Fadriansyah Fachril
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENERIMAAN DAN PENGENDALIAN INTERNAL KAS PADA BAGIAN ASURANSI Rahmad Gesah Mukti Prabowo; Fadriansyah Fachril; Stevanus D. G.V
JAT : Journal Of Accounting and Tax Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jat.v1i1.597

Abstract

AbstractThis research was conducted to find out how the acceptance of regional levies collectedby the Tulungagung Department of Transportation and its contribution to theTulungagung Regional Original Revenue. The type of research used is descriptivequantitative research. Data collection methods used are interviews, documentation andliterature review. During 2019 to 2021, the effectiveness of receiving parking fees onpublic roads and testing fees for motorized vehicles has been very effective. Slightlydifferent from the route permit retribution in 2019 it can only be said to be effective, butin 2020 and 2021 it has been classified as very effective. The contribution of publicroadside parking fees, motor vehicle testing fees and route permit fees during 2019 to2021 is very less contributing to the Tulungagung Regional Original Revenue. Thetrend in the realization of the acceptance of Parking Retribution on the Edge of PublicRoads in the first semester of 2022 is Rp4,384,508,800, the Motor Vehicle Testing levyis Rp1,701,061,000 and route permits are Rp210,133. The trend may be higher or lowerin reality. This is due to changes in levy rates, socio-economic conditions and so on. AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerimaan retribusidaerah yang dipungut oleh Dinas Perhubungan Tulungagung danKontribusinya pada Pendapatan Asli Daerah Tulungagung. Jenis penelitianyaitu penelitian deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang denganwawancara, dokumentasi dan tinjauan pustaka. Selama tahun 2019 sampai2021 efektivitas penerimaan retribusi parkir di tepi jalan umum dan retribusipengujian kendaraan bermotor sudah sangat efektif. Berbeda dengan retribusiizin trayek pada tahun 2019 hanya bisa dikatakan efektif, akan tetapi padatahun 2020 dan 2021 sudah tergolong sangat efektif. Kontribusi retribusi parkirditepi jalan umum, retribusi pengujian kendaraan bermotor dan retribusi izintrayek selama tahun 2019 sampai 2021 sangat kurang berkontribusi terhadapPendapatan Asli Daerah Tulungagung. Trend realisasi penerimaan RetribusiParkir di Tepi Jalan Umum pada 2022 semester pertama sejumlahRp4.384.508.800, retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor sebesarRp1.701.061.000 dan Izin trayek sebesar Rp210.133. Trend tersebut mungkinbisa lebih tinggi ataupun rendah pada kenyataannya. Hal tersebut dikarenakanperubahan tarif retribusi, kondisi sosial ekonomi dan sebagainya.
Brand Image, Kualitas Layanan, dan Kepuasan Pelanggan: Kunci Loyalitas Masyarakat dalam Layanan Publik Fadriansyah Fachril
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 7 No. 4 (2024): Agustus - Oktober
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v7i4.1433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis pengaruh brand image, kualitas layanan, dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan dalam konteks layanan publik, dengan studi kasus pada Dinas Perhubungan Kota Makassar. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan metode survei terhadap 100 responden yang merupakan pengguna aktif layanan dinas tersebut. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu brand image, kualitas layanan, dan kepuasan pelanggan, berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, baik secara parsial maupun simultan. Kepuasan pelanggan tercatat sebagai variabel yang paling dominan memengaruhi loyalitas. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,612 menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 61,2% variasi loyalitas pelanggan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pemasaran layanan dalam meningkatkan kepercayaan dan keterikatan masyarakat terhadap institusi layanan publik. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan citra institusi, perbaikan mutu pelayanan, serta penguatan pengalaman pelanggan sebagai fondasi loyalitas jangka panjang.
Loyalitas Konsumen dalam Perspektif Nilai Konsumsi Berkelanjutan: Studi pada Starbucks Indonesia Fadriansyah Fachril
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 8 No. 1 (2025): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v8i1.1438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai fungsional, nilai sosial, nilai emosional, dan nilai lingkungan terhadap loyalitas pembelian konsumen Starbucks di Kota Makassar. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat dimensi nilai konsumsi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pembelian, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,638. Secara parsial, semua variabel bebas menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, di mana nilai emosional tercatat sebagai dimensi yang paling dominan. Temuan ini menguatkan Theory of Consumption Value yang menyatakan bahwa keputusan pembelian tidak hanya ditentukan oleh pertimbangan rasional, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor afektif, sosial, dan lingkungan. Starbucks dinilai berhasil membangun loyalitas melalui kombinasi nilai-nilai tersebut, yang relevan dengan preferensi konsumen masa kini. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan strategi pemasaran berbasis nilai serta kontribusi teoritis dalam memperluas kajian loyalitas konsumen di sektor jasa. Keterbatasan penelitian meliputi ruang lingkup geografis dan jumlah sampel yang terbatas, sehingga disarankan dilakukan studi lanjutan dengan cakupan yang lebih luas dan pendekatan metode campuran.