Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Traffic Management on The Cikereteg-Pancawati Road in The Caringin District Tourism Area Bogor District Mansyur, Umar; Djakapermana, Ruchyat Deni; Syahbandar, M. Yogie; Rahmawan, Eko Arif
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i6.15446

Abstract

Traffic as part of transportation planning is a vital indicator of tourism development. Bogor Regency is one of the favorite tourist destinations in Jabodetabek. One of the tourist attractions in Bogor Regency is natural tourism around the Puncak Bogor area. This study aims to analyze land use around Jalan Cikereteg-Pancawati, analyze the performance and level of traffic service on the road, and conduct a SWOT analysis for traffic management strategies. The study used GIS to analyze changes in land use and analyzed the level of road service on Jalan Cikereteg-Pancawati. The traffic performance analysis was conducted by analyzing the volume values and degrees of saturation on Sundays and Thursdays. The land use analysis showed that the area is dominated by forests, plantations, and rice fields, indicating great potential as a tourist area. The traffic performance analysis revealed that Sundays have higher volume values and degrees of saturation than Thursdays, with the highest degree of saturation occurring on Sunday segment 3. The study concludes that the traffic management strategy for Jalan Cikereteg-Pancawati should focus on managing pavement repairs and road widening, providing bus and car parking, and utilizing available human resources and supporting regulations for the development of Bogor Regency as a natural tourism area. The study's findings suggest that effective traffic management is crucial for the sustainable development of natural tourism in Bogor Regency. The proposed traffic management strategies can help alleviate traffic congestion and improve the overall tourist experience, ultimately contributing to the region's economic growth and social well-being.
Rencana dan Strategi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Pasar Pucung Kota Depok Prihartoni, Pradipta Dean; Djakapermana, Ruchyat Deni; Mansyur, Umar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i7.15717

Abstract

Kota Depok memiliki kegiatan penggunaan lahan yang tidak hanya menghasilkan pengembangan penggunaan lahan tetapi juga menarik pergerakan lalu lintas. Pasar Pucung di Depok menarik pergerakan masuk dan keluar untuk berbelanja, menjual, dan mendistribusikan barang. Selain berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi, kawasan ini juga mempengaruhi kondisi lalu lintas. Pergerakan lalu lintas baik orang maupun kendaraan di lokasi ini mengakibatkan arus lalu lintas berpotongan, konvergen, dan divergen di persimpangan, hal itu berpotensi menyebabkan keterlambatan perjalanan dan membutuhkan infrastruktur dan manajemen rekayasa lalu lintas yang ideal. Tujuan penelitian adalah: 1) Menginventarisasi dan menganalisis interaksi antara kondisi lalu lintas saat ini dan penggunaan lahan; 2) Menganalisis kinerja lalu lintas di jalanan Jatimulya, Kalimulya, Arido, Kampung Sawah, dan Boulevard Green Depok City (GDC) di kawasan Pasar Pucung Depok; 3) Menganalisis kinerja simpang Pasar Pucung, simpang Arido, dan simpang GDC; 4) Mengembangkan strategi untuk rekayasa lalu lintas dan untuk devolep managemen. Metode analisis menggunakan observasi lapangan, pedoman dampak lalu lintas, dan perbandingan tingkat pelayanan (LOS) Standar Pedoman Kapasitas Jalan Raya Indonesia (MKJI) dan kondisi perilaku di lokasi. Hasil analisis adalah: 1) Di kawasan Pasar Pucung dengan dihuni 30 jenis penggunaan lahan dan memiliki daya tarik terlintas tertinggi pusat komersial, dengan tarif 29,1 pcu/jam; 2) Performa jalan terburuk ada di Jln. Jatimulya Segmen 1 dan 2 dengan tingkat pelayanan F; 3) Kinerja persimpangan terburuk adalah pada simpang susun Arido dengan tingkat pelayanan F. Finaly, 4) strategi untuk pengengorganisasian sistem lalu lintas adalah mendesain ulang simpang di kawasan Pasar Pucung dengan redevalop inter-section uncontrol menjadi intert-section control, dan manajemen pengendalian lalu lintas dengan menggunakan desain geometrik jalan dan sinyal lalu lintas.