Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH ESG, LEVERAGE DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2022 Alberta, Margaretha Jocelline; Aqamal Haq
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v6i1.25693

Abstract

Penguatan regulasi Environmental, Social, and Governance (ESG) serta ketidakpastian makroekonomi global pada tahun 2022 mendorong perusahaan untuk melalukan peningkatan kualitas manajemen dan performa keuangan agar tetap mendapatkan kepercayaan dari investor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah pengaruh ESG, tingkat utang, serta ukuran perusahaan terhadap hasil keuangan serta bagaimana hal tersebut memengaruhi harga saham perusahaan sektor industri di Bursa Efek Indonesia (BEI). Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional terhadap 44 perusahaan sebagai sampel. Sumber data penelitian ini meliputi laporan keberlanjutan, laporan keuangan tahunan, didukung oleh informasi yang diperoleh dari situs web resmi perusahaan serta database Bursa Efek Indonesia, kemudia dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik, termasuk uji normalitas Kolmogorov–Smirnov. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan Return on Assets (ROA) berkorelasi negatif serta berdampak signifikan terhadap harga saham (β = –1,429; p-value < 0,05), demikian pula Return on Equity (ROE) turut menunjukkan pengaruh yang bersifat negatif dan signifikan (β = –273,456; p-value < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian, leverage yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER) terbukti berpengaruh positif serta berdampak nyata terhadapn harga saham (β = 311,837; p-value < 0,05). Sementara itu, implementasi ESG belum memberikan pengaruh nyata terhadap harga saham, yang mengindikasikan bahwa Bursa Efek Indonesia (BEI) masih berorientasi pada kinerja keuangan jangka pendek. Tingginya nilai koefisien determinasi (R²) 0,997 menandakan bahwa model yang sangat tinggi dalam menjelaskan variasi harga saham. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pada periode tekanan ekonomi, investor lebih merespons indikator keuangan dan struktur pendanaan dibandingkan faktor keberlanjutan ESG.
Pengaruh Intensitas Aset Tetap, Thin Capitalization, dan Konservatisme Akuntansi Terhadap Tax Avoidance Daffa Haykal Hakim; Aqamal Haq
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 10 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i10.9158

Abstract

This study aims to prove the effect of Fixed Asset Intensity, Thin Capitalization, and Accounting Conservatism on Tax Avoidance. The object of this research is companies included in the LQ-45 Index in 2020-2023. Sampling in this study using purposive sampling method. This research data was analyzed using panel data analysis with Eviews. The results in this study show the following findings: (1) Fixed Asset Intensity has a positive effect on Tax Avoidance, (2) Thin Capitalization has no effect on Tax Avoidance, (3) Accounting Conservatism has no effect on Tax Avoidance.