Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pandu Husada

Kadar Neutrophil Lympocyte Ratio (NLR) dan C-Reactive Protein (CRP) Berhubungan Dengan Tingkat Keparahan Pasien COVID-19 Khoiriyah, Rahmatul Al; Tambunan, Asri Ludin
JURNAL PANDU HUSADA Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v5i2.19853

Abstract

Abstrak: Coronavirus (CoV) dengan genus yang sama juga dikaitkan dengan wabah penyakit yang terjadi pada tahun 2002 dan 2012 di Asia Timur dan Timur Tengah yang dikenal dengan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan  Middle East Respiratory Syndrome (MERS). sub-kelompok pasien dengan COVID-19 yang parah dapat memiliki dis-regulasi respons imun yang memungkinkan berkembangnya hiper inflamasi virus. Biomarker yang berada di sirkulasi dapat mempresentasikan status inflamasi dan imun yang dapat berguna sebagai nilai prediktif potensial untuk prognosis pasien COVID-19 yaitu NLR dan CRP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar NLR dan CRP dengan tingkat keparahan pasien COVID-19 di RSUD Drs. H. Amri Tambunan. Desain penelitian ini observasional analitik dengan desain cross sectional. Dengan pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dimana pemilihan sampel dengan menetapkan subjek yang memenuhi kriteria penelitian dimasukkan dalam penelitian untuk menganalisis hubungan NLR dan CRP dengan tingkat keparahan pasien COVID-19 di RSUD Drs. H. Amri Tambunan. Terdapat hubungan kadar NLR dan CRP dengan tingkat keparahan COVID-19
Gambaran Umum Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) COVID-19 di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah. Hasibuan, Rahmat Habibi; Afrina, Yulia; Tambunan, Asri Ludin
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i2.21544

Abstract

Abstrak : Corona virus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Pengembangan vaksin COVID-19 terus dilakukan oleh beberapa lembaga penelitian dunia dan sampai saat ini, telah tersedia beberapa merek vaksin yang bisa digunakan. Adapun reaksi simpang yang dikenal dengan sebagai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau Adverse Events Following Immunization (AEFI) adalah kejadian medik yang berhubungan dengan imunisasi baik berupa efek samping vaksin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) COVID-19 sasaran vaksinasi yang telah mendapatkan vaksinasi di RSU Muhammadiyah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif untuk mengetahui gambaran KIPI COVID-19 di RSU Muhammadiyah. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kohort dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang. Data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang menjadi sampel pada penelitian paling banyak berusia 17-25 tahun (31,2%), jenis kelamin laki-laki dan perempuan memiliki jumlah yang sama (50%), pendidikan S1 ( 78%) . ,1%), wiraswasta (32,2%). KIPI COVID-19 di RSU Muhammadiyah dengan efek samping lokal yang mengalami gatal sebanyak 5 orang (5,2%) sedangkan yang mengalami ruam tersebar di area sebagian/seluruh lokasi bagian tubuh sebanyak 4 orang (4,2%), mengantuk sebanyak 44 orang (45,8%), lesu sebanyak 41 orang (42,7%), demam sebanyak 17 orang (17,7%), batuk/pilek sebanyak 9 orang (9,4%), nyeri kepala dan muntah masing-masing sebanyak 4 orang (4,2%), diare sebanyak 3 orang (3,1%) dan paling sedikit mengalami kebas seluruh tubuh sebanyak 2 orang (2,1%). Dapat disimpulkan bahwa KIPI COVID-19 di RSU Muhammadiyah dengan efek samping lokal yang mengalami gatal.
Ansietas Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronik Yang Sedang Menjalankan Hemodialisis Di RSUD DRS. H. Amri Tambunan Andrean, Dymas; Tambunan, Asri Ludin
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i4.23390

Abstract

Abstrak: Penyakit ginjal kronik juga merupakan suatu masalah, baik secara fisik spiritual serta psikososial yang akan memengaruhi kualitas hidup, menurunkan tingkat kelangsungan hidup dan juga menyebabkan pikiran menjadi negatif yang dapat mengakibatkan kecemasan akan kematian. Kualitas hidup merupakan konsep yang dimiliki setiap individu yang dipengaruhi oleh nilai serta budaya pada lingkungan individu tersebut, kualitas hidup juga merupakan suatu konsep untuk mendapatkan hidup yang normal tentang tujuan hidup, standar serta perhatian spesifik terhadap hidup yang dialami. Hemodialisis merupakan proses pertukaran zat terlarut dan produk sisa tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang sedang menjalani hemodialisis di RSUD Drs. H. Amri Tambunan. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik yang melibatkan 29 subjek penelitian.  Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara ansietas dengan kualitas hidup pasien tersebut, hal ini dibuktikan dengan pengujian menggunakan analisis spearman correlation yang diperoleh angka signifikansi (p-value) lebih kecil dari 0.05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara ansietas dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang sedang menjalankan hemodialisa di RSUD Drs. H. Amri Tambunan serta untuk kekuatan hubungannya ada pada kategori kuat.