Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN APLIKASI SITU OK DALAM MEWUJUDKAN E-GOVERNMENT DI BIRO UMUM DAN PROTOKOL PROVINSI BALI Mahayani, Ni Made Hintya
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 10 No. 2 (2023): 2023 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi seperti sekarang ini, teknologi tidak hanya digunakan oleh individu atau kelompok untuk berinteraksi satu sama lain. Namun, telah berkembang menjadi penggunaan teknologi oleh pemerintah. Salah satu bentuk praktik good governance di bidang pelayanan publik adalah e-Government atau yang dikenal dengan sebutan "electronic government". Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan SITU OK (Sistem Informasi Tata Usaha dan Optimalisasi Kinerja) dapat ditingkatkan dalam mewujudkan konsep E-Government di Biro Umum dan Protokol Provinsi Bali. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di lakukan pada Biro Umum dan Protokol Pemerintahan Provinsi Bali dengan informan sebanyak lima orang yang merupakan staff Biro Umum dan Protokol yang diambil dengan Teknik purposive sampling. Pengambilan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta analisis data dengan triangulasi hingga penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini ditemukan bahwa, meskipun aplikasi ini telah digunakan dengan baik, namun terdapat beberapa tantangan untuk mengoptimalkan perannya dalam konteks E-Government. Untuk meningkatkan peran aplikasi dalam mewujudkan E-Government, penelitian ini merekomendasikan langkah-langkah strategis seperti penyuluhan dan pelatihan bagi pengguna. Penelitian ini diharapkan dapat membantu Biro Umum dan Protokol Provinsi Bali menjadi pemerintahan yang lebih responsif dan efisien.
EVALUASI IMPLEMENTASI SMART CITY DI INDONESIA: TANTANGAN TEKNOLOGI DAN KEBERLANJUTAN Mahayani, Ni Made Hintya
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 10 No. 4 (2024): 2024 Juni
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v10i4.209

Abstract

Tujuan penelitian ini melakukan evaluasi mendalam mengenai implementasi konsep Smart City di Indonesia dengan fokus pada tantangan teknologi dan aspek keberlanjutan. Diawali dengan pengamatan umum terkait perkembangan Smart City global, penelitian ini kemudian mengidentifikasi dan menganalisa kesenjangan antara inisiatif Smart City dengan realitas sosio-ekonomi dan lingkungan lokal. Jenis penelitian ini adalah study pustaka dengan menggunakan data sekunder dan analisis data kota-kota utama di Indonesia untuk memetakan tantangan seperti infrastruktur teknologi yang belum memadai, hambatan integrasi sistem, dan kebutuhan untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial, serta konservasi lingkungan. Penelitian ini juga menelusuri peran e-Government dalam membangun Society 5.0 dan dampak program Zero Waste City dalam mengejar Smart Environment. Temuan utama artikel ini mendemonstrasikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat serta integrasi keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam kebijakan dan program Smart City. Sebagai penutup, artikel ini menyampaikan rekomendasi strategis bagi pemangku kepentingan untuk mengatasi tantangan yang ada dan meningkatkan keberlanjutan prakarsa Smart City di Indonesia
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SOSIAL DI MASYARAKAT MARGINAL: STUDI LITERATUR TENTANG HAMBATAN DAN STRATEGI ADAPTASI Mahayani, Ni Made Hintya
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 11 No. 2 (2024): 2024 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v11i2.352

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan sosial di masyarakat marginal, hambatan yang dihadapi, dan strategi adaptasi yang mereka terapkan. Analisis dilakukan melalui studi literatur terhadap berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat marginal menghadapi beragam hambatan dalam mengakses dan memanfaatkan program-program kebijakan sosial, antara lain hambatan struktural seperti aksesibilitas geografis, infrastruktur, dan birokrasi; hambatan kultural seperti stigma sosial, diskriminasi, dan pemahaman; serta hambatan individual seperti tingkat pendidikan, ekonomi, dan disabilitas. Namun, mereka juga menunjukkan kemampuan adaptasi yang signifikan melalui strategi individual dan kolektif, seperti penguatan jaringan sosial, kolaborasi lintas sektor, pendidikan dan peningkatan kapasitas, serta mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Studi ini menyimpulkan pentingnya pendekatan komprehensif dan partisipatif dalam perancangan dan implementasi kebijakan sosial yang responsif terhadap kebutuhan spesifik masyarakat marginal, serta perlunya sinergi dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Rekomendasi kebijakan meliputi peningkatan modal sosial, ketahanan pangan, pendidikan dan pelatihan, adaptasi perubahan iklim, evaluasi program perlindungan sosial, dan penguatan infrastruktur.