Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Peningkatan Daya Saing UMKM Desa Bugangan Melalui Pemanfaatan Teknologi AI dalam Pemasaran Digital Hayati, Nur; Hadian, Nur; Fanani, M. Rudi
Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika Vol. 4 No. 2 (2024): November - Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/abdiformatika.v4i2.241

Abstract

Program pengabdian masyarakat yang difokuskan pada edukasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk UMKM di Desa Bugangan, Kabupaten Pekalongan, menghasilkan peningkatan pemahaman yang signifikan di kalangan peserta. Dari 30 peserta, 85% melaporkan peningkatan pemahaman tentang konsep AI dan aplikasinya dalam bisnis. Selain itu, 70% peserta berminat segera mengimplementasikan aplikasi AI untuk meningkatkan efisiensi operasional dan strategi pemasaran mereka. Namun, adopsi AI menghadapi tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur teknologi dan akses internet yang tidak memadai. Meskipun begitu, umpan balik positif terhadap metode penyampaian yang interaktif menunjukkan bahwa edukasi berkelanjutan sangat penting untuk mendorong penerapan AI di kalangan UMKM. Diharapkan, implementasi AI dapat meningkatkan daya saing dan transformasi digital UMKM, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Bugangan.
MANAJEMEN INSIDEN CUSTOMER TELKOM BERBASIS SERVICE DESK MENGGUNAKAN FRAMEWORK ITIL V3 Andira, Fransisca Ayu; Hadian, Nur; Hidayat, Husni
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jipti.v6i1.2435

Abstract

In today's digital era, information technology (IT) plays an important role as the main support for business processes in various organizations, companies, and government agencies. Disruptions in IT services can have a serious impact on business operations, so effective IT service management is needed to improve service quality and stability. This research aims to identify gaps in IT incident management at PT Telekomunikasi Indonesia Merak Pekalongan City by applying the Information Technology Infrastructure Library (ITIL) version 3 framework which is an industry standard for Information Technology Service Management (ITSM). Research methods include interviews, observations, and literature studies, followed by a gap analysis between existing conditions and ideal conditions in handling IT incidents. The findings show that the current incident management process is reactive, without structured incident logging, and there is no standard escalation and resolution time. Based on the results of the gap analysis, this research produces a draft Standard Operating Procedure (SOP) that covers incident handling, escalation, incident closure, and recapitulation. This SOP aims to improve incident handling efficiency, speed up response time, and ensure better incident documentation. ITIL implementation is expected to improve IT service performance, reduce the impact of disruptions, and provide added value to customers. This research contributes to the development of more effective incident management procedures in organizations, particularly those operating in the telecommunications sector.
Peningkatan Pengelolaan Wisata Melalui Teknologi Augmented Reality Dan Sistem Wisata Untuk Pokdarwis Rizal, Muhamad Rizaludin; Hadian, Nur; Hidayat, Husni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/jamtekno.v6i2.6443

Abstract

Kabupaten Pekalongan memiliki potensi wisata yang besar, namun pengelolaannya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal promosi dan interaksi wisata yang menarik dan relevan bagi wisatawan modern. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai penggerak utama dalam mengelola destinasi wisata di wilayah kabupaten Pekalongan masih terbatas dalam memanfaatkan teknologi informasi, sehingga promosi dan pengelolaan informasi wisata kurang maksimal. Hal ini mempengaruhi daya tarik wisatawan serta keterlibatan komunitas dalam mendukung pertumbuhan pariwisata lokal. Pengabdian ini bertujuan memperkenalkan teknologi Augmented Reality (AR) dan rekomendasi wisata untuk menciptakan sistem wisata yang interaktif dan personal. Teknologi ini akan membantu Pokdarwis dalam menampilkan informasi destinasi secara menarik serta memberikan rekomendasi yang relevan bagi wisatawan, sesuai dengan preferensi. Diharapkan melalui kegiatan ini, Pokdarwis dapat mengatasi keterbatasan yang ada, meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan pariwisata, serta memajukan pariwisata kabupaten Pekalongan dengan teknologi modern. Adapun dalam proses pengujian User Acceptance Testing (UAT) dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengabdian kepada Pokdarwis mendapatkan total persentase yaitu 93.2% dengan kriteria sangat baik.
Memaksimalkan Tren Produk Untuk Pelaku UMKM Menggunakan Algoritma Iterative Dichotomiser 3 (ID3) Rizal, Muhamad Rizaludin; Hidayat, Husni; Hakim, Mujibul; Fanani, M. Rudi; Hadian, Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan utama terutama dalam sektor yang menyerap lebih banyak tenaga kerja untuk berkembang, termasuk dalam usaha untuk bertahan dalam krisis ekonomi. Dalam perkembangan perekonomian nasional, masyarakat semakin menyadari peran penting keberadaan UMKM di Indonesia. Selama ini pelaku UMKM desa Bugangan belum melakukan sebuah inovasi baru baik dalam hal produk dan penjualan yang lebih luas, hal ini disebabkan karena pemilik usaha belum melihat secara detail tentang bagaimana minat pelanggan dan apa yang sedang tren dipasaran menyangkut produknya. Untuk pengabdian ini menerapkan algoritma Iterative Dichotomiser 3 (ID3) yang bertujuan digunakan untuk melihat tren produk selama ini yang terabaikan untuk meningkatkan penjualan, perluasan pangsa pasar dan menambah inovasi-inovasi dalam memperoleh keuntungan baru pada usaha UMKM desa Bugangan. Persentase yang diperoleh dapat diketahui bahwa tanggapan dari pelaku UMKM desa Bugangan terhadap pelaksanaan PKM ini yaitu dengan persentase 93,2% dengan kriteria interpretasi skor sangat baik.
Design and Development of a Web-Based Operational Information System for Culinary MSMEs Using Agile Scrum Fanani, M. Rudi; Hadian, Nur; Hayati , Nur
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 10 No 1 (2026): G-Tech, Vol. 10 No. 1 January 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v10i1.8482

Abstract

In the era of digital transformation, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are increasingly encouraged to adopt operational digitalization to strengthen internal processes. This study aims to design and preliminarily evaluate an Agile Scrum-based operational information system intended to support internal efficiency in culinary MSMEs, particularly in transaction recording, processing speed, and inventory traceability. Prior to development, manual workflows showed slow transaction entry, inconsistent handwritten stock notes, and limited visibility for daily reconciliation—conditions used as qualitative baseline indicators for assessing potential efficiency improvements. The system was developed through three Agile Scrum sprints, with requirements gathered via observation and semi-structured interviews, modeled using Unified Modeling Language (UML), and evaluated through black-box functional testing and User Acceptance Testing (UAT). Black-box testing verified that core functions executed as intended, while early UAT feedback from five internal users produced an average satisfaction score of 86% on a Likert scale, indicating positive perceptions of usability, responsiveness, and reporting clarity. These findings represent preliminary perceptual evidence rather than demonstrated operational improvement, as no quantitative measurements—such as before–after transaction time, error rates, or reconciliation accuracy—were collected. Accordingly, the study does not claim proven efficiency gains but proposes an initial design that can be refined and empirically validated through future performance-based evaluations. The study contributes by positioning internal record-keeping digitalization as a practical entry point for MSME operational strengthening and by illustrating Scrum’s contextual applicability in resource-constrained business environments.
MANAJEMEN INSIDEN CUSTOMER TELKOM BERBASIS SERVICE DESK MENGGUNAKAN FRAMEWORK ITIL V3 Andira, Fransisca Ayu; Hadian, Nur; Hidayat, Husni
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jipti.v6i1.2435

Abstract

In today's digital era, information technology (IT) plays an important role as the main support for business processes in various organizations, companies, and government agencies. Disruptions in IT services can have a serious impact on business operations, so effective IT service management is needed to improve service quality and stability. This research aims to identify gaps in IT incident management at PT Telekomunikasi Indonesia Merak Pekalongan City by applying the Information Technology Infrastructure Library (ITIL) version 3 framework which is an industry standard for Information Technology Service Management (ITSM). Research methods include interviews, observations, and literature studies, followed by a gap analysis between existing conditions and ideal conditions in handling IT incidents. The findings show that the current incident management process is reactive, without structured incident logging, and there is no standard escalation and resolution time. Based on the results of the gap analysis, this research produces a draft Standard Operating Procedure (SOP) that covers incident handling, escalation, incident closure, and recapitulation. This SOP aims to improve incident handling efficiency, speed up response time, and ensure better incident documentation. ITIL implementation is expected to improve IT service performance, reduce the impact of disruptions, and provide added value to customers. This research contributes to the development of more effective incident management procedures in organizations, particularly those operating in the telecommunications sector.
PERBANDINGAN ALGORITMA SUPPORT VECTOR MACHINE DAN LONG SHORT-TERM MEMORY UNTUK KLASIFIKASI EMOSI MAHASISWA PADA  PLATFORM X   Azza, Nazilatul; Hadian, Nur
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jipti.v7i1.4041

Abstract

Platform X is widely used by students to express emotions related to academic activities, yet it has not been optimally analyzed. This study aims to classify student emotions and compare the performance of Support Vector Machine (SVM) and Long Short-Term Memory (LSTM). The method used is a computational experiment involving data crawling, preprocessing, lexicon-based labeling, and modeling using TF-IDF for SVM and word embedding for LSTM. The dataset consists of 2,914 data points. The results show that SVM achieved an accuracy of 71.18%, outperforming LSTM at 68.95%. This indicates that SVM is more stable on limited datasets, while LSTM tends to overfit. The study concludes that algorithm selection should consider data characteristics and contributes to the comparison of machine learning and deep learning methods.   Keywords: LSTM, Sentiment Analysis, Social Media X, Student Emotion, SVM, TF-IDF
Optimalisasi Pengelolaan Smart Village Melalui Pelatihan Dan Implementasi Aplikasi Self-Assessment Desa Pecakaran Hadian, Nur; Rizaludin, Muhamad; Fanani, M.Rudi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 7 No 1 (2026): Juni 2026 In Progress
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/jamtekno.v7i1.7675

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas digital aparatur desa dalam mengelola dan mengevaluasi implementasi Smart Village melalui pendampingan pengembangan serta memanfaatkan aplikasi self-assessment. Selama ini, proses evaluasi layanan digital desa masih dilakukan secara manual, tidak terstruktur, dan belum memiliki standar pengukuran yang jelas sehingga menyulitkan pemerintah desa dalam mengidentifikasi tingkat efektivitas layanan serta menentukan strategi pengembangan yang tepat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi konsep evaluasi Smart Village berbasis indikator, pelatihan penggunaan aplikasi self-assessment, serta pendampingan implementasi aplikasi dalam proses evaluasi layanan digital desa. Indikator evaluasi yang digunakan mencakup kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, pemanfaatan teknologi, kepuasan pengguna, dan dampak manfaat bersih. Aplikasi yang dikembangkan berbasis web dengan desain sederhana tanpa proses login kompleks serta dilengkapi fitur pengisian indikator, visualisasi hasil evaluasi, riwayat penilaian, dan rekomendasi perbaikan berbasis skor. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aparatur desa mampu menggunakan aplikasi secara mandiri dalam melakukan evaluasi layanan digital. Nilai evaluasi implementasi Smart Village yang diperoleh sebesar 81.06 menunjukkan bahwa aplikasi ini efektif memberikan gambaran objectif tingkat keberhasilan layanan digital desa serta mendukung pengambilan keputusan dalam pengembangan layanan secara keberlanjutan.