Putu Esha Indhu Bhaskara
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Materi Sejarah Berbasis Kearifan Lokal Pada Mata Pelajaran IPS: Analysis of Historical Material Based on Local Wisdom In Social Sciences Subjects Putu Esha Indhu Bhaskara
Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/nirwasita.v5i2.4084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi kearifan lokal dalam materi sejarah pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah menengah pertama (SMP). Kearifan lokal, yang meliputi pengetahuan dan praktik budaya yang diwariskan secara turun-temurun, berpotensi memperkaya pengalaman belajar siswa dengan mengaitkan materi sejarah dengan konteks lokal yang relevan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang melibatkan wawancara dengan guru-guru IPS, observasi proses pembelajaran, dan analisis terhadap buku teks serta dokumen kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kesadaran tentang pentingnya kearifan lokal, materi sejarah di sekolah-sekolah masih didominasi oleh sejarah nasional dan global. Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran sejarah dilakukan secara sporadis dan sangat bergantung pada inisiatif guru. Temuan ini juga mengungkapkan bahwa siswa menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi terhadap materi yang berkaitan dengan sejarah lokal, yang meningkatkan pemahaman mereka tentang identitas budaya. Namun, terdapat tantangan dalam hal keterbatasan bahan ajar dan waktu pembelajaran yang menghambat implementasi yang lebih luas. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan bahan ajar yang berbasis kearifan lokal, pelatihan guru, serta revisi kurikulum untuk meningkatkan integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran sejarah IPS.
Pendidikan IPS Era Metamodernisme: Social Studies Education in the Era of Metamodernism Putu Esha Indhu Bhaskara
Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2025): Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/nirwasita.v6i1.4580

Abstract

Metamodernisme merupakan respon terhadap dikotomi modernisme dan postmodernisme, yang menggabungkan aspek rasionalitas, skeptisisme, serta emosi dan nilai-nilai subjektif secara dinamis dan berkelanjutan. Memahami metamodernisme dalam Pendidikan IPS menjadi urgensi akademik dalam menjawab tantangan kontemporer. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis korelasi antara Metamodernisme dengan Pendidikan IPS dan menganalisis keterampilan yang perlu diajarkan dalam pembelajaran IPS era Metamodernisme. Penelitian ini berparadigma kualitatif dengan metode kepustakaan. Teknik pengumpulan data dengan mengumpulkan buku, artikel, dan jurnal. Hasil penelitian menunjukan korelasi utama antara Metamodernisme dan Pendidikan IPS meliputi fleksibilitas pembelajaran, integrasi nilai-nilai modernisme dan postmodernisme, literasi geografis dan kesadaran lingkungan, inovasi pengajaran, penerapan paradigma inkuiri-reflektif. Kemudian keterampilan yang perlu diajarkan dalam pembelajaran IPS era Metamodernisme yaitu berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreativitas dan inovasi, komunikasi efektif, kolaborasi, literasi TI, keterampilan sosial dan tanggung jawab, pemikiran sistemik adaptabilitas dan fleksibilitas. Melalui hal tersebut, diharapkan Pendidikan IPS mampu menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan adaptif dan relevan dengan tantangan era Metamodernisme.