Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : MODELING: Jurnal Program Studi PGMI

Penerapan Pendekatan Differensiasi dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Zahro, Nur Fatimatuz
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 9 No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v9i3.2543

Abstract

Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada diferensiasi telah terbukti menjadi metode yang efektif untuk mengakomodasi kebutuhan belajar siswa yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pendekatan diferensiasi dalam pembelajaran di sekolah dasar guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test, yang melibatkan 60 siswa kelas 4 dari dua sekolah dasar di kota besar Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan diferensiasi secara signifikan mempengaruhi perkembangan keterampilan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional. Faktor-faktor seperti peran guru, desain pembelajaran, dan karakteristik siswa juga dianalisis dalam konteks keberhasilan pendekatan ini. Temuan ini memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan kualitas pendidikan dasar, terutama dalam mengembangkan keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis. Rekomendasi praktis untuk guru dan kebijakan pendidikan juga disajikan sebagai implikasi dari hasil penelitian ini.
Pendidikan Dasar Islam Sebagai Fondasi Pembangunan Moral dan Sosial di Era Globalisasi Zahro, Nur Fatimatuz
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2624

Abstract

Pendidikan dasar Islam memegang peranan penting dalam membentuk moral dan sosial individu sejak usia dini. Di era globalisasi yang ditandai oleh perkembangan teknologi dan pergeseran nilai-nilai budaya, pendidikan berbasis nilai-nilai Islam menjadi instrumen strategis untuk menjaga identitas moral dan sosial masyarakat. Artikel ini membahas konsep pendidikan dasar Islam, pentingnya penerapannya dalam pembentukan karakter, serta tantangan yang dihadapi dalam dunia yang terus berubah. Dengan pendekatan literatur dan analisis konseptual, artikel ini menyoroti bagaimana pendidikan dasar Islam dapat menjadi fondasi pembangunan moral dan sosial di era globalisasi.
Penerapan Pendekatan Differensiasi dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Zahro, Nur Fatimatuz
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 9 No. 3 (2022): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v9i3.2543

Abstract

Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada diferensiasi telah terbukti menjadi metode yang efektif untuk mengakomodasi kebutuhan belajar siswa yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pendekatan diferensiasi dalam pembelajaran di sekolah dasar guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test, yang melibatkan 60 siswa kelas 4 dari dua sekolah dasar di kota besar Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan diferensiasi secara signifikan mempengaruhi perkembangan keterampilan berpikir kritis siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional. Faktor-faktor seperti peran guru, desain pembelajaran, dan karakteristik siswa juga dianalisis dalam konteks keberhasilan pendekatan ini. Temuan ini memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan kualitas pendidikan dasar, terutama dalam mengembangkan keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis. Rekomendasi praktis untuk guru dan kebijakan pendidikan juga disajikan sebagai implikasi dari hasil penelitian ini.
Pendidikan Dasar Islam Sebagai Fondasi Pembangunan Moral dan Sosial di Era Globalisasi Zahro, Nur Fatimatuz
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i4.2624

Abstract

Pendidikan dasar Islam memegang peranan penting dalam membentuk moral dan sosial individu sejak usia dini. Di era globalisasi yang ditandai oleh perkembangan teknologi dan pergeseran nilai-nilai budaya, pendidikan berbasis nilai-nilai Islam menjadi instrumen strategis untuk menjaga identitas moral dan sosial masyarakat. Artikel ini membahas konsep pendidikan dasar Islam, pentingnya penerapannya dalam pembentukan karakter, serta tantangan yang dihadapi dalam dunia yang terus berubah. Dengan pendekatan literatur dan analisis konseptual, artikel ini menyoroti bagaimana pendidikan dasar Islam dapat menjadi fondasi pembangunan moral dan sosial di era globalisasi.
Kendala dan Solusi dalam Pengajaran Pendidikan Islam di Sekolah Dasar Negeri Zahro, Nur Fatimatuz
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i1.2828

Abstract

Pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar Negeri memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan moral peserta didik sejak usia dini. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, baik dari aspek internal maupun eksternal sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang umum terjadi dalam proses pembelajaran PAI serta menawarkan solusi praktis yang dapat diterapkan oleh guru, sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dari berbagai literatur ilmiah, baik berupa jurnal maupun buku. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa kendala utama terletak pada keterbatasan waktu pembelajaran, kurangnya sarana dan prasarana, rendahnya kompetensi pedagogik guru, serta minimnya dukungan lingkungan keluarga. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan strategi inovatif dalam metode pengajaran, peningkatan kompetensi guru, serta sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Penguatan kebijakan pendidikan agama juga menjadi faktor penunjang dalam mewujudkan pembelajaran PAI yang efektif dan bermakna di Sekolah Dasar Negeri.
Pendidikan Agama Islam sebagai Fondasi Pembentukan Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar Zahro, Nur Fatimatuz
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 3 (2025): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i3.3062

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter religius siswa Sekolah Dasar (SD) sebagai fondasi perkembangan kepribadian pada jenjang pendidikan selanjutnya. Karakter religius tidak hanya berkaitan dengan aspek kognitif keagamaan, tetapi juga mencakup sikap, perilaku, dan kebiasaan yang mencerminkan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam sebagai fondasi pembentukan karakter religius siswa Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui analisis berbagai buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berkontribusi signifikan dalam internalisasi nilai-nilai keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, dan moderasi beragama pada siswa SD. Implementasi PAI yang efektif ditentukan oleh kompetensi guru, strategi pembelajaran yang kontekstual, serta dukungan lingkungan sekolah dan keluarga. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam perlu dikelola secara sistematis dan berkelanjutan agar mampu menjadi fondasi kokoh dalam pembentukan karakter religius siswa Sekolah Dasar