Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KAJIAN KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN CAMPURAN TEPUNG SARI SAGU SEBAGAI BAHAN TAMBAH AGREGAT HALUS Dewi Anggraeni; Jean Marzel Ngantung
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Portal Sipil
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.938 KB)

Abstract

Beton merupakan salah satu pilihan bahan konstruksi dalam hal pembangunan yang menuntutadanya peningkatan kekuatan beton pada saat ini. Didaerah Papua khususnya di Jayapuramerupakan daerah penghasil sagu tetapi pemanfaatan sagu sendiri sebagai bahan tambah padacampuran beton belumlah ada yang menggunakannya. Hal ini merupakan alasan mengapadipilihnya material tepung sari sagu sebagai bahan tambah untuk dijadikan sebagai campuran beton.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan perbadingan campuran beton normal danbeton yang menggunakan bahan tambah tepung sari sagu dan juga mendapatkan kuat tekan betonyang terbaik pada beton normal dan beton yang menggunakan bahan tambah tepung sari sagu.Metode perencanaan campuran dalam penelitian ini adalah metode DOE.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perbandingan komposisi campuran yang masuk dalamspesifikasi adalah beton normal = 1 semen : 2,44 pasir : 3,71 batupecah : 0,64 air dan beton denganbahan tambah tepung sari sagu 10% = 1 semen : 1,88 pasir : 3,71 batupecah : 0,65 tepung sari sagu :0,64 air dan hasil pengujian kuat tekan dengan penambahan tepung sari sagu 10% memiliki nilaikuat tekan rata-rata paling tinggi sebesar 21,12 Mpa dan masuk dalam mutu beton yang disyaratkanyaitu mutu beton K225 sedangkan untuk penambahan 13% dan 15% yang mempunyai kuat tekanrata-rata sebesar 17,20 Mpa dan 16,33 Mpa mengalami penurunan dan tidak masuk dalam mutubeton yang disyaratkan. Dengan demikian 10% adalah nilai maksimum untuk penambahan bahantambah tepung sari sagu.
SISTIM NOKEN DAN PERSEPSI MASYARAKAT SUKU DANI DI KABUPATEN PUNCAK JAYA TENTANG PEMILIHAN UMUM Tabuni, Jery; Ngantung, Jean Marzel
SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 16 No. 2 (2023): SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat di daerah pedalaman mengenai sistem noken yang selama ini digunakan oleh beberapa pasangan calon, baik dalam pilkada maupun pilpres. Bagaimana respon masyarakat terhadap sistem noken yang telah diterapkan di daerah tertentu selama ini? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, karena metode kualitatif lebih menekankan pada pengamatan fenomena dan lebih banyak meneliti substansi makna dari fenomena tersebut. Analisis dan ketajaman penelitian kualitatif sangat dipengaruhi oleh kekuatan kata-kata dan kalimat yang digunakan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Jumlah informan yang diperoleh dengan menggunakan metode snowball sebanyak 85 informan dari berbagai distrik di Kabupaten Puncak Jaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pemungutan suara berdasarkan sistem noken tidak hanya dilihat secara kontekstual, tetapi juga secara substantif, karena bagaimanapun suara warga negara lain juga harus terwakili. Di sisi lain, sistem noken yang dikonotasikan dengan sistem ikat, tidak sepenuhnya benar. Karena substansi dari sistem ikat itu berbeda-beda antara satu suku dengan suku lainnya.
PERSPEKTIF MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KABUPATEN NABIRE Ngantung, Jean Marzel; Fimbay B., A. Jumat; Tabuni, Jery
SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 16 No. 2 (2023): SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1). Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Nabire Kabupaten Nabire. (2). Perspektif Masyarakat Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Nabire Kabupaten Nabire. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif (Qualitative Approach) untuk mendeskripsikan masalah dan memfokuskan penelitian. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Nabire, dimana penelitian ini memakan waktu selama 3 bulan yaitu bulan Oktober sampai dengan Desember 2023. Metode pengumpulan informan dilakukan dengan menggunakan metode Snowball sehingga diperoleh informan yang mewakili berbagai strata sosial masyarakat di beberapa daerah. kecamatan di Kabupaten Nabire. Penelitian ini menggunakan metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi (prinsip triangulasi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1). Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Nabire masih lebih rendah jika dibandingkan dengan beberapa kabupaten tertinggi lainnya di Provinsi Papua seperti Kabupaten Jayapura, Biak Numfor, Mimika dan Merauke, sehingga rata-rata IPM Kabupaten Nabire mempunyai angka paling rendah, jika dibandingkan dengan Kabupaten Nabire. beberapa kabupaten yaitu hanya 67,85. (2). Pandangan masyarakat terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Nabire masih rendah, jika melihat Angka Harapan Hidup (AHH), Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) dan tingkat pengeluaran per kapita di Kabupaten Nabire
KAJIAN POLITIK PRAGMATIS MASYARAKAT PADA PILKADA DI KABUPATEN NABIRE PROVINSI PAPUA TENGAH Fimbay, A. Jumat; Tabuni, Jery; Ngantung, Jean Marzel
SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 17 No. 1 (2024): SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pragmatik politik masyarakat pada Pilkada Kabupaten Nabire. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan masalah dan fokus penelitian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Lokasi penelitian dilakukan di Kabupaten Nabire karena merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di Kabupaten Nabire, dan menjadi barometer dalam setiap kegiatan pemilihan kepala daerah. Metode pengumpulan informan dilakukan dengan metode Snowball untuk mendapatkan informan dan juga key informan. Penelitian ini menggunakan metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi (prinsip triangulasi). untuk mengumpulkan data. Sesuai dengan pendekatan penelitian ini, analisis yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif. Teknik analisis kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data menurut model pasak, yaitu mencoba membandingkan apa yang terjadi dengan apa yang ditargetkan atau diharapkan terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat di Kabupaten Nabire lebih memandang pasangan calon berdasarkan popularitas atau tingginya elektabilitas pasangan calon, dibandingkan melihat visi, misi atau program yang ditawarkan partai politik. Masyarakat saat ini semakin melihat hal-hal di luar itu, termasuk lebih melihat pilihan kebijakan dan kinerja pasangan calon serta pemerintah dalam menentukan pilihan politiknya
CONSTRUCTION OF LOCAL TAX POLICY THROUGH THE LENS OF AUTONOMY AND FISCAL SELF-RELIANCE: A STUDY OF CENTRAL PAPUA PROVINCE Johanis M. Ramandey , Johanis M.; Suripatty , Petrus I.; Waroy , Victor Petrus; Wijayatiningsih , Hana Prihatini; Liborang, Hans F.; Latif, Syukriyanto; Tunjanan , Letarius; ., Suryadi; Mangambe, Petrus; Praestuti , Camelia; Angwarmas , Koernelis; Ngantung , Jean Marzel; Tabuni , Yerry L.; Bogar, Deby S.; Dharsono, Wardhana W.
International Journal of Engagement and Empowerment (IJE2) Vol. 5 No. 1 (2025): International Journal of Engagement and Empowerment
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ije2.v5i1.206

Abstract

This community service initiative represents the implementation of the Tri Dharma of Higher Education, specifically in the domain of community service, through a collaborative partnership between the Center for Government Management and Policy Studies at Satya Wiyata Mandala University (USWIM) and the Government of Central Papua Province. The collaboration was established with the primary objective of supporting regional capacity development through academic mentorship. The activity was strategically focused on developing the Academic Paper for the Draft Regional Regulation (Raperda) on Local Taxes and Retribution for Central Papua Province. As a newly formed autonomous region, Central Papua Province requires a comprehensive legal foundation to optimize Local Original Revenue (PAD) in accordance with Law Number 1 of 2022 concerning Financial Relations between the Central Government and Regional Governments. Through this collaborative endeavor, USWIM provides academic contributions in the form of in-depth studies, comprehensive analysis, and technical support in the process of drafting regional regulations, directly supporting efforts to enhance governmental governance and fiscal independence in Central Papua Province
UPAYA PEMERINTAH DALAM MENGATASI PERMASALAHAN PENGANGGURAN DI KABUPATEN NABIRE PROVINSI PAPUA TENGAH Ngantung, Jean Marzel; Fimbay B, A Jumat; Tabuni, Yerry Lukas
SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 17 No. 2 (2024): SKETSA : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran terkait upaya pemerintah dalam mengatasi permasalahan pengangguran di Kabupaten Nabire. Hasil kajian menunjukkan bahwa: Kebijakan pemerintah Kabupaten Nabire dalam mengatasi pengangguran di Kabupaten Nabire dapat dilakukan melalui beberapa bentuk yaitu 1) tersedianya informasi melalui media terkait lapangan pekerjaan; 2) terciptanya pelatihan kerja bagi pengangguran; 3) pengawasan terkait peningkatan mutu pendidikan dan semangat kewirausahaan; Adapun saran yang dapat diberikan oleh peneliti yaitu Pemerintah Kabupaten Nabire perlu serius dalam mengatasi permasalahan pengangguran di Kabupaten Nabire dengan mempersiapkan upaya, strategi dan langkah konkrit mengatasi permasalahan pengangguran. Pemerintah Kabupaten Nabire mampu berkolaborasi dengan perusahaan, lembaga pendidikan dan/atau lembaga pelatihan dalam menciptakan lapangan pekerjaan sehingga mampu menekan angka pengangguran di Kabupaten Nabire.
Regional Head Role in Effective Development: Qualitative Study in Nabire, Central Papua Ngantung, Jean Marzel; Tabuni, Yerri Lukas
Jurnal Studi Pemerintahan dan Akuntabilitas Vol 5 No 2 (2026): Januari
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jastaka.v5i2.5663

Abstract

Purpose: This study examines the role of regional heads in improving development effectiveness in Nabire District, Nabire Regency, Central Papua Province. It analyzes the gap between formal leadership authority and real development outcomes during the region’s transition into the new provincial structure. Research methodology: A descriptive qualitative approach was used with purposeful and snowball sampling. Data were collected from 60 informants—including coastal and highland indigenous Papuans, migrants, and religious leaders—through interviews, observation, and documentation. Analysis followed Miles and Huberman’s interactive model. Results: The findings show that regional heads significantly shape development effectiveness through strategic infrastructure interventions that strengthen socio-economic conditions. Improvements in the Human Development Index (HDI) during the 2021–2026 leadership period include increases in life expectancy, expected years of schooling, and mean years of schooling. These outcomes were driven by decisive leadership, strong agency coordination, and community participation. Key achievements include Kalibobo Market revitalization, road rehabilitation, and enhanced urban planning. Conclusions: Proactive and innovative leadership, supported by strong political will, is crucial for realizing the “Safe, Independent, and Prosperous Nabire” vision. However, challenges remain in economic performance, data accuracy, and sustainability of community empowerment programs. Limitation: The single-district scope limits broader generalization, the short observation period restricts long-term assessment, and statistical discrepancies require careful interpretation. Contribution: This study provides empirical evidence linking leadership roles to HDI improvement, highlights the impact of leadership transition, and offers practical insights for governance in the new Central Papua Province.