Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) BAGI JEMAAT SYALOOM MAUMOLO, KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Patrisius Maryanto Bria; Mikson Nahak; Irene Hailitik; Gabriel Kabnani; Elam M. A. Tualaka
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pengabdian kepada masyarakat tentang pelatihan pembuatan VCO bagi jemaatSyaloom Maumolo. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman bagi jemaatSyaloom Maumolo tentang pembuatan VCO dan meningkatkan nilai jual kelapa denganmemaksimalkan pemanfaatannya melalui pelatihan pembuatan VCO dengan metodepengendapan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini terdiri dari metode diskusi yangbertujuan untuk menjelaskan kepada Masyarakat tentang pengertian, manfaat, kegunaan sertacara pembuatan VCO dan metode eksperimen yang bertujuan untuk mendemokan kepadaMasyarakat cara membuat VCO. Tahapan-tahapan yang digunakan pada metode eksperimenmenghasilkan VCO yang memiliki ciri khas warna bening dan beraroma khas kelapa. selain itupemahaman Masyarakat tentang pembuatan VCO dilihat dari hasil kuisioner yang dibagikanDimana semua Masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini mampu membuat VCO sendiri.
Pengaruh Suhu Dan Waktu Hidrolisis Biji Alpukat (Persea americana M.) Menggunakan Katalis Hcl Terhadap Produksi Bioetanol Yovita Nonseo; Sefrinus M. Kolo; Janrigo K. Mere; Patrisius Maryanto Bria
Jurnal Redoks Vol. 10 No. 1 (2025): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v10i1.16700

Abstract

Peningkatan populasi yang tinggi serta perkembangan industri mengakibatkan konsumsi energi yang semakin tinggi yang berdampak pada terjadinnya krisis energi. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dikembangkan energi terbarukan seperti bioetanol. Bioetanol dapat diproduksi dari bahan baku yang mengandung karbodidrat seperti biji alpukat. Biji alpukat memiliki kandungan karbohidrat sebesar 29,6%. Kebaruan dari penelitian ini yaitu menggunakan biji alpukat yang dikonversi menjadi bioetanol dengan bantuan katalis asam klorida (HCl). Pada proses hidrolisis dilakukan optimasi pada variasi waktu dan suhu pemanasan. Hidrolisat yang diperoleh selanjutnya dilakukan analisis gula pereduksi menggunakan metode DNS pada instrumen UV-Vis. Waktu dan suhu pemanas yang menghasilkan kadar gula tertinggi digunakan untuk proses fermentasi. Bioetanol yang dihasilkan dari proses fermentasi dimurnikan menggunakan alat distilasi bertingkat. Kadar gula pereduksi yang diperoleh pada penelitian ini sebesar 83,32 g/L pada waktu pemanasan 60 menit dan suhu 2500C. hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kandungan bioetanol karena terjadi perubahan warna dari jingga menjadi biru pada hasil analisis kualitatif bioetanol. Konsentrasi bioetanol yang dianalisis menggunakan hand refractometer sebesar 70% dan 42,92% yang dianalisis menggunakan GC-FID.