Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN PROMOSI PRODUK TANAMAN HIAS BERBASIS MEDIA DIGITAL CONTENT CREATIVE DI DUSUN PEMUNUT DESA SURANADI Habibi Azhar; Ni Luh Putu Suwarsi Udiani; Iza Zainatulloh Hulhidayati; Maz Julian Pratama T.; Irfan Sujani; Salmiah, Salmiah; Fakhiran Akmal; Yonda Aziz Rohansyah; M. Sulton Aulia; Mohamad Jailani; Akhwan, Akhwan; I Made Suyasa
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i3.7609

Abstract

Kegiatan ekonomi kreatif di Desa Suranadi khusunya di Dusun Pemunut yang dilakukan oleh lembaga atau asosiasi masyarakat yaitu budidaya tanaman hias. Budidaya tanaman hias ini sudah dimulai sejak 2007 dan berkembang sampai sekarang. perlu adanya suatu program untuk memperkenalkan produk tanaman hias dengan memanfaatkan media digital dan konten kreatif, salah satunya yaitu pembuatan video profil tentang produk tanaman hias. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah berupa Perencanaan, Pelaksanaan & Evaluasi Partisipatif KKNT. Hasil dari kegiatan ini adalah Dengan mengikuti sosialisasi dan pelatihan masyarakat sudah selangkah maju untuk mendapat pengetahuan baru mengenai digital konten kreatif. Adapun hasil dari pelatihan ini yaitu masyarakat Dusun Pemunut khususnya para pelaku usaha tanamana hias mampu mempromosikan tanaman hias mereka ke media sosial dengan membuat sebuah konten-konten menarik
Manajemen Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Pascapandemi Covid-19 di SMA Negeri Kota Palangka Raya I Wayan Muliana; I Made Suyasa; Ni Wayan Gateri
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 7 No 2 (2023): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v7i2.1065

Abstract

Pemulihan pembelajaran tatap muka pascapandemi Covid-19 menjadi sangat penting dan wajib bagi satuan pendidikan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan untuk mendukung pembangunan dibidangnya, sebagai solusi dari dampak ketertinggalan pembelajaran (learning loss) selama pandemi. Pascapandemi Covid-19 saat ini memerlukan perubahan pola belajar peserta didik dari pembelajaran jarak jauh ke pembelajaran tatap muka terutama pada SMA Negeri di Kota Palangka Raya. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SMA Negeri Kota Palangka Raya pascapandemi Covid-19. Deskripsi dan analisis ini sangat penting karena terjadi perubahan metode dan model pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti masa pandemi Covid-19 ke pascapandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teori kognitif digunakan untuk memecahkan masalah manajemen perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Pascapandemi Covid-19 di SMA Negeri Kota Palangka Raya. Teori behavioristik digunakan untuk memecahkan masalah manajemen pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Pascapandemi Covid-19 di SMA Negeri Kota Palangka Raya. Teori Humanistik digunakan untuk memecahkan masalah manajemen evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Pascapandemi Covid-19 di SMA Negeri Kota Palangka Raya. Informan penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, dan Peserta Didik mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti. Hasil analisis diperoleh kesimpulan pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti pascapandemi Covid-19 di SMA Negeri kota Palangka Raya, manajemen perencanaan pembelajaran berjalan baik berdasarkan teori kognitif yaitu sesuai pengetahuan dan kemampuan untuk proses perencanaan yang baik oleh kepala sekolah, guru, dan peserta didik dalam merencanakan dan mempersiapkan pembelajaran; manajemen pelaksanaan pembelajaran berjalan baik menurut teori behavioristik yang menekankan penguatan secara positif proses pembelajaran sesuai dengan perangkat pembelajaran, aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran, pemanfaatan alat, dan bahan yang dipergunakan dalam pembelajaran, serta pengalaman peserta didik dalam memperoleh ilmu pengetahuan; manajemen evaluasi pembelajaran telah berjalan baik sesuai dengan teori humanistik yaitu supervisi mengutamakan pendekatan personal oleh kepala sekolah, tercapainya tujuan pembelajaran melalui penilaian dan asesmen oleh guru, pemanfaatan sarana dan sarana serta moda pelaksanaan ulangan/penilaian oleh peserta didik. Saran yang disampaikan dalam penelitian ini yang berkaitan dengan manajemen perencanaan pembelajaran, manajemen pelaksanaan pembelajaran, dan manajemen evaluasi pembelajaran ditujukan kepada beberapa pihak, antara lain: kepala sekolah, guru Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, peserta didik, dan satuan pendidikan.
Manajemen Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Palangka Raya Marliani Marliani; I Made Suyasa; Kade Sukiada
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 7 No 2 (2023): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v7i2.1105

Abstract

Mutu pendidikan yang baik tergantung pada peran guru dalam proses belajar mengajarnya, karena guru menjadi figur sentral dalam dunia pendidikan yang selalu terkait dengan komponen sistem pendidikan khususnya yang diselenggarakan secara formal di sekolah. Atas dasar anggapan tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan fokus kajian pada tiga aspek permasalahan, yaitu Pelaksanaan, Pengelolaan Standar Isi serta Faktor-faktor pendukung dan penghambat Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan di SMK Negeri 5 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi. Berdasarkan telaah dan metode analisis tersebut dapat diasumsikan sebagai berikut. Pertama manajemen peningkatan mutu pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Palangka Raya berdasarkan pada dua elemen dasar yakni manajemen peningkatan mutu, dan peningkatan mutu pendidikan. Dua elemen tersebut saling terkait menjadi satu keutuhan yang terartikulasikan pada manajemen peningkatan mutu pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Palangka Raya. Pelaksanaan manajemen peningkatan mutu pendidikan di SMK Negeri 5 Palangka Raya, mengacu pada tujuan pendidikan nasional yaitu membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa; Kedua, Standar isi SMK Negeri 5 Palangka Raya mengacu pada standar nasional Pendidikan mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis Pendidikan tertentu. Standar isi tersebut memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar, kurikulum tingkat satuan pendidikan, dan kalender pendidikan/akademik; dan ketiga, Faktor pendukung dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di SMK Negeri-5 Palangka Raya adalah sumber daya manusia, lingkungan sekolah, tujuan/visi SMK Negeri-5 Palangka Raya, peran serta masyarakat dan lembaga lain. Sedangkan faktor penghambat adalah faktor ruang kelas di dalam melaksanakan ujian praktik