Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

ANALISIS TATA GUNA LAHAN DAN KINERJA LALU LINTAS JALAN CIKERETEG – PANCAWATI DI KECAMATAN CARINGIN, KABUPATEN BOGOR Rahmawan, Eko Arif; Mansyur, Umar; Djakapermana, Ruchyat Deni
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 25, No 1 (2024): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v25i1.10199

Abstract

ABSTRAK Jalan Cikereteg – Pancawati merupakan akses utama menuju beberapa objek wisata unggulan di Kecamatan Caringin. Perkembangan pembangunan Kecamatan Caringin khususnya di sekitar Jalan Cikereteg - Pancawati semakin pesat ditandai dengan maraknya bangunan objek wisata dan villa. Hal tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi, tapi pada sisi lain dapat menimbulkan persoalan baru dalam transportasi khususnya kemacetan yang diakibatkan oleh tingginya pergerakan yang dihasilkan dari guna lahan wisata tersebut. Tata guna lahan dan transportasi mempunyai suatu hubungan yang interaktif yaitu tata guna lahan merupakan salah satu penentu pergerakan dan aktifitas transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata guna lahan di sekitar Jalan Cikereteg – Pancawati dan menganalisis tingkat pelayanan jalan pada jalan tersebut. Penelitian ini menggunakan analisis spasial dan deskriprif untuk mengetahui tata guna lahan. Analisis kinerja ruas jalan terdiri dari analisis volume lalu lintas, analisis kapasitas ruas jalan, analisis derajad kejenuhan dan tingkat pelayanan. Hasil analisis tata guna lahan menunjukkan bahwa saat ini penggunaan lahan di sekitar Jalan Cikereteg – Pancawati masih selaras dengan RTRW Kabupaten Bogor. Hasil analisis kinerja lalu lintas Jalan Cikereteg – Pancawati menunjukkan bahwa Hari Minggu memiliki nilai volume dan derajat kejenuhan yang lebih tinggi daripada Hari Kamis. Nilai derajat kejenuhan tertinggi terjadi pada Hari Minggu segmen 3 dengan nilai DS sebesar 0,98 yang berarti pada tingkat pelayanan level “E”, karakteristik arus lalu lintas tidak stabil, kecepatan terkadang terhenfi dan permintaan sudah mendekati kapasitas. Kata Kunci : derajat kejenuhan; kemacetan; tingkat pelayanan; transportasi ABSTRACT Cikereteg – Pancawati road is the main access to several leading tourist objects in Caringin District. The development progress of Caringin District, especially around Cikereteg – Pancawati road is increasing rapidly marked by the rise of tourist object buildings and villas. This shows economic growth, but on the other side it can cause new problems in transportation, especially congestion caused by the high movement resulting from the use of the tourist land. Land use and transportation have an interactive relationship, namely land use is one of the determinants of movement and transportation activities. This study aims to determine land use and to analyze traffic performance of Cikereteg - Pancawati road. This study uses spatial and descriptive analysis to determine land use. Analysis of traffic performance consists of analysis of traffic volume, analysis of road capacity, degree of saturation and level of service analysis. The results of the land use analysis show the land use around Cikereteg – Pancawati road is still in line with the RTRW of Bogor Regency. The results of the traffic performance analysis for Cikereteg – Pancawati road show that Sunday has a higher volume and degree of saturation than Thursday. The highest degree of saturation occurs on Sunday segment 3 with a DS value of 0.98 which means that at the service level "E", the characteristics of the traffic flow are unstable, the speed sometimes stops and the demand is approaching capacity. Keywords : congestion; degree of saturation; level of service; transportation
ARAHAN PENATAAN TROTOAR KORIDOR TERMINAL CILEUNGSI-GERBANG METROPOLITAN LAND KECAMATAN CILEUNGSI PUTRA, YUSRIL ALANSYAH; DJAKAPERMANA, RUCHYAT DENI; SYAHBANDAR, M. YOGIE
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 24, No 1 (2023): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v24i1.7999

Abstract

Pejalan kaki merupakan pengguna jalan yang memiliki hak untuk menggunakan fasilitas trotoar. Trotoar diperuntukkan dan difungsikan sebagai ruang bagi pejalan kaki yang berada pada kedua sisi jalan dengan dimensi tertentu. Kecamatan Cileungsi merupakan kecamatan yang berada di Kabupaten Bogor yang dikenal sebagai daerah kawasan industri, pariwisata, perdagangan dan jasa serta perumahan dan permukiman. Kondisi trotoar saat ini memiliki intensitas pemanfaatan bagi pedestrian yang cukup tinggi. Untuk itu perlu dilakukan penelitian apakah kondisi trotoar tersebut dapat memenuhi aspirasi masyarakat dan sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah (1) Mengidentifikasi kondisi eksisting trotoar, kesesuaian fasilitas trotoar beserta kelengkapannya (2) Menganalisis karakteristik dan aspirasi pejalan kaki. (3) Merumuskan arahan penataan trotoar koridor Terminal Cileungsi-Gerbang Metropolitan Land Kabupaten Bogor. Dalam proses analisis dilakukan penilaian terhadap kondisi eksisting trotoar dengan menggunakan 6 kriteria dan indikator walkability. Selain itu dilakukan penilaian aspirasi masyarakat dengan menggunakan analisis Crosstab terhadap hasil jawaban pertanyaan kepada responden dengan teknik sampling, proportional stratified random sampling. Hasil akhir penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kondisi fasilitas trotoar di koridor tersebut belum memenuhi walkability (2) Hasil analisis aspirasi masyarakat membutuhkan fasilitas sarana dan prasarana yang dapat menunjang kegiatan selama berjalan kaki (3) Dihasilkan beberapa arahan untuk penataan trotoar di koridor objek penelitian tersebut seperti mengembalikan fungsi trotoar agar arus pejalan kaki tidak terganggu oleh PKL, memperbaiki fasilitas yang sudah ada dan menyediakan fasilitas street furniture yang sesuai dengan peraturan yang berlaku Kata Kunci : Penataan Trotoar, Aspirasi Masyarakat, Walkability. ABSTRACT Pedestrians are road users who have the right to use sidewalk facilities. The sidewalk is intended and functions as a space for pedestrians who are on both sides of the road with certain dimensions. Cileungsi Subdistrict is a subdistrict located in Bogor Regency which is known as an area of industrial, tourism, trade and service areas as well as housing and settlements. The current condition of the sidewalk has a fairly high intensity of utilization for pedestrians. For this reason, it is necessary to conduct research on whether the condition of the sidewalk can meet the aspirations of the community and is in accordance with the provisions of existing regulations. Thus the objectives of this study are (1) Identifying the existing condition of the sidewalk, the suitability of the sidewalk facility and its completeness (2) Analyzing the characteristics and aspirations of pedestrians. (3) Formulate directions for the arrangement of sidewalks in the Cileungsi Terminal-Metropolitan Land Gate corridor, Bogor Regency. In the process of analysis, an assessment of the existing condition of the sidewalk was carried out using 6 criteria and walkability indicators. In addition, an assessment of community aspirations was carried out using Crosstab analysis of the results of question answers to respondents using sampling techniques, proportional stratified random sampling. The final results of this study show that (1) The condition of the sidewalk facilities in the corridor has not met the walkability (2) The results of the analysis of community aspirations require facilities and infrastructure that can support activities while walking (3) Several directions were produced for the arrangement of sidewalks in the corridors of the object of study, such as restoring the function of the sidewalks so that the flow of pedestrians is not disturbed by the PKL, repairing existing facilities and providing street furniture facilities in accordance with applicable regulations. Keywords: Sidewalk Arrangement, Community Aspirations, Walkability.
STRATEGI PENINGKATAN JUMLAH WISATAWAN GEOPARK CILETUH PELABUHAN RATU : SEBAGAI DAMPAK PENGARUH PEMBANGUNAN TOL BOCIMI RAMDIANSYAH, HARI; DJAKAPERMANA, RUCHYAT DENI; ARTININGSIH, TITIK PENTA
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 23, No 1 (2022): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v23i1.5602

Abstract

Kabupaten Sukabumi memiliki potensi pariwisata yang besar, khususnya kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu yang merupakan bagian dari UNESCO Global Geopark sejak tahun 2018. Pembangunan Tol Bocimi, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas antara Perkotaan Jabodetabek sebagai pangsa pasar wisatawan dengan Geopark Ciletuh Palabuhanratu sebagai destinasi wisata. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Menganalisis interaksi Jabodetabek dengan Kabupaten Sukabumi, (2) Menganalisis pengaruh pembangunan Tol Bocimi terhadap jumlah wisatawan, (3) Melakukan kajian pemilihan moda transportasi, dan (4) Merumuskan strategi untuk meningkatkan jumlah wisatawan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan mix method analysis dengan memanfaatkan data hasil survei sekunder dan penyebaran kuesioner kepada wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan Tol Bocimi mampu meningkatkan nilai interaksi antara wilayah, namun tidak memiliki pengaruh terhadap jumlah wisatawan yang selalu meningkat setiap tahunnya. Hasil pengolahan data kuesioner menunjukkan bahwa adanya potensi untuk pengembangan transportasi umum yang nyaman dan cepat menuju tujuan wisata dan dengan target utama Generasi Z. Strategi prioritas dalam penelitian ini adalah: (i) Menyiapkan sarana transportasi untuk wisatawan Generasi Z yang aman dan nyaman, (ii) Menyediakan akomodasi yang beragam untuk mengakomodasi  berbagai kelas/golongan, (iii) Mengadakan event unik yang berpotensi masuk dalam Calendar of Events (CoE) Kementerian Pariwisata, dan (iv) Memanfaatkan budaya lokal untuk menarik wisatawan. Kata kunci : Infrastruktur, Interaksi Wilayah, Pariwisata, Strategi
Rule-in-Use for Community-Based Springs Management Faces Land Use Pressures: Lesson Learned from Manggarai District Steni, Bernadinus; Kartodihardjo, Hariadi; Adiwibowo, Soeryo; Djakapermana, Ruchyat Deni
The Indonesian Journal of Socio-Legal Studies Vol. 3, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The struggle for water is one of the greatest immediate risks of the climate crisis. Therefore, the institutional challenge of water management is increasingly urgent and requires a number of consensuses to succeed, including community-based natural resource management (CBNRM). A key challenge to the traditional consensus for water conservation is the increasing need for land conversion due to population growth, which in turn deflects decision-making power away from traditional institutions towards external decision-makers such as regional governments. Using Ostrom's conceptual framework of rules of use, this research examines shifting spring water management in the context of Kabupaten Manggarai. The paper explores traditional rules of water management in the community and compares it to the institutional development of springs in four villages. Ultimately, it analyses the gap between the traditional rules of water management and the reality on the ground. The study finds that traditional community management of springs is subject to power contestation due to unclear institutional direction, which in turn emerges from opaque land and spatial planning policies and political decisions. These policies are overly economic and do not take into account traditional conservation and resources characteristics.
Traffic Management on The Cikereteg-Pancawati Road in The Caringin District Tourism Area Bogor District Mansyur, Umar; Djakapermana, Ruchyat Deni; Syahbandar, M. Yogie; Rahmawan, Eko Arif
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.15446

Abstract

Traffic as part of transportation planning is a vital indicator of tourism development. Bogor Regency is one of the favorite tourist destinations in Jabodetabek. One of the tourist attractions in Bogor Regency is natural tourism around the Puncak Bogor area. This study aims to analyze land use around Jalan Cikereteg-Pancawati, analyze the performance and level of traffic service on the road, and conduct a SWOT analysis for traffic management strategies. The study used GIS to analyze changes in land use and analyzed the level of road service on Jalan Cikereteg-Pancawati. The traffic performance analysis was conducted by analyzing the volume values and degrees of saturation on Sundays and Thursdays. The land use analysis showed that the area is dominated by forests, plantations, and rice fields, indicating great potential as a tourist area. The traffic performance analysis revealed that Sundays have higher volume values and degrees of saturation than Thursdays, with the highest degree of saturation occurring on Sunday segment 3. The study concludes that the traffic management strategy for Jalan Cikereteg-Pancawati should focus on managing pavement repairs and road widening, providing bus and car parking, and utilizing available human resources and supporting regulations for the development of Bogor Regency as a natural tourism area. The study's findings suggest that effective traffic management is crucial for the sustainable development of natural tourism in Bogor Regency. The proposed traffic management strategies can help alleviate traffic congestion and improve the overall tourist experience, ultimately contributing to the region's economic growth and social well-being.
Rencana dan Strategi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Pasar Pucung Kota Depok Prihartoni, Pradipta Dean; Djakapermana, Ruchyat Deni; Mansyur, Umar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i7.15717

Abstract

Kota Depok memiliki kegiatan penggunaan lahan yang tidak hanya menghasilkan pengembangan penggunaan lahan tetapi juga menarik pergerakan lalu lintas. Pasar Pucung di Depok menarik pergerakan masuk dan keluar untuk berbelanja, menjual, dan mendistribusikan barang. Selain berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi, kawasan ini juga mempengaruhi kondisi lalu lintas. Pergerakan lalu lintas baik orang maupun kendaraan di lokasi ini mengakibatkan arus lalu lintas berpotongan, konvergen, dan divergen di persimpangan, hal itu berpotensi menyebabkan keterlambatan perjalanan dan membutuhkan infrastruktur dan manajemen rekayasa lalu lintas yang ideal. Tujuan penelitian adalah: 1) Menginventarisasi dan menganalisis interaksi antara kondisi lalu lintas saat ini dan penggunaan lahan; 2) Menganalisis kinerja lalu lintas di jalanan Jatimulya, Kalimulya, Arido, Kampung Sawah, dan Boulevard Green Depok City (GDC) di kawasan Pasar Pucung Depok; 3) Menganalisis kinerja simpang Pasar Pucung, simpang Arido, dan simpang GDC; 4) Mengembangkan strategi untuk rekayasa lalu lintas dan untuk devolep managemen. Metode analisis menggunakan observasi lapangan, pedoman dampak lalu lintas, dan perbandingan tingkat pelayanan (LOS) Standar Pedoman Kapasitas Jalan Raya Indonesia (MKJI) dan kondisi perilaku di lokasi. Hasil analisis adalah: 1) Di kawasan Pasar Pucung dengan dihuni 30 jenis penggunaan lahan dan memiliki daya tarik terlintas tertinggi pusat komersial, dengan tarif 29,1 pcu/jam; 2) Performa jalan terburuk ada di Jln. Jatimulya Segmen 1 dan 2 dengan tingkat pelayanan F; 3) Kinerja persimpangan terburuk adalah pada simpang susun Arido dengan tingkat pelayanan F. Finaly, 4) strategi untuk pengengorganisasian sistem lalu lintas adalah mendesain ulang simpang di kawasan Pasar Pucung dengan redevalop inter-section uncontrol menjadi intert-section control, dan manajemen pengendalian lalu lintas dengan menggunakan desain geometrik jalan dan sinyal lalu lintas.
Service Performance of Transjakarta City Bus Public Transportation System Corridor 1, 3 And 9 Kagiarin, Siti; Djakapermana, Ruchyat Deni; Wicaksono, Arif
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i12.1315

Abstract

Transjakarta has implemented smart mobility i.e. the information technology (IT) and artificial intelligence (AI), and therefore this study focuses to discuss the performance of its smart mobility practices. The measurement of smart mobility performance in Transjakarta was carried out using in-depth analysis for each of variables such as load factor, travel speed, headway, frequency, waiting time, service time and circulation time. The perception of Transjakarta passangers was collected using distributed questionnaires in online surveys to obtain public aspirations for smart mobility service performance improvement. A total of 434 respondents filled the questionnaires which were distributed randomly in three bus corridors. As a result, 261 resondents (60,14%) stated that Passenger Information System (PIS) has given accurate information about the schedule of Transjakarta, while 173 respondents (39,86%) stated otherwise. In conclusion, the service performance in Transjakarta Corridor 1,3, and 9 can be categorized as medium when compared to official minimum service standard.
ARAHAN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN DAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI SEKITAR STASIUN KERETA CEPAT JAKARTA BANDUNG (KCJB) HALIM SEBAGAI IMPLIKASI DIBANGUNNYA STASIUN KCJB HALIM TRIWIYANTI, RISA; DJAKAPERMANA, RUCHYAT DENI; ZAFULLAH, RUDI MAHMUD
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 23, No 2 (2022): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v23i2.6878

Abstract

ABSTRAK Pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) merupakan proyek strategis nasional, saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Kegiatan pembangunan stasiun KCJB Halim memberikan dampak bangkitan lalu lintas dan berimplikasi pada permasalahan transportasi di sekita kawasan stasiun. Untuk itu perlu diatur sistem dan manajemen transportasi di sekitar stasiun KCJB Halim. Oleh karenanya diperlukan arahan kebijakan pengembangan dan pembangunan infrastruktur di sekitar stasiun kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Halim. Dengan demikian tujuan penelitian adalah melakukan: 1). Menghitung bangkitan lalu lintas yang ditimbulkan dari dan ke stasiun KCJB Halim, serta menilai implikasinya pada fasilitas transportasi di sekitar stassiun KJB Halim serta menilai tingkat pelayanan lalu lintas sesuai standar Level of Services (LOS) dan 2) Menyusun arahan kebijakan pengembangan dan pembangunan infrastruktur di sekitar stasiun KCJB Halim. Metodologi yang digunakan adalah dengan model analisis: 1) menghitung bangkitan lalu lintas di sekitar Stasiun Halim dengan perhitungan volume (lalulintas) jam perencanaan (VJP) untuk mengetahui implikasi kebutuhan fasilitas sarana dan prasarana Transportation System Management (TSM) serta level of services pada ruas jalan di Kalimalang; 2) Menyusun dan menilai arahan kebijakan pembangunan infrastruktur di sekitar stasiun KCJB Halim. Berdasarkan proses kajian dan analisis, hasil penelitian ini adalah: 1) level of services (LOS) pada ruas jalan kalimalang adalah F dan akan semakin parah dengan adanya tambahan bangkitan lalu lintas dari KCJB; 2) Implikasi pada fasilitas transportasi di sekitar stasiun KCJB Halim adalah harus dibangun dan dikembangkan berbagai TSM antar lain road widening, pengembangan marka jalan, traffic signal dan fly-over lintasan jalan kendaraan yang memotong jalan tol ke bandara Halim. Kata Kunci : Bangkitan traffic, level of services, rekayasa lalu lintas.  ABSTRACTJakarta Bandung High Speed Railway (KCJB) which is one of the national strategic project, nowadays has been developing. This development has impacted the traffic generation and could create a traffic issue at the surrounding area of KCJB Halim station. Consequently, the transport system and management have to be set well on it. Therefore, policy direction is needed according to infrastructure development at the surrounding area of KCJB Halim Station. Eventually, the goals of the research are: 1) The calculation of traffic generation from KCJB Halim, impact to prepare facilities of transportation system management (TSM) included asses the level of service (LOS);2) To consolidate the policy direction and the infrastructure development at the surrounding area of KCJB. The methodology of the research is the analysis models of: 1) To calculate the traffic generation at the surrounding area of KCJB Halim with volume estimation model sucha as traffic volume for road engineering planning (VJP) and to find out the level of service (LOS) at Kalimalang Street; 2) To create and evaluate the policy direction of infrastructure development at the surrounding area of KCJB. It is concluded from the research that: 1) It was found that at a segment of Kalimalang Street had F on the level of service and could be worse cause of the increase of traffic generation from KCJB; 2) The KCJB Halim station and surounding should preparre and developed facilities of transportion, TSM and fly over to Halim also have to be developed with traffic engineering scenario and amenities.  Keywords: traffic generation, level of services, traffic engineering
STRATEGI PENCAPAIAN 20% RTH PUBLIK KOTA SUKABUMI Yuwono, Frendy; Mansyur, Umar; Djakapermana, Ruchyat Deni
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 24, No 2 (2023): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v24i02.9389

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) adalah suatu kebutuhan bagi setiap kota di dunia, kehadirannya amat diperlukan untuk menjamin keberlanjutan pembangunan perkotaan. dan daya dukung lingkungan perkotaan. Di Indonesia kebutuhan untuk penyediaan RTH ini juga telah diatur melalui berbagai berbagai peraturan perundangan, yang pada pokoknya mengatur setiap wilayah perkotaan untuk menyediakan 30% lahannya bagi peruntukan RTH, yaitu 20% RTH publik dan 10% RTH Privat. RTH publik ini adalah RTH yang menjadi tugas pemerintah dalam pemenuhannya. Di Kota Sukabumi pemenuhan RTH publik ini masih sangat terbatas, tercatat secara eksisting baru mencapai 1,8% dari total luasan perkotaan. Masalah lahan selama ini menjadi faktor penghambat dari Kota Sukabumi dalam penyediaan RTH Publik, terbukti dengan minimnya peningkatan lahan untuk RTH Publik yang dimiliki oleh Kota Sukabumi, walaupun kebijakan mengenai kewajiban penyediaan RTH publik ini sudah cukup lama diterapkan. Kesulitan tersebut timbul karena sebagain besar dari lahan di perkotaan adalah milik perorangan sehingga tidak bisa dengan begitu saja dilakukan perubahan status lahan sebagai RTH publik. Apabila dijabarkan tujuan penelitian ini ada tiga, yaitu : 1). Mengatahui kondisi eksisting dan permasalahan lahan perencanaan 20% RTH publik kota Sukabumi, 2). Menganalisa potensi pengembangan 20% RTH publik Kota Sukabumi, 3). Menyusun strategi pemenuhan 20% RTH publik Kota Sukabumi. Penilitan ini dilakukan dengan model pendekatan spasial untuk mendapatkan kebutuhan lahan pengembangan RTH publik di Kota Sukabumi beserta statusnya, kemudian dilakukan perumusan strategi pemenuhan RTH publik melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan pengolahan data dengan menggunakan metode delphi. Berdasarkan hasil penelitian ini, Kota Sukabumi, masih kekurangan 882,82 Ha lahan RTH publik atau 18,26% dari total luasan kota. Penilaian ini menghasilkan strategi diantaranya: 1) Pemanfaatan Hasil Prasarana Sarana Utilitas umum (PSU) Perumahan, 2) Pengenaan status ganda pada Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai Lahan RTH publik dan 3) Pemanfaatan lahan pemerintah non pertanian yang belum dimanfaatkan. Kata Kunci : 20% RTH publik, potensi lahan, status lahan, strategi