T. Naibaho
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

GAME EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA D.O.R.Tinambunan; T. Naibaho; R.M. Simanjuntak
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v13i2.3400

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Game Education terhadap kemampuan pemahaman matematis peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Satu Atap Patumbak. Jenis penelitian ini adalah Quasi Ekperimental dengan bentuk Nonequivalent Control Group Desain , dengan populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Satu Atap Patumbak . Dengan teknik simple random sampling, diperoleh sampel penelitian kelas eksperimen (VIII-C). Instrumen yang digunakan adalah tes post-test berbentuk uraian yang telah dilakukan uji validitas instrumen serta lembar observasi keterampilan peserta didik. Setelah dilakukan perlakuan yang berbeda, diperoleh nilai rata-rata post-test kelas eksperimen 75,23 dengan standar deviasi 12,93. Hasil uji prasyarat data post-test menyatakan sampel terdistribusi normal. Selanjutnya dilakukan analisis regresi dengan α = 0,05. Dari uji tersebut dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran Game Education terhadap kemampuan pemahaman matematis peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Satu Atap Patumbak. Selama pembelajaran di kelas eksperimen, dilakukan observasi pemahaman matematis peserta didik dan diperoleh nilai akhir 93,00 dengan kategori penilaian sangat aktif. Dan untuk observasi keterampilan mengajar guru, dengan menggunakan model pembelajaran Game Education diperoleh nilai akhir 85,29 dengan kategori sangat baik.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS PADA MATERI TRIGONOMETRI H. Silitonga; A.J.B. Hutauruk; L.R. Pangaribuan; T. Naibaho
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 13 No 2 (2024): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v13i2.4073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa pada soal HOTS pada materi trigonometri di kelas X SMA Swasta Free Methodist-1 Medan, untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis pada soal HOTS di materi trigonometri kelas X SMA Swasta Free Methodist-1 Medan, untuk mengetahui hubungan kemampuan berpikir kritis dengan koneksi matematis di materi trigonometri kelas X SMA Free Methodist-1 Medan dan untuk mengetahui berapa besar hubungan berpikir ktitis, koneksi matematis, dan kemampuan menyelesaikan soal HOTS pada materi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional dengan instrumen berbentuk uraian. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Swasta Free Methodist-1 Medan yang terdiri dari 5 kelas. Dari populasi tersebut yang menjadi sampel dalam penelitian ialah siswa kelas X-B dan X-C. Analisis data menggunakan uji prasyarat data post-test menyatakan data berdistribusi normal, selanjutnya menggunakan uji-t melihat hubungan signifikan dan kemudian menggunakan uji statistik korelasi sederhana. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa data berdistribusi normal antara kemampuan berpikir kritis dan koneksi matematis dengan menggunakan post-test dengan hasil normalitas post-test normalitas kemampuan berpikir kritis sebesar 0,1133 dan hasil normalitas post-test kemampuan koneksi matematis 0,1129 dan ada hubungan kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi trigonometri. Besar hubungan kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS adalah sebesar 30,58%. Ada hubungan kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi trigonometri. Besar hubungan kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS adalah sebesar 22,18%. Ada hubungan kemampuan berpikir kritis dan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi trigonometri. Besar hubungan kemampuan berpikir kritis dan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS adalah sebesar 38,1%. Dan untuk per-indikator kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS dalam kategori baik, serta untuk per-indikator kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS dalam kategori baik.
GAME EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA D.O.R.Tinambunan; T. Naibaho; R.M. Simanjuntak
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v13i2.3400

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Game Education terhadap kemampuan pemahaman matematis peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Satu Atap Patumbak. Jenis penelitian ini adalah Quasi Ekperimental dengan bentuk Nonequivalent Control Group Desain , dengan populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Satu Atap Patumbak . Dengan teknik simple random sampling, diperoleh sampel penelitian kelas eksperimen (VIII-C). Instrumen yang digunakan adalah tes post-test berbentuk uraian yang telah dilakukan uji validitas instrumen serta lembar observasi keterampilan peserta didik. Setelah dilakukan perlakuan yang berbeda, diperoleh nilai rata-rata post-test kelas eksperimen 75,23 dengan standar deviasi 12,93. Hasil uji prasyarat data post-test menyatakan sampel terdistribusi normal. Selanjutnya dilakukan analisis regresi dengan α = 0,05. Dari uji tersebut dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran Game Education terhadap kemampuan pemahaman matematis peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Satu Atap Patumbak. Selama pembelajaran di kelas eksperimen, dilakukan observasi pemahaman matematis peserta didik dan diperoleh nilai akhir 93,00 dengan kategori penilaian sangat aktif. Dan untuk observasi keterampilan mengajar guru, dengan menggunakan model pembelajaran Game Education diperoleh nilai akhir 85,29 dengan kategori sangat baik.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS PADA MATERI TRIGONOMETRI H. Silitonga; A.J.B. Hutauruk; L.R. Pangaribuan; T. Naibaho
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol. 13 No. 2 (2024): Oktober, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppmi.v13i2.4073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa pada soal HOTS pada materi trigonometri di kelas X SMA Swasta Free Methodist-1 Medan, untuk mengetahui kemampuan koneksi matematis pada soal HOTS di materi trigonometri kelas X SMA Swasta Free Methodist-1 Medan, untuk mengetahui hubungan kemampuan berpikir kritis dengan koneksi matematis di materi trigonometri kelas X SMA Free Methodist-1 Medan dan untuk mengetahui berapa besar hubungan berpikir ktitis, koneksi matematis, dan kemampuan menyelesaikan soal HOTS pada materi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional dengan instrumen berbentuk uraian. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Swasta Free Methodist-1 Medan yang terdiri dari 5 kelas. Dari populasi tersebut yang menjadi sampel dalam penelitian ialah siswa kelas X-B dan X-C. Analisis data menggunakan uji prasyarat data post-test menyatakan data berdistribusi normal, selanjutnya menggunakan uji-t melihat hubungan signifikan dan kemudian menggunakan uji statistik korelasi sederhana. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa data berdistribusi normal antara kemampuan berpikir kritis dan koneksi matematis dengan menggunakan post-test dengan hasil normalitas post-test normalitas kemampuan berpikir kritis sebesar 0,1133 dan hasil normalitas post-test kemampuan koneksi matematis 0,1129 dan ada hubungan kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi trigonometri. Besar hubungan kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS adalah sebesar 30,58%. Ada hubungan kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi trigonometri. Besar hubungan kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS adalah sebesar 22,18%. Ada hubungan kemampuan berpikir kritis dan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi trigonometri. Besar hubungan kemampuan berpikir kritis dan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS adalah sebesar 38,1%. Dan untuk per-indikator kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS dalam kategori baik, serta untuk per-indikator kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS dalam kategori baik.