Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Mesin Penyerut Bahan Baku Serundeng Ubi Guna Meningkatkan Produktifitas UMKM Kampioen di Kota Padang Rizki Alfi; Maria Isfus Senjawati; Maryam; Fikri Arsil; Verra Syahmer; Khairun Nadiyah; Nadya Rishelin
KREASI : Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Desember
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v3i3.702

Abstract

Serundeng adalah makanan khas Indonesia yang sering digunakan sebagai lauk-pauk nasi yang dibuat dari berbagai bahan ubi yang digoreng. Serundeng terdiri atas kentang dan ubi yang dipotong kecil-kecil serta kacang lalu diberi rempah-rempah dan digoreng. Salah satu UMKM yang memproduksi produk serundeng ubi ini adalah UMKM Kampioen dengan merk produk “Srondeng Mercons”. Pada proses pembuatan serundeng ini, UMKM Kampioen masih menggunakan alat penyerut manual. Hal ini memunculkan suatu keluhan dari pekerja pembuat serundeng yaitu merasa lelah dan pegal pada saat ataupun sesudah memarut/menyerut ubi, karena dapat memakan waktu yang lama sekitar 5-7 jam sekali produksi sampai dikemas dengan kapasitas 5-10 Kg perhari. Dengan metode perancangan dengan mepertimbangkan aspek ergonomi dan produktifitas, maka penulis mencoba untuk membantu UMKM Kampioen untuk membuat mesin produksi/penyerut bahan baku serundeng ubi ini agar pekerjaan menjadi lebih efektif, efisien dan produktif. Hasil kegiatan memberikan evaluasi bahwa mesin dapat meningkatkan produktifitas kerja dengan waktu standar ± 5kg/jam. Kata kunci : efektif, efisien, serundeng ubi, pembuatan mesin Abstract Serundeng is an Indonesian specialty often used as a side dish for rice made from various fried yam ingredients. Serundeng consists of potatoes and sweet potatoes cut into small pieces and peanuts then given spices and fried. One of the MSMEs that produces this sweet potato serundeng product is Kampioen MSME with the product brand "Srondeng Mercons". In the process of making this serundeng, UMKM Kampioen still uses a manual pulverizer. This gave rise to a complaint from workers making serundeng, namely feeling tired and sore during or after grating / grating sweet potatoes, because it can take a long time around 5-7 hours of production until it is packaged with a capacity of 5-10 Kg per day. With the design method by considering aspects of ergonomics and productivity, the authors try to help Kampioen MSMEs to make a production machine / grater of raw materials for this sweet potato serundeng so that work becomes more effective, efficient and productive. The results of the activity provide an evaluation that the machine can increase work productivity with a standard time of ± 5kg / hour. Keywords : effective, efficient, sweet potato serundeng, machine manufacturing.
KAJIAN SERBUK BIJI PINANG (ARECA CATECHU, L.) SEBAGAI BAHAN BAKU KOMPOS Fikri Arsil
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 16 No. 2 (2019)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur karakteristik bahan baku kompos dan kandungan hara makro kompos, mengkaji komposisi terbaik serbuk biji pinang sebagai bahan baku kompos dan membandingan spesifikasi pupuk organik yang dikaji dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) Kompos. Penelitian ini dilaksanakan dalam beberapa tahap, proses pencampuran bahan baku dan fermentasi. Proses pencampuran bahan baku diberikan tiga perlakuan pada berat (volume) bahan baku kompos. Bahan baku yang digunakan adalah serbuk pengolahan pinang, tithonia dan kotoran ayam. Parameter yang diamati selama proses pengomposan adalah temperatur, kelembaban, aerasi dan waktu pembalikan dengan tiga kali ulangan pada setiap pengamatan. Setelah kompos dalam keadaan matang dilakukan pengujian kandungan unsur hara. Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik komposisi kandungan unsur hara terbaik pada komposisi (2 : 1 : 1). Komposisi ini memiliki spesifikasi K.A 22,42 %, N 3,36 %, P 0,85 %, K 2,83 %, C 37,97 %, C/N 11,29 dan pH 6,69. Spesifikasi kajian kompos serbuk biji pinang secara keseluruhan telah sesuai dengan Standar Kualitas Kompos, Standar Nasional Indonesia (SNI 19-7030-2004)