Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEMATANGAN EMOSI, INTIMACY DAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA DEWASA AWAL Alifah Farha
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.294

Abstract

Kepuasan pernikahan merupakan perasaan positif yang sifatnya subjektif, yang diperoleh pasangan yang menikah terhadap kehidupan perkawinannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kematangan emosi dan keintiman terhadap kepuasan pernikahan pada dewasa awal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian menggunakan Teknik Analisis Regresi Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hasil pengaruh secara bersama–sama antara kematangan emosi, intimacy terhadap kepuasan pernikahan sebesar 49% pada dewasa awal yang menikah. Secara parsial hanya kematangan emosi yang tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan pernikahan pada dewasa awal.
KEMATANGAN EMOSI, INTIMACY DAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA DEWASA AWAL Alifah Farha
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.294

Abstract

Kepuasan pernikahan merupakan perasaan positif yang sifatnya subjektif, yang diperoleh pasangan yang menikah terhadap kehidupan perkawinannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kematangan emosi dan keintiman terhadap kepuasan pernikahan pada dewasa awal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian menggunakan Teknik Analisis Regresi Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hasil pengaruh secara bersama–sama antara kematangan emosi, intimacy terhadap kepuasan pernikahan sebesar 49% pada dewasa awal yang menikah. Secara parsial hanya kematangan emosi yang tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan pernikahan pada dewasa awal.