Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS BEBAN KERJA KARYAWAN PADA DEPARTEMEN AFTERSALES KIA HARAPAN INDAH Angelia Merdiyanti; Nabila Dwi Lestari; Yulius Jatmiko Nuryatno
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur beban kerja dan jumlah tenaga kerja optimal untuk menyelesaikan pekerjaan pada Departemen Aftersales KIA Harapan Indah. Metode penelitian yang digunakan adalah Full Time Equivalent (FTE) pada 6 jabatan, yaitu part admin, service advisor, technician, foreman, cashier dan security. Pengukuran nilai FTE dilakukan dengan menghitung beban kerja seluruh karyawan dalam satu jabatan selama periode waktu tertentu. Untuk itu diperlukan data frekuensi setiap unit pekerjaan, waktu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, dan jumlah orang yang melakukan suatu pekerjaan. Hasil pengukuran menunjukkan total beban kerja untuk jabatan part admin, service advisor, technician, foreman, cashier dan security masing-masing sebesar 70202 menit, 262766 menit, 640965 menit, 296685 menit, 105512 menit, dan 114672 menit. Adapun nilai FTE untuk jabatan part admin, cashier dan security berturut-turut sebesar 0,75, 1,02, dan 1,08 yang menunjukkan beban kerja berada pada kriteria normal. Sedangkan indeks FTE untuk jabatan service advisor, technician, dan foreman menunjukkan beban kerja pada kriteria overload dengan nilai masing-masing sebesar 2,21, 5,07, dan 2,46. Berdasarkan perhitungan kebutuhan tenaga kerja diperoleh jumlah karyawan optimal untuk jabatan Part Admin dan cashier masing-masing 1 orang, untuk jabatan Service Advisor dan Foreman masing-masing sebanyak 3 orang, untuk jabatan Technician sebanyak 7 orang, dan untuk jabatan Security sebanyak 2 orang.
ANALISIS BEBAN KERJA KARYAWAN PADA DEPARTEMEN AFTERSALES KIA HARAPAN INDAH Angelia Merdiyanti; Nabila Dwi Lestari; Yulius Jatmiko Nuryatno
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur beban kerja dan jumlah tenaga kerja optimal untuk menyelesaikan pekerjaan pada Departemen Aftersales KIA Harapan Indah. Metode penelitian yang digunakan adalah Full Time Equivalent (FTE) pada 6 jabatan, yaitu part admin, service advisor, technician, foreman, cashier dan security. Pengukuran nilai FTE dilakukan dengan menghitung beban kerja seluruh karyawan dalam satu jabatan selama periode waktu tertentu. Untuk itu diperlukan data frekuensi setiap unit pekerjaan, waktu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, dan jumlah orang yang melakukan suatu pekerjaan. Hasil pengukuran menunjukkan total beban kerja untuk jabatan part admin, service advisor, technician, foreman, cashier dan security masing-masing sebesar 70202 menit, 262766 menit, 640965 menit, 296685 menit, 105512 menit, dan 114672 menit. Adapun nilai FTE untuk jabatan part admin, cashier dan security berturut-turut sebesar 0,75, 1,02, dan 1,08 yang menunjukkan beban kerja berada pada kriteria normal. Sedangkan indeks FTE untuk jabatan service advisor, technician, dan foreman menunjukkan beban kerja pada kriteria overload dengan nilai masing-masing sebesar 2,21, 5,07, dan 2,46. Berdasarkan perhitungan kebutuhan tenaga kerja diperoleh jumlah karyawan optimal untuk jabatan Part Admin dan cashier masing-masing 1 orang, untuk jabatan Service Advisor dan Foreman masing-masing sebanyak 3 orang, untuk jabatan Technician sebanyak 7 orang, dan untuk jabatan Security sebanyak 2 orang.
Budaya Bertanya Sebelum Membaca: Tantangan Literasi di Media Sosial Saskia Dea Astrina Situmeang; Zaskia Margaretha Komoyap; Putri Amiwati Harianja; Sinta Syabilla; Nabila Dwi Lestari; Gideon Waruwu; Hugo Alfredo Sinaga
WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): Mei : WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/wissen.v4i2.1804

Abstract

Social media has become the primary source of information for society, but easy access is not accompanied by adequate digital literacy skills. this study aims to analyze the phenomenon of “asking before reading” as a challenge of literacy on social media. the method used is a literature study with secondary data from scientific journal references and screenshots of user comments on instagram, tiktok, and facebook showing behavior of asking questions without reading the caption first. the results show that the habit of asking before reading is triggered by instant culture, dominance of visual content, and low reading interest. the impacts are decreased critical thinking skills, increased risk of misunderstanding, and spread of unverified information. the conclusion of this study confirms that the phenomenon reflects low digital literacy in society. the proposed solutions are improving digital literacy by encouraging users to read post descriptions, the role of educational institutions in instilling critical thinking from an early age, and clearer content from content creators and platform managers.