The statistical test used is the Chi-square test p=0.05. The results of the analysis show that teenagers have sufficient knowledge about HIV/AIDS (54.3%), and a positive attitude towards premarital sexual behavior (74.3%), Chi-square test results p = 0.00 <of <of p=0.05, thus Ho is rejected. Ha is accepted, meaning there is a relationship between the level of knowledge about HIV/AIDS and teenagers' attitudes towards premarital sexual behavior. It is hoped that teenagers in Naman Teran Village will further increase their knowledge about HIV/AIDS with premarital sexual behavior.
EDUKASI CARA MENJAGA KEBERSIHAN PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) PASCA OPERASI DI RS ADVENT MEDAN Saragih, Hartaulina; Indah Selviana; Herianto Bangun; Yusuf Panserito Hulu; Jismer Panjaitan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : CHF, suatu penyakit kronis, meningkatkan risiko masalah, terutama pada mereka yang telah menjalani operasi jantung, karena jantung tidak mampu berfungsi dengan baik sebagai pompa. Sebagian disebabkan oleh kebiasaan kebersihan pribadi yang tidak memadai, pasien CHF pascaoperasi sangat rentan terhadap infeksi, termasuk infeksi luka operasi dan infeksi yang didapat di rumah sakit. Karena alasan ini, pengajaran tentang kebersihan kepada pasien merupakan komponen penting dalam perawatan keperawatan untuk membantu pemulihan mereka dan menurunkan risiko komplikasi pascaoperasi. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana pendidikan kesehatan mempengaruhi pengetahuan pasien CHF pascaoperasi di Rumah Sakit Advent Medan tentang cara menjaga kebersihan yang baik. Metode: Strategi yang digunakan adalah strategi edukatif, yaitu mengajarkan pasien CHF pascaoperasi tentang kebersihan pribadi, yang meliputi kebersihan fisik, kebersihan mulut, dan perawatan diri dasar. Tingkat pengetahuan pasien sebelum dan sesudah menerima pendidikan dibandingkan untuk menentukan efektivitas pendidikan. Setelah pendidikan kesehatan, temuan menunjukkan bahwa pasien lebih menyadari pentingnya mempraktikkan kebersihan pribadi yang tepat. Fungsi kebersihan dalam mencegah infeksi dan meningkatkan proses penyembuhan pascaoperasi menjadi lebih jelas bagi pasien. Hasil : Pasien terbukti menerapkan praktik kebersihan pribadi yang lebih sehat sebagai hasil dari edukasi yang diberikan secara terorganisir dan komunikatif. Kesimpulan: studi ini adalah bahwa pengajaran kebersihan kepada pasien dengan gagal jantung pasca operasi sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan praktik perawatan diri mereka. Edukasi ini, diharapkan, akan diintegrasikan ke dalam perawatan keperawatan berkelanjutan untuk menurunkan risiko masalah dan meningkatkan kualitas hidup pasien di Rumah Sakit Advent Medan yang sedang dalam masa pemulihan pasca operasi gagal jantung.