Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kecelakaan Kerja Pada Refurbish Crane Dengan Pendekatan Metode HAZOP Andivas, Marulan; Wahyu Ismail Kurnia; Mada, Putri Nuvira; Wahono, Novia Febryantri; Wibowo5, Agus Hindarto
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/mt.v10i1.3000

Abstract

Currently, Indonesia has a fairly high number of accidents. According to BPJS Employment for 2018 - 2022, work accident cases are starting to increase There were (265,334) cases of work accidents recorded in Indonesia in 2022, an increase of around 13.26% from the previous year of (234,270) cases. K3 is a factor that functions to reduce the number of work accidents, as well as supporting the smooth production process, so it must be determined in each agency PT. X is a company engaged in the fields of manufacturing, design, supply, installation, steel fabrication, service, refurbish, remanufacturing equipment and components or parts for mining, gas and oil and other general industries. Work accidents were found in the product support section, such as being pinched and crushed. In this research, we analyze the potential for work accidents using the HAZOP method in the crane refurbishment process which has a risk of work accidents. The attitude of workers at PT. X has 10 activities with potential and risk of danger where there are 3 levels of danger in the extreme category, 5 levels of danger in the high category, 2 levels of danger in the medium category, and 12 levels of danger in the low category.
Perancangan Kursi Tangga Lipat Menggunakan Pendekatan Antropometri dengan Metode Quality Function Deployment Puskesmas Balikpapan Selatan Wahono, Novia Febryantri
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol 1 No 2: Juli 2025
Publisher : Department of Industrial Engineering, Faculty of Industrial Technology, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jietech.v1i2.46

Abstract

Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang fokus pada promotif dan preventif guna mencapai derajat kesehatan masyarakat yang tinggi di wilayah kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui kebutuhan dan preferensi pengguna terkait kursi tangga lipat melalui pendekatan QFD, sehingga produk yang dirancang sesuai dengan ekspektasi dan keinginan konsumen serta kursi tangga lipat yang ergonomis dengan mempertimbangkan dimensi tubuh pengguna (data antropometri), untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efisiensi saat digunakan oleh puskesmas. Metode yang digunakan yaitu metode Quality Function Deployment (QFD) dengan pendekatan antropometri. Dari tabel HOQ (House of quality) didapatkan bahwa voice costumer terdapat 9 item yang didapatkan dari suara konsumen yang memiliki hubungan kuat, sedang dan lemah serta terdapat variabel yang memiliki bobot tertinggi yaitu: Dimensi alas sesuai pengguna puskesmas, material ringan, dan bahan baku kuat dan tahan lama. Tindakan (Action) dalam penelitian memiliki kategori b dan c yaitu perlu dilakukan evaluasi dan pengembangan konsep dan produk yang akan di rancang unggul dari pesaing. Serta dimensi antropometri dalam penelitian ini adalah dimensi tinggi popliteal 41 cm untuk tinggi kaki kursi, dimensi pantat popliteal (PPO) 50 cm untuk panjang alas duduk kursi, dimensi lebar pinggul (LP) 40,01 untuk lebar alas duduk kursi, dimensi tinggi sandaran punggung 41 cm untuk tinggi sandaran punggung dan tinggi anak tangga yaitu 18 cm.