Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Akhlak Mahmudah Perspective of Ibn Miskawaih Arroisi , Jarman; Ussisa ‘alat Taqwa; Ahmad Farhan Nasution
Jurnal Spiritual Healing Vol 5 No 1 (2024): Spiritual Healing: Jurnal Tasawuf dan Psikoterapi
Publisher : Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/sh.v5i1.19263

Abstract

The moral of Mahmudah is an important point in the tradition of Islamic thought that has been explained in depth by the Islamic philosopher Ibn Miskawaih. According to him, mahmudah morality refers to the noble and noble qualities that individuals strive for to achieve happiness and peace in life in this world and the hereafter. This study analyzes good behavior in Islamic psychology from the point of view of Ibn Miskawaih. In this study, the author used Library Research and used descriptive methods of analysis to understand Ibn Miskawaih's views on good behavior. According to Islamic psychology, individual behavior is influenced by mental and psychological aspects. Analysis of behavioral treatment in Islamic psychology shows that the concept of mahmudah morality plays an important role in shaping human behavior. The results of Ibn Miskawaih's Akhlak mahmudah are divided into several points: First, Encourage humans to behave well, Second, establish good relationships with humans, and Third, Build strong character through good character can help individuals overcome the challenges of daily life and Fourth, maintain balance in various aspects of life.
"Konsep Dzikir Perspektif Ahmad Khatib Sambas dan Relevansinya Terhadap Resiliensi Diri di Era Modern" Nur Hadi Ihsan; Ahmad Farhan Nasution
Ulul Albab: Journal Da`wah and Social Religiosity Vol. 3 No. 2 (2025): Ulul Albab: Journal Da`wah and Social Religiosity
Publisher : P3M STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri Lombok Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69943/x4p4gd38

Abstract

Konsep dzikir menurut Ahmad Khatib Sambas, seorang ulama besar asal Kalimantan, memiliki peranan signifikan dalam penguatan spiritualitas dan pembentukan karakter pribadi yang resilien. Dzikir dalam ajarannya tidak hanya dipahami sebagai ritual keagamaan, melainkan sebagai sarana untuk mencapai ketenangan batin, kekuatan mental, dan kedekatan dengan Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman dzikir menurut Ahmad Khatib Sambas serta menganalisis kontribusinya dalam meningkatkan resiliensi diri seseorang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengungkap bahwa praktik dzikir yang dilakukan secara konsisten dan tulus mampu memberikan kedamaian spiritual serta dorongan mental yang kuat. Temuan menunjukkan bahwa dzikir menjadi alat efektif dalam membantu individu menghadapi tantangan hidup, mengembangkan ketahanan psikologis, serta membentuk karakter yang tegar dan penuh harapan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa dzikir menurut Ahmad Khatib Sambas merupakan sarana penting dalam membangun pribadi yang resilien dan spiritual.