Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perempuan Karir Dalam Menjaga Ketahanan Keluarga (Studi Kasus Tenaga Medis Klinik Kasih Ibu Kabupaten Jember) Hardandy, Ammalia Nur Medina Putri; Hidayah, Lailul; Nurhayati, Alfisyah; Arif , Muhamad Ridwan
Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni Vol. 2 No. 6 (2024): Mei - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jishs.v2i6.1784

Abstract

As time goes by, women no longer take care of the household but choose to enter the world of work to have a career. As well as career women who work as health workers whose work system uses a shift work system and must always be ready to provide services to anyone who needs it, anytime and anywhere. The data collection used in this study uses observation, interviews. This research aims to find out how the division of roles in the household and also about how to build family resilience for career women.. The result of this study is that good communication is essential to prevent miscommunication. In the family, we must also help each other, help each other in housework, educate children. That way, family resilience will be formed so that a quality family is realized.
Analisis Pola Perubahan Perilaku dalam Gaya Hidup Konsumtif Keluarga PMI: Literatur Review Khumairoh, Melisa; Arif, Muhamad Ridwan; Al Farizi, M Salman; Mufida, Widia Hilmi
Sociocouns: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 5 No 1 (2025): Sociocouns: Journal of Islamic Guidance and Counseling
Publisher : UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/sjigc.v5i1.187

Abstract

This study aims to analyze the pattern of changes in consumptive lifestyle behavior in the families of Indonesian Migrant Workers (PMI) based on literature published in the last 5 years. Using the literature study method, this research critically reviews 10 academic journals that discuss socio-economic changes in PMI families. The results show that the increase in income from PMI remittances significantly changes their families' consumption patterns and lifestyles. These changes include increased spending on non-essential items, a shift in priorities from long-term investment to short-term consumption, and a tendency to use materials as symbols of social status. The consequences of these changes include manifest functions such as increased comfort and confidence, as well as latent functions such as wasteful behavior, social jealousy, and potential family conflict. In conclusion, although PMI remittances improve economic welfare, they also encourage changes in consumptive behavior that can have a negative impact on the social dynamics and long-term welfare of PMI families.
Resiliensi Ibu Tunggal Dalam Membimbing Kemandirian Anak Tunagrahita Untuk Menjaga Ketahanan Keluarga: Studi Kasus Mangli, Jember Rihadatul Aisy; Ridwan Arif, Muhamad
At-Taujih : Bimbingan dan Konseling Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal At-Taujih
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam Fakultas Dawah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/taujih.v9i1.34511

Abstract

Ibu tunggal yang memiliki anak tunagrahita menghadapi berbagai tantangan pengasuhan yang kompleks dan berkelanjutan, meliputi aspek psikologis, sosial, ekonomi, dan spiritual. Kondisi tersebut menuntut adanya kemampuan resiliensi yang kuat agar keluarga tetap mampu bertahan dan berfungsi secaraadaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk resiliensi ibu tunggal dalam membimbing kemandirian anak tunnagrahita serta strategi ibu tunggal dalam menjaga ketahanan keluarga di tengah keterbatasan dukungan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi ibu tunggal lebih dominan pada aspek I Am dan I Can. Aspek tercermin dari sikap penerimaan, kesabaran, dan tanggung jawab ibu terhadap kondisi anak, sedangkan aspek I Can terlihat dari kemampuan ibu mengelola emosi, menghadapi permasalahan pengasuhan, serta membimbing kemandirian anak secara bertahap sesuai kemampuan anak. Aspek I Have relative lemah akibat keterbatasan dukungan sosial. Ketahanan keluarga terbentuk melalui sistem keyakinan yang adaptif, fleksibilitas organisasi keluarga, dan pola komunikasi yang mendukung, meskipun dukungan sosial eksternal terbatas. Kata kunci : Resiliensi, Ibu tunggal, Membimbing kemandirian anak tunagrahita, Ketahanan keluarga.
Peran Orang Tua Pengganti dalam Mengatasi Sikap Introvert Remaja Korban Broken Home Melalui Pendekatan Emosional di Desa Dadapan Kecamatan Kabat Amanda Sekar Hari Adhani; Muhamad Ridwan Arif; Suryadi
Sociocouns: Journal of Islamic Guidance and Counseling Vol 6 No 1 (2026): Sociocouns: Journal of Islamic Guidance and Counseling
Publisher : UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/sjigc.v6i1.438

Abstract

Kasus perceraian yang tercatat di Pengadilan Agama Banyuwangi per Oktober 2024 - Januari 2025, situs SIPP-PA Banyuwangi mencatat +700 gugatan cerai/talak. Dampak perceraian ini dapat memicu permasalahan emosional pada remaja, seperti penyimpangan perilaku yang bersifat introvert. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi orangtua pengganti dalam menangani remaja introvert korban Broken Home dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Penelitian dilakukan secara kualitatif di Dusun Secawan, Desa Dadapan, Banyuwangi. Menggunakan teknik triangulasi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi seperti dukungan emosional, keterlibatan sosial, dan komunikasi terbuka efektif dalam membantu remaja keluar dari sikap tertutupnya. Temuan ini sejalan dengan teori kelekatan Bowblby yang menekankan pentingnya keterikatan emosional antara anak dan pengasuh. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penanganan remaja korban Broken Home sekaligus sebagai sumber edukasi bagi orangtua dan pendidik.