Tidak ada agama yang mengajarkan pemeluknya untuk berbuat jahat. Namun fakta di lapangan masih saja ada kekerasan yang dilakukan oleh orang yang beragama. Oleh karena itu, bukan ajaran agama yang salah, namun pemeluk agama dari masing-masing individu yang belum dapat menjalankan ajaran agamanya dengan benar. Faktor inilah yang menjadi permasalah utama terjadinya disintegrasi antar umat beragama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana konsep kebebasan beragama dan toleransi dalam Alquran sebagai manifestasi dalam menaggulangi disintegrasi antar umat beragama. Atas dasar analisis isi dari penafsiran ayat-ayat Alquran yang berhubungan dengan konsep kebebasan beragama dan toleransi dalam Alquran, maka dapat disimpulkan bahwa konsep kebebasan beragama dalam Islam telah diatur melalui Alquran yang secara tegas yang menyatakan bahwa tidak ada paksaan dalam memeluk Islam. Oleh karena itu, beriman atau tidaknya seseorang itu adalah sebuah pilihan masing-masing. Jika ia mendapat petunjuk Allah, maka seseorang itu akan beriman. Namun sebaliknya, jika tidak mendapat petunjuk, maka hidayah Allah tidak diperolehnya. Jika demikian adanya, maka bagimu agama-mu, dan bagiku agamaku. Itulah arti kebebasan dan toleransi dalam Islam. Oleh karena itu, sebagai penganut agama yang baik haruslah menjadikan suatu perbedaan agama sebagai ajang untuk saling menghargai, menghormati, dan saling membantu demi kebaikan bersama.
Copyrights © 2023