Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI IBU TENTANG SUMBER NUTRISI MELALUI HIDROPONIK: UPAYA PENURUNAN ANGKA KEMATIAN BAYI Alfarisi, Bunail Isna; Alamsyah, Tegar; Hestiana, Annisa Rifqa; Salsabila, Aisyah; Fayyaza, Nesya Alya; Zavira, Raihana; Yustika, Widya; Filzah, Rahmah; Irsyad, Afif Fadhilah; Hidayatullah, Muhammad Rafli; Laden, Laden; Rofiq, Ainur; Septiady, Teuku Baihaqi; Islami, M. Dian; Ramadhan, Galang; Lubis, Humairah Medina Liza
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v3i2.4612

Abstract

Indikator keberhasilan dalam kemampuan pelayanan kesehatan suatu negara ditentukan berdasarkan tingkatan tinggi rendahnya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Penyebab kematian bayi dan anak terutama berat badan lahir rendah dan kelainan bawaan dihubungkan dengan status kesehatan ibu selama hamil, kekurangan gizi, kekurangan berat badan dan komplikasi kehamilan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu dalam mengenali sumber nutrisi serta mengimplementasikan metode hidroponik guna memperbaiki gizi bayi, dengan tujuan akhir penurunan angka kematian bayi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sambirejo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat dengan target sasaran ibu-ibu PKK dan ibu rumah tangga dengan metode penyuluhan tentang Nutrisi Bagi Ibu Hamil dan pelatihan hidroponik serta pemberian instalasi hidroponik ke Desa Sambirejo. Hasil yang didapatkan sebelum dan setelah penyuluhan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan ibu-ibu peserta tentang pentingnya gizi seimbang yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, metode yang digunakan adalah dengan pengisian kuesioner.Kata kunci: angka kematian bayi, edukasi, nutrisi, hidroponik, kekurangan gizi
Manifestation of Sharia-based credit in its realization fulfilling needs using a credit system Hidayatullah, Muhammad Rafli; Pratiwi, Novita Anggun
Sebelas Maret Business Review Vol 7, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smbr.v7i1.55850

Abstract

Sharia credit is the provision of money based on a loan agreement or agreement between the lender and the recipient. The recipient must return the money within the agreed timeframe in exchange for profit sharing. This article aims to analyze and explain the description of Sharia credit, distinguish Sharia credit from conventional credit, and the effectiveness of Sharia credit in Indonesia. Sharia credit is a product of Sharia-based financial institutions in which all transactions are exempt from laws violating religion's provisions. The most fundamental difference between Sharia credit and conventional credit is in the remuneration system. Established credit uses interest rates, while Sharia credit uses a profit-sharing system based on an agreement. The results of writing this article show that Sharia credit is more downto-earth than conventional credit with all the advantages possessed by Sharia credit. It does not apply an exciting system but implements a profit-sharing or mudharabah system. Through the profit-sharing system, Sharia credit is hoped to improve the economy by providing financing to those in need without violating Islamic religious rules.