Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peningkatan Daya Saing UMKM Desa Bugangan Melalui Pemanfaatan Teknologi AI dalam Pemasaran Digital Hayati, Nur; Hadian, Nur; Fanani, M. Rudi
Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika Vol. 4 No. 2 (2024): November - Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/abdiformatika.v4i2.241

Abstract

Program pengabdian masyarakat yang difokuskan pada edukasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk UMKM di Desa Bugangan, Kabupaten Pekalongan, menghasilkan peningkatan pemahaman yang signifikan di kalangan peserta. Dari 30 peserta, 85% melaporkan peningkatan pemahaman tentang konsep AI dan aplikasinya dalam bisnis. Selain itu, 70% peserta berminat segera mengimplementasikan aplikasi AI untuk meningkatkan efisiensi operasional dan strategi pemasaran mereka. Namun, adopsi AI menghadapi tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur teknologi dan akses internet yang tidak memadai. Meskipun begitu, umpan balik positif terhadap metode penyampaian yang interaktif menunjukkan bahwa edukasi berkelanjutan sangat penting untuk mendorong penerapan AI di kalangan UMKM. Diharapkan, implementasi AI dapat meningkatkan daya saing dan transformasi digital UMKM, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Bugangan.
MANAJEMEN INSIDEN CUSTOMER TELKOM BERBASIS SERVICE DESK MENGGUNAKAN FRAMEWORK ITIL V3 Andira, Fransisca Ayu; Hadian, Nur; Hidayat, Husni
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi (JIPTI)
Publisher : Information Technology Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jipti.v6i1.2435

Abstract

In today's digital era, information technology (IT) plays an important role as the main support for business processes in various organizations, companies, and government agencies. Disruptions in IT services can have a serious impact on business operations, so effective IT service management is needed to improve service quality and stability. This research aims to identify gaps in IT incident management at PT Telekomunikasi Indonesia Merak Pekalongan City by applying the Information Technology Infrastructure Library (ITIL) version 3 framework which is an industry standard for Information Technology Service Management (ITSM). Research methods include interviews, observations, and literature studies, followed by a gap analysis between existing conditions and ideal conditions in handling IT incidents. The findings show that the current incident management process is reactive, without structured incident logging, and there is no standard escalation and resolution time. Based on the results of the gap analysis, this research produces a draft Standard Operating Procedure (SOP) that covers incident handling, escalation, incident closure, and recapitulation. This SOP aims to improve incident handling efficiency, speed up response time, and ensure better incident documentation. ITIL implementation is expected to improve IT service performance, reduce the impact of disruptions, and provide added value to customers. This research contributes to the development of more effective incident management procedures in organizations, particularly those operating in the telecommunications sector.
Peningkatan Pengelolaan Wisata Melalui Teknologi Augmented Reality Dan Sistem Wisata Untuk Pokdarwis Rizal, Muhamad Rizaludin; Hadian, Nur; Hidayat, Husni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025 In Progress
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/jamtekno.v6i2.6443

Abstract

Kabupaten Pekalongan memiliki potensi wisata yang besar, namun pengelolaannya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal promosi dan interaksi wisata yang menarik dan relevan bagi wisatawan modern. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai penggerak utama dalam mengelola destinasi wisata di wilayah kabupaten Pekalongan masih terbatas dalam memanfaatkan teknologi informasi, sehingga promosi dan pengelolaan informasi wisata kurang maksimal. Hal ini mempengaruhi daya tarik wisatawan serta keterlibatan komunitas dalam mendukung pertumbuhan pariwisata lokal. Pengabdian ini bertujuan memperkenalkan teknologi Augmented Reality (AR) dan rekomendasi wisata untuk menciptakan sistem wisata yang interaktif dan personal. Teknologi ini akan membantu Pokdarwis dalam menampilkan informasi destinasi secara menarik serta memberikan rekomendasi yang relevan bagi wisatawan, sesuai dengan preferensi. Diharapkan melalui kegiatan ini, Pokdarwis dapat mengatasi keterbatasan yang ada, meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan pariwisata, serta memajukan pariwisata kabupaten Pekalongan dengan teknologi modern. Adapun dalam proses pengujian User Acceptance Testing (UAT) dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengabdian kepada Pokdarwis mendapatkan total persentase yaitu 93.2% dengan kriteria sangat baik.
Memaksimalkan Tren Produk Untuk Pelaku UMKM Menggunakan Algoritma Iterative Dichotomiser 3 (ID3) Rizal, Muhamad Rizaludin; Hidayat, Husni; Hakim, Mujibul; Fanani, M. Rudi; Hadian, Nur
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025 In Progress
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan utama terutama dalam sektor yang menyerap lebih banyak tenaga kerja untuk berkembang, termasuk dalam usaha untuk bertahan dalam krisis ekonomi. Dalam perkembangan perekonomian nasional, masyarakat semakin menyadari peran penting keberadaan UMKM di Indonesia. Selama ini pelaku UMKM desa Bugangan belum melakukan sebuah inovasi baru baik dalam hal produk dan penjualan yang lebih luas, hal ini disebabkan karena pemilik usaha belum melihat secara detail tentang bagaimana minat pelanggan dan apa yang sedang tren dipasaran menyangkut produknya. Untuk pengabdian ini menerapkan algoritma Iterative Dichotomiser 3 (ID3) yang bertujuan digunakan untuk melihat tren produk selama ini yang terabaikan untuk meningkatkan penjualan, perluasan pangsa pasar dan menambah inovasi-inovasi dalam memperoleh keuntungan baru pada usaha UMKM desa Bugangan. Persentase yang diperoleh dapat diketahui bahwa tanggapan dari pelaku UMKM desa Bugangan terhadap pelaksanaan PKM ini yaitu dengan persentase 93,2% dengan kriteria interpretasi skor sangat baik.
Implementation of the Unified Modeling Language (UML) Method in the Development of Employee Payroll Information Systems Zulfana, M. Himam; Hadian, Nur
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 15, No 1 (2026): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v15i1.7791

Abstract

The development of an employee payroll information system is important in improving the efficiency and accuracy of payroll data management, especially in companies with a large number of employees. The selection of this topic is driven by the need to reduce payroll errors that often occur in manual systems. The Unified Modeling Language (UML) method was chosen as the main approach because of its ability to model and visualize the system in a structured manner. This research uses an object-oriented approach with UML, which includes the creation of use case diagrams, class diagrams, activity diagrams, and sequence diagrams. These diagrams are used to describe the functional requirements and business processes that support the development of payroll information systems. The results show that the application of UML helps simplify system design, facilitate communication between developers and stakeholders, and increase accuracy in system implementation. Based on the results of the tests that have been carried out, the successful performance of the information system runs effectively and accurately. In conclusion, this method is effective in designing an efficient and reliable payroll information system to minimize errors and increase productivity.
Pengembangan Aplikasi Self-Assessment untuk Mengukur Efektivitas Implementasi Smart Village Hadian, Nur; Rizaludin, Muhamad; Fanani, M.Rudi
Techno.Com Vol. 25 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/tc.v25i1.15507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi evaluasi Smart Village berbasis self-assessment yang dapat digunakan oleh pemerintah desa dalam menilai efektivitas implementasi layanan digital secara mandiri. Seiring meningkatnya penerapan layanan digital desa, seperti website desa, aplikasi pelayanan, dan media informasi, sebagian besar desa belum memiliki instrumen evaluasi yang sederhana, terstruktur, dan mudah digunakan untuk mengukur manfaat nyata layanan tersebut bagi masyarakat. Ketiadaan mekanisme evaluasi yang jelas menyulitkan desa dalam mengidentifikasi kelemahan, tingkat pemanfaatan teknologi, serta merumuskan strategi pengembangan layanan digital. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan V-Model yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi aplikasi, pengujian bertahap, dan penyempurnaan produk. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur terkait konsep Smart Village dan evaluasi teknologi. Hasil penelitian berupa aplikasi berbasis web dengan desain sederhana tanpa proses login kompleks, dilengkapi fitur pengisian indikator, visualisasi hasil evaluasi, riwayat penilaian, serta rekomendasi perbaikan berbasis skor. Hasil uji Smart Village sebesar 81,06 menunjukkan bahwa aplikasi ini efektif dalam memberikan gambaran objektif tingkat keberhasilan layanan digital desa dan mendukung pengambilan keputusan pengembangan desa secara berkelanjutan.   Kata Kunci - Smart Village, evaluasi digital, self-assessment, pengembangan aplikasi, V-Model
Design and Development of a Web-Based Operational Information System for Culinary MSMEs Using Agile Scrum Fanani, M. Rudi; Hadian, Nur; Hayati , Nur
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 10 No 1 (2026): G-Tech, Vol. 10 No. 1 January 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v10i1.8482

Abstract

In the era of digital transformation, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are increasingly encouraged to adopt operational digitalization to strengthen internal processes. This study aims to design and preliminarily evaluate an Agile Scrum-based operational information system intended to support internal efficiency in culinary MSMEs, particularly in transaction recording, processing speed, and inventory traceability. Prior to development, manual workflows showed slow transaction entry, inconsistent handwritten stock notes, and limited visibility for daily reconciliation—conditions used as qualitative baseline indicators for assessing potential efficiency improvements. The system was developed through three Agile Scrum sprints, with requirements gathered via observation and semi-structured interviews, modeled using Unified Modeling Language (UML), and evaluated through black-box functional testing and User Acceptance Testing (UAT). Black-box testing verified that core functions executed as intended, while early UAT feedback from five internal users produced an average satisfaction score of 86% on a Likert scale, indicating positive perceptions of usability, responsiveness, and reporting clarity. These findings represent preliminary perceptual evidence rather than demonstrated operational improvement, as no quantitative measurements—such as before–after transaction time, error rates, or reconciliation accuracy—were collected. Accordingly, the study does not claim proven efficiency gains but proposes an initial design that can be refined and empirically validated through future performance-based evaluations. The study contributes by positioning internal record-keeping digitalization as a practical entry point for MSME operational strengthening and by illustrating Scrum’s contextual applicability in resource-constrained business environments.