Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP INTERAKSI SOSIAL DALAM KONTEKS PENDIDIKAN Dea Monic Ayu Lestari; Maxsel Aditia Joventus Adu
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v2i12.2049

Abstract

Di abad ke-21 perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) menghadirkan tantangan bagi siswa dalam memahami teknologi modern, yang dapat mengubah cara mereka berinteraksi dengan orang lain. Mahasiswa dapat mengalami berbagai dampak dari pembelajaran online. Sementara beberapa siswa mungkin merasa lebih mudah untuk beradaptasi dengan pengaturan dan pengaturan waktu mereka, yang lain mungkin merasa sulit untuk tetap fokus atau terlibat dalam interaksi sosial. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggambarkan dampak pembelajaran online terhadap interaksi sosial dalam pendidikan. Pengumpulan data ini dilakukan dengan studi kepustakaan. Analisis deskriptif digunakan untuk menganalisis data ini. Pembelajaran online dapat digunakan dalam berbagai bentuk dan metode, tergantung pada tujuan dan kebutuhan mahasiswa dan juga memiliki banyak dampak, baik positif maupun negatif, tergantung pada situasi dan konteksnya. Mahasiswa dapat belajar di Internet dengan menggunakan media website. Kemampuan mahasiswa mengelola dan mengarahkan proses pembelajaran mereka sendiri tanpa bergantung pada bantuan atau pengawasan dari orang lain. Diskusi dan kerja sama online dapat menciptakan lingkungan yang kaya akan keragaman pandangan dan budaya. Untuk menjadi pengguna internet yang lebih baik dan memiliki akses internet yang aman dan tak terbatas, seseorang harus memiliki kemampuan untuk menggunakannya.
DAMPAK POLA MAKAN TRADISIONAL TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT DI KALIMANTAN BARAT Maxsel Aditia Joventus Adu; Yatimpian Turi
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v8i2.13143

Abstract

Pengaruh pola makan lokal terhadap kesehatan warga di Kalimantan Barat. Pola makan lokal yang dimaksud mencakup penggunaan bahan pangan setempat seperti singkong, ikan dari sungai, sayuran hutan, serta penggunaan rempah-rempah khas daerah dalam proses memasak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran akan peralihan pola makan masyarakat menuju makanan cepat saji dan produk olahan modern yang dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Informan dalam studi ini berasal dari komunitas setempat, petugas kesehatan, dan pemuka adat yang memiliki wawasan mengenai tradisi kuliner yang diwariskan. Penelitian dijalankan di beberapa desa yang masih melestarikan cara makan tradisional dan dibandingkan dengan desa yang telah mengalami perubahan besar dalam pola makan mereka. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang tetap menjalani pola makan tradisional cenderung memiliki kondisi kesehatan yang lebih terjaga, khususnya dalam aspek kesehatan sistem pencernaan, tekanan darah, dan kadar gula dalam darah. Nutrisi alami dari makanan tradisional seperti kandungan serat yang tinggi, rendah gula tambahan, dan kaya akan antioksidan memberikan dampak positif bagi kesehatan dalam jangka panjang. Selain itu, cara makan ini sangat terkait dengan kegiatan fisik dan budaya saling membantu dalam menyiapkan makanan, yang juga berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Namun, ada tantangan signifikan akibat kemodernan dan rendahnya ketertarikan generasi muda terhadap masakan tradisional. Makanan siap saji yang dianggap lebih praktis dan bergaya semakin menggantikan masakan lokal, yang dapat menyebabkan peningkatan kasus obesitas, diabetes, dan penyakit degeneratif lainnya. Ini menunjukkan bahwa menjaga pengetahuan mengenai kuliner lokal sangat penting sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.