Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MENGGALI ESENSI KEPUASAN KERJA: STUDI TENTANG PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR, BUDAYA ORGANISASI, DAN KEPEMIMPINAN DI PERGURUAN TINGGI XYZ Theodorus Riswandi; Sunardi Sembiring Brahmana
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.413

Abstract

Studi ini menginvestigasi hubungan antara pengembangan karir, budaya organisasi, dan kepemimpinan terhadap kepuasan kerja di kalangan staf pendidikan di Universitas XYZ. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dampak positif signifikan dari pengembangan karir, budaya organisasi, dan kepemimpinan terhadap kepuasan kerja, baik secara individual maupun kolektif, di antara staf pendidikan di Universitas XYZ. Studi ini mengadakan survei terhadap 65 anggota staf pendidikan tetap di Universitas XYZ. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode regresi dengan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 26. Temuan menunjukkan bahwa pengembangan karir, budaya organisasi, dan kepemimpinan masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Penelitian ini menekankan bahwa meningkatkan program pengembangan karir, memperkuat budaya organisasi yang kokoh, dan mendorong kepemimpinan yang efektif akan secara kolektif meningkatkan kepuasan kerja di antara karyawan di Universitas XYZ.
MENGGALI ESENSI KEPUASAN KERJA: STUDI TENTANG PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR, BUDAYA ORGANISASI, DAN KEPEMIMPINAN DI PERGURUAN TINGGI XYZ Theodorus Riswandi; Sunardi Sembiring Brahmana
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.413

Abstract

Studi ini menginvestigasi hubungan antara pengembangan karir, budaya organisasi, dan kepemimpinan terhadap kepuasan kerja di kalangan staf pendidikan di Universitas XYZ. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dampak positif signifikan dari pengembangan karir, budaya organisasi, dan kepemimpinan terhadap kepuasan kerja, baik secara individual maupun kolektif, di antara staf pendidikan di Universitas XYZ. Studi ini mengadakan survei terhadap 65 anggota staf pendidikan tetap di Universitas XYZ. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode regresi dengan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 26. Temuan menunjukkan bahwa pengembangan karir, budaya organisasi, dan kepemimpinan masing-masing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Penelitian ini menekankan bahwa meningkatkan program pengembangan karir, memperkuat budaya organisasi yang kokoh, dan mendorong kepemimpinan yang efektif akan secara kolektif meningkatkan kepuasan kerja di antara karyawan di Universitas XYZ.
The Influence of Leadership Style and Organizational Culture on Employee Loyalty With Work Satisfaction as an Intervening Variable Wafa Nur’aeni; Sunardi Sembiring Brahmana
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 8 No 2 (2025): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v8i2.6207

Abstract

This study aims to analyze the influence of leadership style and organizational culture on employee loyalty at PT Garment Sukabumi, with job satisfaction as an intervening variable. This study uses a quantitative approach with a survey method, involving 322 employees of PT Garment Sukabumi as respondents. Data were collected through a questionnaire that measured employee perceptions of leadership style, organizational culture, job satisfaction, and employee loyalty. Data analysis was carried out using multiple linear regression techniques and mediation tests. The results showed that leadership style and organizational culture had a positive and significant effect on employee loyalty, both directly and indirectly through job satisfaction as an intervening variable. In particular, job satisfaction was shown not to mediate the influence of leadership style and organizational culture on employee loyalty. This study provides an important contribution to understanding the factors that influence employee loyalty, especially in the context of manufacturing companies, and provides recommendations for the management of PT Garment Sukabumi to improve the quality of leadership style and organizational culture to motivate employees and increase their loyalty. These findings are expected to provide insight for other companies that want to strengthen the relationship between leadership style, organizational culture, and employee loyalty.
Efek Mediasi Motivasi Dalam Hubungan Antara Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan Karir dan Kinerja Karyawan pada PT Adetex (Departemen Spun) Rian Gunawan; Sunardi Sembiring Brahmana
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.7068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek mediasi motivasi terhadap hubungan antara kepemimpinan transformasional, pengembangan karir dan kinerja karyawan PT Adetex Bandung (Departemen Spun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 102 responden dan dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Kedua variabel tersebut juga berpengaruh langsung dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Motivasi kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan prosedur Baron dan Kenny (1986), pengaruh langsung kepemimpinan transformasional dan pengembangan karir terhadap kinerja menurun setelah motivasi kerja dimasukkan, namun tetap signifikan, sehingga mediasi yang terjadi adalah mediasi parsial. Model penelitian mampu menjelaskan 22,4% variasi motivasi kerja dan 29,7% variasi kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa motivasi kerja berperan penting dalam memperkuat pengaruh kepemimpinan dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan.