L.R. Pangaribuan
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TIPE PAIR CHECK TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA C.G. Siburian; L.R. Pangaribuan; A.S. Situmorang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 12 No 2 (2023): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v12i2.2731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran Pair Check efektif terhadap kemampuan literasi matematika pada materi SPLDV kelas VIII SMP Negeri 26 Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 26 Medan yang terdiri dari 10 kelas. Dari populasi tersebut, yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A dengan jumlah total 30 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes dan observasi. Berdasarkan hasil persentase ketuntasan secara klasikal pada kemampuan literasi matematika mencapai 87,9% (Tuntas) dan berdasarkan analisis deskriptif kesesuaian tingkat pembelajaran Pair Check dapat dilihat dari lembar observasi aktivitas belajar siswa diperoleh hasil rata-rata 4 (aktif). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran aktif tipe Pair Check efektif terhadap kemampuan literasi matematika siswa.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI BARISAN DAN DERET BERDASARKAN TEORI NEWMAN T.L. Situmorang; L.R. Pangaribuan; A.S. Situmorang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 12 No 2 (2023): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v12i2.2740

Abstract

Identifikasi latar belakang masalah dari penelitian ini adalah masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal tentang barisan dan deret menggunakan teori Newman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipe kesalahan siswa kelas VII SMP Mulia Pratama Medan dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi barisan dan deret berdasarkan metode analisis kesalahan Newman. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan tes. Penelitian ini yang melibatkan seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 54 siswa. Hasil yang diperoleh pada soal nomor 1, kesalahan membaca sebesar 0,00%, kesalahan memahami 0,00%, kesalahan tranformasi 0,00%, kesalahan keterampilan proses 5,56% dan kesalahan penulisan jawaban 9,26%. Pada soal nomor 2 kesalahan membaca 0,00%, kesalahan memahami 1,85%, kesalahan transformasi 1,85%, kesalahan keterampilan proses 5,56%, kesalahan penulisan jawaban akhir 13,11%. Pada soal nomor 3, kesalahan membaca 0,00%, kesalahan memahami 16,67%, kesalahan transformasi 57,42%, kesalahan keterampilan proses 50,00%, kesalahan penulisan jawaban akhir 40,74%. Pada soal nomor 4, kesalahan membaca 0,00%, kesalahan memahami 42,59%, kesalahan transformasi 33.33%, kesalahan keterampilan proses 44,44%, kesalahan penulisan jawaban akhir 38,89%. Pada soal nomor 5, kesalahan membaca 0,00%, kesalahan memahami 59,26%, kesalahan transformasi 75,93%, kesalahan keterampilan proses 79,63%, kesalahan penulisan jawaban akhir 73,07%. Hal ini menunjukan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa sangat beragam, pada soal yang tergolong mudah, sebagaian besar hanya melakukan penulisan jawaban akhir, sedangkan pada soal yang tergolong sulit, sebagian besar siswa melakukan kesalahan keterampilan proses. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa masih cukup banyak siswa kelas VII SMP Mulia Pratama Medan yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal cerita pada materi barisan dan deret
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN NOVICK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA T.K. Nababan; A.S. Situmorang; L.R. Pangaribuan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 13 No 1 (2024): April, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v13i1.3379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Novick efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi operasi bentuk aljabar kelas VII di SMP Negeri 1 Siborongborong. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan bersifat eksperimen semu. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Siborongborong yang berjumlah 8 kelas. Dalam populasi sampel tersebut, penelitian ini adalah Kelas VII-5 yang berjumlah 30 siswa. Alat yang digunakan adalah observasi dan tes uraian yaitu untuk kemampuan pemecahan masalah siswa dengan jumlah soal sebanyak 8 soal yang valid dan reliabel. Berdasarkan persentase ketuntasan secara klasikal kemampuan pemecahan masalah mencapai 86,6 (tuntas). Berdasarkan analisis deskriptif tingkat kesesuaian belajar Novick, terlihat dari tabel observasi aktivitas belajar siswa rata-rata skornya adalah 3,77 (aktif). Oleh karena itu, model pembelajaran Novick efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Kata kunci: Efektivitas; Model Pembelajaran Novick; Kemampuan Pemecahan Masalah
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS PADA MATERI TRIGONOMETRI H. Silitonga; A.J.B. Hutauruk; L.R. Pangaribuan; T. Naibaho
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v13i2.4073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa pada soal HOTS pada materi trigonometri di kelas X SMA Swasta Free Methodist-1 Medan, untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis pada soal HOTS di materi trigonometri kelas X SMA Swasta Free Methodist-1 Medan, untuk mengetahui hubungan kemampuan berpikir kritis dengan koneksi matematis di materi trigonometri kelas X SMA Free Methodist-1 Medan dan untuk mengetahui berapa besar hubungan berpikir ktitis, koneksi matematis, dan kemampuan menyelesaikan soal HOTS pada materi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional dengan instrumen berbentuk uraian. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Swasta Free Methodist-1 Medan yang terdiri dari 5 kelas. Dari populasi tersebut yang menjadi sampel dalam penelitian ialah siswa kelas X-B dan X-C. Analisis data menggunakan uji prasyarat data post-test menyatakan data berdistribusi normal, selanjutnya menggunakan uji-t melihat hubungan signifikan dan kemudian menggunakan uji statistik korelasi sederhana. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa data berdistribusi normal antara kemampuan berpikir kritis dan koneksi matematis dengan menggunakan post-test dengan hasil normalitas post-test normalitas kemampuan berpikir kritis sebesar 0,1133 dan hasil normalitas post-test kemampuan koneksi matematis 0,1129 dan ada hubungan kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi trigonometri. Besar hubungan kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS adalah sebesar 30,58%. Ada hubungan kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi trigonometri. Besar hubungan kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS adalah sebesar 22,18%. Ada hubungan kemampuan berpikir kritis dan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi trigonometri. Besar hubungan kemampuan berpikir kritis dan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS adalah sebesar 38,1%. Dan untuk per-indikator kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS dalam kategori baik, serta untuk per-indikator kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS dalam kategori baik.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TIPE PAIR CHECK TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA C.G. Siburian; L.R. Pangaribuan; A.S. Situmorang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v12i2.2731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran Pair Check efektif terhadap kemampuan literasi matematika pada materi SPLDV kelas VIII SMP Negeri 26 Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 26 Medan yang terdiri dari 10 kelas. Dari populasi tersebut, yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A dengan jumlah total 30 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes dan observasi. Berdasarkan hasil persentase ketuntasan secara klasikal pada kemampuan literasi matematika mencapai 87,9% (Tuntas) dan berdasarkan analisis deskriptif kesesuaian tingkat pembelajaran Pair Check dapat dilihat dari lembar observasi aktivitas belajar siswa diperoleh hasil rata-rata 4 (aktif). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran aktif tipe Pair Check efektif terhadap kemampuan literasi matematika siswa.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI BARISAN DAN DERET BERDASARKAN TEORI NEWMAN T.L. Situmorang; L.R. Pangaribuan; A.S. Situmorang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol. 12 No. 2 (2023): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v12i2.2740

Abstract

Identifikasi latar belakang masalah dari penelitian ini adalah masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal tentang barisan dan deret menggunakan teori Newman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipe kesalahan siswa kelas VII SMP Mulia Pratama Medan dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi barisan dan deret berdasarkan metode analisis kesalahan Newman. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan tes. Penelitian ini yang melibatkan seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 54 siswa. Hasil yang diperoleh pada soal nomor 1, kesalahan membaca sebesar 0,00%, kesalahan memahami 0,00%, kesalahan tranformasi 0,00%, kesalahan keterampilan proses 5,56% dan kesalahan penulisan jawaban 9,26%. Pada soal nomor 2 kesalahan membaca 0,00%, kesalahan memahami 1,85%, kesalahan transformasi 1,85%, kesalahan keterampilan proses 5,56%, kesalahan penulisan jawaban akhir 13,11%. Pada soal nomor 3, kesalahan membaca 0,00%, kesalahan memahami 16,67%, kesalahan transformasi 57,42%, kesalahan keterampilan proses 50,00%, kesalahan penulisan jawaban akhir 40,74%. Pada soal nomor 4, kesalahan membaca 0,00%, kesalahan memahami 42,59%, kesalahan transformasi 33.33%, kesalahan keterampilan proses 44,44%, kesalahan penulisan jawaban akhir 38,89%. Pada soal nomor 5, kesalahan membaca 0,00%, kesalahan memahami 59,26%, kesalahan transformasi 75,93%, kesalahan keterampilan proses 79,63%, kesalahan penulisan jawaban akhir 73,07%. Hal ini menunjukan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa sangat beragam, pada soal yang tergolong mudah, sebagaian besar hanya melakukan penulisan jawaban akhir, sedangkan pada soal yang tergolong sulit, sebagian besar siswa melakukan kesalahan keterampilan proses. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa masih cukup banyak siswa kelas VII SMP Mulia Pratama Medan yang melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal cerita pada materi barisan dan deret
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN NOVICK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA T.K. Nababan; A.S. Situmorang; L.R. Pangaribuan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol. 13 No. 1 (2024): April, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v13i1.3379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Novick efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi operasi bentuk aljabar kelas VII di SMP Negeri 1 Siborongborong. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan bersifat eksperimen semu. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Siborongborong yang berjumlah 8 kelas. Dalam populasi sampel tersebut, penelitian ini adalah Kelas VII-5 yang berjumlah 30 siswa. Alat yang digunakan adalah observasi dan tes uraian yaitu untuk kemampuan pemecahan masalah siswa dengan jumlah soal sebanyak 8 soal yang valid dan reliabel. Berdasarkan persentase ketuntasan secara klasikal kemampuan pemecahan masalah mencapai 86,6 (tuntas). Berdasarkan analisis deskriptif tingkat kesesuaian belajar Novick, terlihat dari tabel observasi aktivitas belajar siswa rata-rata skornya adalah 3,77 (aktif). Oleh karena itu, model pembelajaran Novick efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Kata kunci: Efektivitas; Model Pembelajaran Novick; Kemampuan Pemecahan Masalah
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS PADA MATERI TRIGONOMETRI H. Silitonga; A.J.B. Hutauruk; L.R. Pangaribuan; T. Naibaho
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v13i2.4073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa pada soal HOTS pada materi trigonometri di kelas X SMA Swasta Free Methodist-1 Medan, untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis pada soal HOTS di materi trigonometri kelas X SMA Swasta Free Methodist-1 Medan, untuk mengetahui hubungan kemampuan berpikir kritis dengan koneksi matematis di materi trigonometri kelas X SMA Free Methodist-1 Medan dan untuk mengetahui berapa besar hubungan berpikir ktitis, koneksi matematis, dan kemampuan menyelesaikan soal HOTS pada materi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional dengan instrumen berbentuk uraian. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Swasta Free Methodist-1 Medan yang terdiri dari 5 kelas. Dari populasi tersebut yang menjadi sampel dalam penelitian ialah siswa kelas X-B dan X-C. Analisis data menggunakan uji prasyarat data post-test menyatakan data berdistribusi normal, selanjutnya menggunakan uji-t melihat hubungan signifikan dan kemudian menggunakan uji statistik korelasi sederhana. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa data berdistribusi normal antara kemampuan berpikir kritis dan koneksi matematis dengan menggunakan post-test dengan hasil normalitas post-test normalitas kemampuan berpikir kritis sebesar 0,1133 dan hasil normalitas post-test kemampuan koneksi matematis 0,1129 dan ada hubungan kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi trigonometri. Besar hubungan kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS adalah sebesar 30,58%. Ada hubungan kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi trigonometri. Besar hubungan kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS adalah sebesar 22,18%. Ada hubungan kemampuan berpikir kritis dan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi trigonometri. Besar hubungan kemampuan berpikir kritis dan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS adalah sebesar 38,1%. Dan untuk per-indikator kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS dalam kategori baik, serta untuk per-indikator kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS dalam kategori baik.