Latar belakang: Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki oleh perawat dalam menangani kondisi gawat darurat. Keberhasilan pelaksanaan BHD dipengaruhi oleh efikasi diri yang dimiliki perawat. Efikasi diri merupakan keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas dan menghadapi tantangan. Tujuan: Menganalisis hubungan efikasi diri alumni Program Studi D III Keperawatan Kampus Kab.Belitung terhadap efikasi diri dalam pelaksanaan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di wilayah kepulauan. Metode: Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 alumni Prodi D III Keperawatan Belitung Tahun 2025 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner general efikasi diri dan efikasi diri pelaksanaan BHD. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (87,5%), berusia 21 tahun (55%), memiliki predikat IPK pujian (85%), serta memiliki general efikasi diri sangat yakin (77,5%). Sebanyak 62,5% responden memiliki efikasi diri sangat percaya diri dalam pelaksanaan BHD. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara general efikasi diri dengan efikasi diri dalam pelaksanaan BHD (p=0,000; r=0,559). Kesimpulan: General efikasi diri alumni memiliki hubungan yang signifikan dan kuat dengan efikasi diri dalam pelaksanaan BHD