Sapiudin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN TOLERANSI DALAM PEMBENTUKAN SIKAP SANTRI Ari Pratama Putra; Sapiudin
Qiro'ah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 14 No 1 (2024): Qiro'ah: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Ilmu Al-Qur'an (IIQ) Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tolerance-based education is important to implement in Islamic boarding schools to build an attitude of tolerance for students. Moral degradation, fighting between students, insulting each other, insulting each other, spreading slander and intolerance are indicators of the failure of an educational institution. Tolerance education is a solution for building human character who can respect and respect differences. Radicalism and Intolerance are psychological diseases that are very dangerous for humans, because this disease resides in the human heart and human mindset, so to cure this disease is contained in the perspective of Islamic education which studies it in conferences, especially in Islamic boarding school institutions. In this research, the method used is a qualitative method with a research study approach at the Al-Karimiyah Islamic Boarding School, Depok. The results of this research state that Islamic education which is full of tolerance values ​​contributes to overcoming the problem of intolerance. Islamic education has a very urgent role in describing the motives for religious violence carried out by a group of people who carry out violence in the name of religion. Islamic education also functions to explain how someone becomes radical, Islamic education even provides a solution for radical people to no longer be involved in radicalism and intolerance through Islamic boarding school-based tolerance education.
Pendidikan Komunikasi Keluarga Qur’ani di Era Digital: Studi Fenomenologi TPQ Ar-Rahman Mualif, M.; Muhit, Abdul; Sapiudin
IQ (Ilmu Al-qur'an): Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 02 (2025): IQ (Ilmu Al-qur’an): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Tarbiyah, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/vg32y325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep komunikasi keluarga dalam perspektif Al-Qur'an melalui analisis kisah-kisah para nabi dan untuk menggali relevansinya dengan tantangan kehidupan modern. Subjek penelitian ini meliputi ayat-ayat Al-Qur'an yang terkait dengan komunikasi keluarga, dengan fokus pada kisah Nabi Ibrahim, Nabi Ya'qub, Nabi Nuh, dan Luqman. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis interpretatif terhadap ayat-ayat yang relevan. Dalam penelitian ini, penekanan diberikan pada prinsip-prinsip komunikasi yang terdapat dalam Al-Qur'an, yang dapat diterapkan dalam konteks keluarga masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam Al-Qur'an berlandaskan pada nilai-nilai dialog, kasih sayang, dan keteladanan. Konsep-konsep ini mengajarkan pentingnya keterbukaan dan pemahaman dalam hubungan orang tua dan anak. Selain itu, nilai keteladanan yang ditunjukkan oleh para nabi memberikan arah bagi orang tua dalam membentuk karakter dan akhlak anak-anak mereka. Hasil ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana interaksi keluarga semakin dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan gaya hidup digital. Oleh karena itu, penerapan pola komunikasi profetik dalam keluarga Muslim menjadi krusial untuk membentuk keluarga yang sehat secara emosional dan moral, sekaligus menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.