Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Effect Of Self-Care Program On Hypertension Patients In The Islands Sukarna, R Ade; Abilowo, Ashar
Oshada Vol. 1 No. 6 (2024): Oshada Journal - December
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/4qw28225

Abstract

Hypertension is the leading cause of death from cardiovascular disease. Approximately 75% of the world's hypertensive population lives in low- and middle-income countries (LMICs). The results of the Basic Health Survey in Indonesia in 2018 show that the prevalence of hypertension has increased compared to 2013. The increase in patients with hypertension as a chronic disease requires independent self-care and routine monthly visits to health services. This study aims to determine the effect of self-management programs on blood pressure in hypertensive patients in the islands. The study was conducted in Belitung Island, Indonesia. The design of this study was quasi-experimental with pre-post test with control group. The sample was taken by convenience sampling technique with a total of 100 participants divided into 50 control groups and 50 intervention groups. Data were collected using self-care modules, questionnaire sheets, and blood pressure measured with a digital sphygmomanometer. Paired t-test and independent t-test were used for data analysis. Results of the study were collected at weeks 4 and 8. After 8 weeks of self-care with the provided modules, the results showed a significant relationship between mean blood pressure before and after the intervention
Hubungan General Efikasi Diri dengan Efikasi Diri dalam Pelaksanaan Bantuan Hidup Dasar pada Alumni Keperawatan Amiruddin; Sukarna, R Ade
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 14 No. 1 (2026): JKP JUNI 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v14i1.1371

Abstract

Latar belakang: Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki oleh perawat dalam menangani kondisi gawat darurat. Keberhasilan pelaksanaan BHD dipengaruhi oleh efikasi diri yang dimiliki perawat. Efikasi diri merupakan keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas dan menghadapi tantangan. Tujuan: Menganalisis hubungan efikasi diri alumni Program Studi D III Keperawatan Kampus Kab.Belitung terhadap efikasi diri dalam pelaksanaan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di wilayah kepulauan. Metode: Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 alumni Prodi D III Keperawatan Belitung Tahun 2025 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner general efikasi diri dan efikasi diri pelaksanaan BHD. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (87,5%), berusia 21 tahun (55%), memiliki predikat IPK pujian (85%), serta memiliki general efikasi diri sangat yakin (77,5%). Sebanyak 62,5% responden memiliki efikasi diri sangat percaya diri dalam pelaksanaan BHD. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara general efikasi diri dengan efikasi diri dalam pelaksanaan BHD (p=0,000; r=0,559). Kesimpulan: General efikasi diri alumni memiliki hubungan yang signifikan dan kuat dengan efikasi diri dalam pelaksanaan BHD
Hubungan Dukungan Spiritual Keluarga dengan Kualitas Hidup Lansia Farozi, Farozi; Dulhari, Dulhari; Mutianingsih, Mutianingsih; Sukarna, R Ade
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 14 No. 1 (2026): JKP JUNI 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v14i1.1341

Abstract

Latar belakang: Kualitas hidup lansia merupakan indikator penting keberhasilan proses penuaan sehat yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya dukungan spiritual keluarga. Dukungan spiritual keluarga berperan dalam membantu lansia menghadapi perubahan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual selama proses penuaan. Namun, penelitian yang secara khusus mengkaji hubungan dukungan spiritual keluarga dengan kualitas hidup lansia di masyarakat masih terbatas. Tujuan: Menganalisis hubungan antara dukungan spiritual keluarga dengan kualitas hidup lansia di Desa Sukahurip, Kabupaten Bekasi tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli–Agustus 2024 di Desa Sukahurip Bekasi. Populasi penelitian berjumlah 150 lansia dan diperoleh sampel sebanyak 60 responden menggunakan rumus Slovin dengan teknik accidental sampling. Dukungan spiritual keluarga diukur menggunakan Family Spiritual Support Scale (FSS), sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan WHOQOL-BREF. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Sebagian besar responden berusia rata-rata 70,80±5,83 tahun, berjenis kelamin perempuan (68,3%), tidak bersekolah (51,7%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (68,3%). Sebanyak 42 responden (70,0%) tidak memiliki dukungan spiritual keluarga, sedangkan 40 responden (66,7%) memiliki kualitas hidup kurang baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan spiritual keluarga dengan kualitas hidup lansia (p = 0,036). Lansia yang memperoleh dukungan spiritual keluarga lebih baik cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Kesimpulan: Dukungan spiritual keluarga berhubungan secara signifikan dengan kualitas hidup lansia. Penguatan peran keluarga dalam memenuhi kebutuhan spiritual lansia perlu menjadi bagian dari intervensi keperawatan komunitas untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.