Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah bisnis ritel modern Freshmart Mustika Sayur di Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes layak dikembangkan, dengan mempertimbangkan aspek pemasaran serta aspek teknis dan teknologi yang terkait. Penelitian ini dilakukan karena potensi sektor hortikultura di Kecamatan Paguyangan yang cukup besar, sehingga mendorong perkembangan usaha distribusi dan perdagangan bahan pangan segar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis pemasaran dilakukan dengan menggunakan pendekatan SWOT, bauran pemasaran yang terdiri dari 4P, serta strategi STP (segmentasi, penargetan, dan posisi), sedangkan aspek teknis dan teknologi dilihat berdasarkan lokasi bisnis, ukuran stok barang, peralatan yang digunakan, susunan toko, dan penggunaan teknologi. Penelitian menunjukkan bahwa Freshmart Mustika Sayur memiliki kekuatan karena lokasinya yang strategis, kualitas produk yang tetap terjaga berkat penyortiran secara rutin, pelayanan yang baik, serta memiliki armada distribusi yang dimiliki sendiri. Peluang usaha semakin besar karena masyarakat semakin sadar akan pentingnya makanan sehat, meskipun masih ada tantangan seperti produk yang mudah rusak, fluktuasi penjualan, dan beberapa proses pencatatan operasional yang masih dilakukan secara manual. Dari segi teknis dan teknologi, penggunaan aplikasi Point of Sales (POS), sistem pembayaran QRIS, pengelolaan stok barang harian, serta penataan lokasi toko yang nyaman bagi pelanggan menunjukkan bahwa operasional usaha berjalan dengan baik dan efisien. Dengan demikian, Freshmart Mustika Sayur memiliki peluang yang bagus untuk dikembangkan dengan cara memperbaiki pemasaran digital, mengubah sistem pencatatan persediaan menjadi digital, serta meningkatkan standar teknologi agar bisa bersaing secara berkelanjutan.