Pendahuluan; Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan suatu kondisi penurunan fungsi pada ginjal. Upaya peningkatan kualitas hidup pasien gagal ginjal yaitu dengan terapi Hemodialisa. Hemodialisa adalah Prosedur pembersihan darah dari limbah-limbah hasil metabolisme tubuh dengan menggunakan alat yang disebut dengan hemodialyzer, Dampak psikologis yang ditimbulkan adalah kecemasan. Kecemasan merupakan masalah psikososial yang dapat berdampak burukterhadap prognosis pasien. Salah satu perawatan yang dapat diberikan yaitu melakukan Foot Massage Therapy. Foot Massage Therapy merupakan salah satu terapi alternatif yang dapat memberikan rasa nyaman dan sangat berpotensi mengurangi kecemasan. Tujuan; hasil penerapan Foot Massage Therapy terhadap resiko kecemasan pada pasien Gagal Ginjal Kronik. Metode; Desain penelitian ini studi kasus yang menggunakan metode penelitian deskriptif dan menggunakan pengukuran risiko kecemasan dengan alat ukur Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A) yang dilakukan kepada 2 responden selama 2 hari Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan metode pre-posttest with control group design. Sampel dipilih secara puposive sampling yang berpedoman kepada kriteria penelitian. Hasil; Risiko kecemasan sebelum dilakukan Foot Massage Therapy pada responden termasuk dalam kategori risiko sedang. Risiko kecemasan setelah dilakukan Foot Massage Therapy pada responden dalam kategori risiko rendah. Terdapat perbedaan perkembangan risiko kecemasan pada pasien hemodialisa sebelum dan sesudah dilakukan intervensi Foot Massage Therapy. Kesimpulan; Terdapat perbedaan perkembangan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi Foot Massage Therapy pada pasien hemodialisa.