Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR SISWA/I KELAS VII.1 SMP NEGERI 15 DUMAI DALAM PROSES BELAJAR Tri Umari; Intan Dwi Rahmadani; Ririn Hari Yuliandari; Desva Rofifah As'ari; Putri Yuningsih; Adinda Rahmi; Ledis Pazila; Jelita Belatric
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jpma.v2i4.941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiagnosis kesulitan belajar yang dihadapi oleh siswa/i di SMP Negeri 15 Dumai dalam proses belajar mereka. Kesulitan belajar dapat mempengaruhi hasil akademik dan perkembangan sosial siswa secara signifikan, sehingga identifikasi yang tepat sangat penting untuk perbaikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan wawancara. Angket disebarkan kepada siswa untuk mengumpulkan data kuantitatif tentang pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi dalam belajar. Hasil dari angket ini kemudian diserahkan kepada guru untuk dianalisis dan digunakan dalam wawancara guna menggali informasi tambahan tentang faktor-faktor penyebab kesulitan belajar dari perspektif guru. Analisis data mengidentifikasi penyebab utama kesulitan belajar, termasuk faktor individu seperti kemampuan kognitif dan motivasi, serta faktor pedagogis seperti metode pengajaran dan kualitas materi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar di SMP Negeri 15 Dumai dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal, termasuk metode pengajaran yang kurang efektif dan dukungan akademik yang terbatas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi guru dalam merancang strategi intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas proses belajar siswa/i.
Bolu Kemojo Sajian Khas Riau yang Tetap Eksis di Era Modern dan Jadi Favorit Masyarakat pada Saat CarFree Day Pekanbaru Feby Hotnisa Hasibuan; Syifa Fadhillah Nasution; Hafisah Rahmona; Cantika Anjani; Devia Falisa; Fathia Reka Nabila; Intan Dwi Rahmadani; Asma Khairiah
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.5582

Abstract

Setiap daerah memiliki kekayaan kuliner yang mencerminkan identitas budaya masyarakatnya.Salah satu contoh warisan tersebut adalah bolu kemojo, kue khas masyarakat Melayu Riau yang tidak hanya dikenal karena cita rasanya yang unik, tetapi juga karena nilai budaya yang terkandung di dalamnya.Kegiatan sosialisasi ini dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau sebagai bagian dari pembelajaran mata kuliah Kewarganegaraan, dengan tujuan memperkenalkan kembali bolu kemojo kepada masyarakat dalam suasana Car Free Day di Pekanbaru.Melalui pendekatan edukatif dan interaksi langsung, masyarakat diperkenalkan pada sejarah, bahan alami, serta filosofi dari kue tersebut.Kegiatan ini terdiri dari tahapan persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi, dengan metode penyampaian informasi berupa selebaran, diskusi interaktif, dan pembagian sampel produk. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat memberikan tanggapan positif, serta terlihat adanya peningkatan kesadaran akan pentingnya melestarikan kuliner tradisional. Selain memperkuat nilai budaya, kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam membangun kepedulian terhadap identitas lokal.Dengan demikian, pelestarian makanan khas daerah dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan semangat kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat modern.
Upaya Pencegahan Terorisme Di Lingkungan Pendidikan Cantika Anjani; Hafisah Rahmona; Intan Dwi Rahmadani; Devia Falisa Ramadhani; Najwa Fildzah Winmar; Salsabila Putri Arizal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6820

Abstract

Indonesia sebagai negara pluralistik menghadapi ancaman radikalisme dan terorisme yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan proses pendidikan, khususnya di kalangan generasi muda, sehingga menuntut strategi pencegahan yang komprehensif di lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan hambatan implementasi strategi pencegahan radikalisme pada aspek kurikulum, kapasitas guru, dan kolaborasi antar-pemangku kepentingan, serta merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis bukti. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel jurnal nasional terakreditasi dari 2020–2025, dengan analisis isi untuk mengidentifikasi pola, strategi, dan hambatan pencegahan radikalisme di sekolah umum, madrasah, dan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pencegahan yang efektif mengintegrasikan pendidikan nilai kebangsaan, moderasi beragama, dan pendekatan multikultural melalui kurikulum, praktik pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, serta kultur dan kebijakan institusi yang inklusif, selaras dengan konsep whole-school approach. Temuan menegaskan bahwa keterlibatan guru, seleksi bahan ajar, serta kolaborasi sekolah dengan keluarga dan komunitas menjadi faktor kunci dalam membangun ketahanan ideologis peserta didik. Kesimpulannya, pencegahan radikalisme di lingkungan pendidikan harus bersifat holistik dan terintegrasi, memungkinkan sekolah menjadi ekosistem nilai yang membentuk karakter toleran, moderat, dan nasionalis, sekaligus memberikan dasar bagi pengembangan model konseptual operasional untuk strategi preventif yang lebih efektif di masa depan.