Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

USE OF CONSTRUCTION WASTE IN MANUFACTURING ENVIRONMENTALLY FRIENDLY CONCRETE BRICKS Satrio, Muji; Rivai, Syafriman; Nasution, Ridwan
Journal of Science Technology (JoSTec) Vol. 6 No. 1 (2024): Journal of Science Technology (JoSTec)
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/jostec.v6i1.849

Abstract

The purpose of this research is to evaluate the potential of construction waste generated by the construction industry as an alternative raw material in the manufacture of environmentally friendly concrete bricks. Research the method and process of concrete brick production using construction waste as the main raw material. Analyze the physical and mechanical properties of concrete bricks produced from construction waste and compare them with conventional concrete bricks. The approach used in this research is an integrated qualitative-quantitative approach. The qualitative approach was used to identify the characteristics and physico-chemical properties of the construction waste used. Meanwhile, the quantitative approach was used to test the quality of the concrete bricks produced. This research used an experimental design. Experiments were conducted in a construction laboratory with strict control of the variables that can affect the quality of concrete bricks. The result of this study is that the utilization of construction waste in the manufacture of environmentally friendly concrete bricks has been shown to enable a reduction in the use of natural raw materials and reduce the environmental impact of concrete brick production. The use of construction waste affects the quality of concrete bricks, including strength, durability, and other physical properties. This research provides an in-depth insight into how to optimally utilize construction waste without compromising product quality. The use of construction waste in concrete brick production can reduce the carbon footprint and other environmental impacts, helping to promote more sustainable construction practices.
TINJAUAN PEMISAH ARAH PERMANEN TERHADAP ARUS LALU LINTAS DI JALAN K.L. YOS SUDARSO MEDAN Rivai, Syafriman; Lubis, Nanda Hafiz Pratama
Jurnal Al Ulum LPPM Universitas Al Washliyah Medan Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Al Ulum
Publisher : UNIVERSITAS AL WASHLIYAH (UNIVA) MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/alulum.v12i1.630

Abstract

Jalan K.L. Yos Sudarso merupakan jalan yang cukup vital dengan tipe jalan 4 lajur 2 arah, dimana hanya sebagian jalan yang menggunakan median (pemisah jalan permanen). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa arus lalu lintas pada jalan K.L Yos Sudarso setelah adanya pemisah arah, sehingga dapat diketahui seberapa besarnya pengaruh pemisah arah terhadap kapasitas jalan yang sesungguhnya. Metode yang digunakan adalah metode observasi (mengadakan pengamatan secara langsung ke lapangan).dan metode deskriptif (mengumpulkan bahan, studi literatur yang berhubungan dengan pengaruh median terhadap arus lalu lintas). Hasil dari penelitian ini volume kendaraan rata-rata tertinggi yang terjadi di jalan K.L. Yos Sudarso adalah pada hari Selasa sebesar 2696 smp/jam (lihat pada grafik tingkat arus lalu lintas). Kapasitas ruas Jalan K.L Yos Sudarso sebesar 44063 smp/jam sampai dengan 44748 smp/jam. Besar kecilnya kapasitas jalan K.L Yos Sudarso dipengaruhi oleh faktor pemisah arah jalan dan kelas hambatan samping. Aktifitas hambatan samping yang terjadi di jalan K.L Yos Sudarso dalam penelitian tersebut digolongkan dalam kelas tinggi (High,H) dengan rata-rata kejadian sebesar 806 kejadian perbobot/hari dengan kecepatan arus bebas rata-rata 44,42 km/jam dan kejadian tertinggi sebesar 1006 kejadian perbobot/jam terjadi pada hari Selasa dalam kelas hambatan samping (Very High,H). Faktor yang paling dominan mempengaruhi terjadinya hambatan samping adalah kendaraan lambat (SMV). Pengaruh dari hambatan samping menyebabkan nilai derajat kejenuhan (DS) yang dihasilkan masih dapat diterima, yaitu tidak melebihi 0,75 (MKJI,1997) dengan nilai berkisar antara 0,26 - 0,37.
Analisis Aspal Biasa dan Aspal Campuran di Desa Pematang Guntung Nasution, Kelvin Anggara; Rivai, Syafriman; Misdi, Misdi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29670

Abstract

Kualitas jalan di Indonesia, khususnya di pedesaan, sering kali mengalami penurunan yang signifikan akibat beban lalu lintas dan faktor cuaca. Salah satu desa yang menghadapi tantangan ini adalah Desa Pematang Guntung, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja aspal biasa dan aspal campuran di desa tersebut dalam rangka menemukan solusi peningkatan kualitas dan daya tahan jalan. Aspal biasa yang umumnya digunakan dalam proyek pembangunan jalan di Indonesia memiliki kelemahan dalam hal ketahanan terhadap deformasi dan retakan, terutama dalam kondisi lalu lintas berat dan iklim tropis. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji penerapan aspal campuran dengan bahan tambahan, seperti polimer atau karet daur ulang, yang diharapkan dapat meningkatkan stabilitas, durabilitas, dan kemampuan aspal dalam menghadapi tekanan eksternal. Penelitian dilakukan melalui pengujian laboratorium menggunakan metode Marshall Test untuk mengukur stabilitas, flow dan kadar bitumen dari kedua jenis aspal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aspal campuran memiliki stabilitas yang lebih tinggi dan ketahanan yang lebih baik terhadap retak serta deformasi dibandingkan dengan aspal biasa. Aspal campuran juga terbukti lebih tahan terhadap kondisi iklim yang ekstrem di Desa Pematang Guntung, terutama saat menghadapi suhu tinggi dan curah hujan yang tinggi. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan penggunaan aspal campuran sebagai alternatif yang lebih efisien dan tahan lama untuk proyek pembangunan jalan di Desa Pematang Guntung dan wilayah-wilayah lain dengan kondisi lalu lintas dan iklim serupa. Implementasi aspal campuran diharapkan dapat meningkatkan usia pakai jalan serta menurunkan biaya perbaikan dan pemeliharaan jangka Panjang.
USE OF CONSTRUCTION WASTE IN MANUFACTURING ENVIRONMENTALLY FRIENDLY CONCRETE BRICKS Satrio, Muji; Rivai, Syafriman; Nasution, Ridwan
Journal of Science Technology (JoSTec) Vol. 6 No. 1 (2024): Journal of Science Technology (JoSTec)
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/jostec.v6i1.849

Abstract

The purpose of this research is to evaluate the potential of construction waste generated by the construction industry as an alternative raw material in the manufacture of environmentally friendly concrete bricks. Research the method and process of concrete brick production using construction waste as the main raw material. Analyze the physical and mechanical properties of concrete bricks produced from construction waste and compare them with conventional concrete bricks. The approach used in this research is an integrated qualitative-quantitative approach. The qualitative approach was used to identify the characteristics and physico-chemical properties of the construction waste used. Meanwhile, the quantitative approach was used to test the quality of the concrete bricks produced. This research used an experimental design. Experiments were conducted in a construction laboratory with strict control of the variables that can affect the quality of concrete bricks. The result of this study is that the utilization of construction waste in the manufacture of environmentally friendly concrete bricks has been shown to enable a reduction in the use of natural raw materials and reduce the environmental impact of concrete brick production. The use of construction waste affects the quality of concrete bricks, including strength, durability, and other physical properties. This research provides an in-depth insight into how to optimally utilize construction waste without compromising product quality. The use of construction waste in concrete brick production can reduce the carbon footprint and other environmental impacts, helping to promote more sustainable construction practices.
Analisis Efisiensi dan Manfaat Ekonomi Penerapan Sistem Drainase Terpadu Sebagai Strategi Pengurangan Risiko Banjir di Kota Medan Harahap, Akhdiat Hendi; Rivai, Syafriman; Sundari, Rizky Fajar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36945

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering melanda wilayah perkotaan di Indonesia, termasuk Kota Medan. Fenomena ini dipicu oleh curah hujan ekstrem, urbanisasi pesat, alih fungsi lahan, serta keterbatasan sistem drainase konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi teknis, manfaat ekonomi, serta persepsi masyarakat terhadap penerapan sistem drainase terpadu dibandingkan sistem konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui analisis hidrologi, cost-benefit analysis dan survey kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem drainase konvensional memiliki keterbatasan signifikan, dimana luas genangan banjir meningkat dari 1.200 ha pada tahun 2021 menjadi 1.750 ha pada tahun 2025. Sebaliknya, sistem drainase terpadu mampu menekan luas genangan hingga 40% lebih kecil, yaitu dari 800 ha menjadi 1.000 ha pada periode yang sama. Dari sisi ekonomi, meskipun investasi awal drainase terpadu lebih besar, biaya pemeliharaan tahunan lebih rendah (30 miliar dibandingkan 50 miliar), serta kerugian akibat banjir dapat ditekan hingga 50%. Selain itu, penerapan drainase terpadu meningkatkan nilai property hingga 15% di kawasan bebas banjir. Survey terhadap 200 responden menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat mendukung penerapan drainase terpadu, dengan 72% bersedia terlibat dalam pemeliharaan dan 85% mendukung peningkatan ruang terbuka hijau. Temuan ini menegaskan bahwa drainse terpadu bukan hanya solusi teknis, melainkan juga memiliki manfaat ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Oleh karena itu, sistem ini dapat direkomendasikan sebagai strategi pengurangan risiko banjir di Kota Medan dan kota-kota besar lainnya di Indonesia.