Latar Belakang: Pernikahan dini di Indonesia masih menjadi permasalahan nasional yang harus dipecahkan bersama. Pada tahun 2018, Indonesia menduduki peringkat ke 2 di ASEAN dan peringkat ke 8 di dunia untuk kasus perkawinan anak dan Provinsi Kalimantan Tengah menduduki posisi ke 2 secara nasional. Pernikahan dini terutama pada remaja puteri akan berdampak pada masa kehamilan dan persalinannya sehingga dapat meningkatkan angka kematian ibu dan anak. Beberapa faktor yang mempengaruhi pernikahan dini diantaranya adalah kemiskinan, sulitnya akses pendidikan dan fasilitas kesehatan, geografis, ketidaksetaraan gender, masalah soaial dan bencana alam, serta adat budaya suatu daerah. Tujuan: Mengetahui hubungan pendidikan orang tua dan pekerjaan orang tua dengan pengetahuan remaja puteri tentang pernikahan dini di Kelurahan Petuk Katimpun. Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode survei, instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlah sampel sebanyak 59 responden. Analisis data dengan uji Chi-Square (p=0.05) menggunakan SPSS 16. Hasil: Hasil uji statistik Chi-Square diperoleh Asymp.sig. (2-tailed) 0.001 pada variabel pendidikan orang tua dan 0.003 pada variabel pekerjaan orang tua (p<0.05) yang berarti Ha diterima, ada pengaruh signifikan antara pendidikan dan pekerjaan orang tua dengan pengetahuan remaja puteri tentang pernikahan dini. Kesimpulan: Ada pengaruh antara pendidikan dan pekerjaan orang tua dengan pengetahuan remaja puteri tentang pernikahan dini di kelurahan Petuk Katimpun.