Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan sosial di masyarakat marginal, hambatan yang dihadapi, dan strategi adaptasi yang mereka terapkan. Analisis dilakukan melalui studi literatur terhadap berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat marginal menghadapi beragam hambatan dalam mengakses dan memanfaatkan program-program kebijakan sosial, antara lain hambatan struktural seperti aksesibilitas geografis, infrastruktur, dan birokrasi; hambatan kultural seperti stigma sosial, diskriminasi, dan pemahaman; serta hambatan individual seperti tingkat pendidikan, ekonomi, dan disabilitas. Namun, mereka juga menunjukkan kemampuan adaptasi yang signifikan melalui strategi individual dan kolektif, seperti penguatan jaringan sosial, kolaborasi lintas sektor, pendidikan dan peningkatan kapasitas, serta mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Studi ini menyimpulkan pentingnya pendekatan komprehensif dan partisipatif dalam perancangan dan implementasi kebijakan sosial yang responsif terhadap kebutuhan spesifik masyarakat marginal, serta perlunya sinergi dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Rekomendasi kebijakan meliputi peningkatan modal sosial, ketahanan pangan, pendidikan dan pelatihan, adaptasi perubahan iklim, evaluasi program perlindungan sosial, dan penguatan infrastruktur.
Copyrights © 2024