Kepuasan pernikahan merupakan perasaan positif yang sifatnya subjektif, yang diperoleh pasangan yang menikah terhadap kehidupan perkawinannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kematangan emosi dan keintiman terhadap kepuasan pernikahan pada dewasa awal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian menggunakan Teknik Analisis Regresi Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hasil pengaruh secara bersama–sama antara kematangan emosi, intimacy terhadap kepuasan pernikahan sebesar 49% pada dewasa awal yang menikah. Secara parsial hanya kematangan emosi yang tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan pernikahan pada dewasa awal.
Copyrights © 2023