Juanis, Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KAMPANYE MODERASI BERAGAMA MELALUI MEDIA SOSIAL PADA KOMUNITAS MULTIKULTURAL Juanis, Muhammad
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v6i2.4327

Abstract

Moderasi beragama yalng dimaksud adalah nilai-nilai universal seperti keadilan, kesetaraan, rasa hormat, dan keseimbangan. Pesan-pesan moderasi, terutama moderasi dalam beragama saat ini bisa dengan mudah disampaikan dengan adanya perkembangan teknologi dan informasi (sosmed). Melalui sosial media para dai bisa menyampaikan islam secara baik dan benar sesuai dengan pedoman Al Quran dan Hadis. Bentuk dari perkembangan teknologi daln informasi saat ini bisa dilihat dengan adanya media sosial seperti facebook, instagram, twitter, whatsapp, telegram, youtube, dan lain sebagainya. Melihat fakta saat ini bagaimana moderasi beragama dalam menyikapi berbagai tantangan dan problematika yang terjadi dalam kehidupan, bahkan dunia baru yang saat ini tengah hangat dibicarakan menemukan sebuah solusi yang efisien menggunakan perkembangan media sosial sebagai jawaban tantangan persoalan moderasi beragama.Metode penelitian yang digunakan adalah metode tafsir tematik dengan pendekatan analisis konseptual. Adapun cara penggunaan metode ini yaitu dengan cara mengumpulkan ayat-ayat yang stema dengan problem yang diangkat dan menganalisis sebuah ayat dalam alquran yang terkandung dalam Surah An Nahl ayat 65 dengan rinci sehingga menghasilkan hasil akhir yang soluktif bagi masalah yang sedang dihadapi.Peneliti merekomendasikan kepada agamais dan saintis terutama di bidang hadis dan sosial untuk dapat mendalami dan menambah kajian seputar moderasi dalam beragama agar dapat mengatasi problema disintegrasi antar umat beragama secara tuntas. Kata Kunci: Al-Qur’an, Moderasi Beragama, Media Sosial.
Konsep Kebebasan Beragama dan Toleransi dalam Alquran Sebagai Manifestasi dalam Menanggulangi Disintegrasi Antar Umat Beragama Juanis, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11654

Abstract

Tidak ada agama yang mengajarkan pemeluknya untuk berbuat jahat. Namun fakta di lapangan masih saja ada kekerasan yang dilakukan oleh orang yang beragama. Oleh karena itu, bukan ajaran agama yang salah, namun pemeluk agama dari masing-masing individu yang belum dapat menjalankan ajaran agamanya dengan benar. Faktor inilah yang menjadi permasalah utama terjadinya disintegrasi antar umat beragama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana konsep kebebasan beragama dan toleransi dalam Alquran sebagai manifestasi dalam menaggulangi disintegrasi antar umat beragama. Atas dasar analisis isi dari penafsiran ayat-ayat Alquran yang berhubungan dengan konsep kebebasan beragama dan toleransi dalam Alquran, maka dapat disimpulkan bahwa konsep kebebasan beragama dalam Islam telah diatur melalui Alquran yang secara tegas yang menyatakan bahwa tidak ada paksaan dalam memeluk Islam. Oleh karena itu, beriman atau tidaknya seseorang itu adalah sebuah pilihan masing-masing. Jika ia mendapat petunjuk Allah, maka seseorang itu akan beriman. Namun sebaliknya, jika tidak mendapat petunjuk, maka hidayah Allah tidak diperolehnya. Jika demikian adanya, maka bagimu agama-mu, dan bagiku agamaku. Itulah arti kebebasan dan toleransi dalam Islam. Oleh karena itu, sebagai penganut agama yang baik haruslah menjadikan suatu perbedaan agama sebagai ajang untuk saling menghargai, menghormati, dan saling membantu demi kebaikan bersama.
KAMPANYE MODERASI BERAGAMA MELALUI MEDIA SOSIAL PADA KOMUNITAS MULTIKULTURAL Juanis, Muhammad
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v6i2.4327

Abstract

Moderasi beragama yalng dimaksud adalah nilai-nilai universal seperti keadilan, kesetaraan, rasa hormat, dan keseimbangan. Pesan-pesan moderasi, terutama moderasi dalam beragama saat ini bisa dengan mudah disampaikan dengan adanya perkembangan teknologi dan informasi (sosmed). Melalui sosial media para dai bisa menyampaikan islam secara baik dan benar sesuai dengan pedoman Al Quran dan Hadis. Bentuk dari perkembangan teknologi daln informasi saat ini bisa dilihat dengan adanya media sosial seperti facebook, instagram, twitter, whatsapp, telegram, youtube, dan lain sebagainya. Melihat fakta saat ini bagaimana moderasi beragama dalam menyikapi berbagai tantangan dan problematika yang terjadi dalam kehidupan, bahkan dunia baru yang saat ini tengah hangat dibicarakan menemukan sebuah solusi yang efisien menggunakan perkembangan media sosial sebagai jawaban tantangan persoalan moderasi beragama.Metode penelitian yang digunakan adalah metode tafsir tematik dengan pendekatan analisis konseptual. Adapun cara penggunaan metode ini yaitu dengan cara mengumpulkan ayat-ayat yang stema dengan problem yang diangkat dan menganalisis sebuah ayat dalam alquran yang terkandung dalam Surah An Nahl ayat 65 dengan rinci sehingga menghasilkan hasil akhir yang soluktif bagi masalah yang sedang dihadapi.Peneliti merekomendasikan kepada agamais dan saintis terutama di bidang hadis dan sosial untuk dapat mendalami dan menambah kajian seputar moderasi dalam beragama agar dapat mengatasi problema disintegrasi antar umat beragama secara tuntas. Kata Kunci: Al-Qur’an, Moderasi Beragama, Media Sosial.