Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENERIMAAN KARYAWAN SPBU SUKOREJO BANYUPUTIH MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Nur Ima; Ahmad Lutfi; Abd. Ghofur
PROSIDING SEMINASTIKA Vol 5 No 1 (2024): 5th SEMINASTIKA 2024
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47002/seminastika.v5i1.792

Abstract

PT. Pertamina mengoperasikan stasiun pengisian bahan bakar umum dan penjualan minyak pelumas si SPBU. Direktur, Asisten Direktur, Pengawas, Staf, Penanggung Jawab Oli & LPG, Kasir, Operator, Security, dan Cleaning Service merupakan tipe pegawai di SPBU Sukorejo. Sumber daya manusia yang berkualitas diperlukan untuk membangun sistem manajemen kinerja yang bagus. Untuk mencapai visi misi atau tujuan perusahaan karyawan yang berkualitas akan memudahkan perusahaan dalam mengelola operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pelamar yang layak untuk diterima magang pada SPBU dengan menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) di sistem pendukung keputusan dengan studi kasus di SPBU Sukorejo Banyuputih. Penelitian dilakukan dengan mewawancarai pengawas SPBU Sukorejo. Selanjutnya, sistem yang dibangun menggunakan metode SDLC dengan tahapan mencakup perencanaan, analisis, desain, implementasi, pengujian dan maintenance. Hasil dari penelitian ini adalah metode Simple Additive Weighting bisa diterapkan pada sistem pendukung keputusan seleksi penerimaan karyawan SPBU Sukorejo Banyuputih dan dapat mempermudah petugas dalam proses penerimaan karyawan baru sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENERIMAAN KARYAWAN SPBU SUKOREJO BANYUPUTIH MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Nur Ima; Ahmad Lutfi; Abd. Ghofur
PROSIDING SEMINASTIKA Vol. 5 No. 1 (2024): 5th SEMINASTIKA 2024
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47002/seminastika.v5i1.792

Abstract

PT. Pertamina mengoperasikan stasiun pengisian bahan bakar umum dan penjualan minyak pelumas si SPBU. Direktur, Asisten Direktur, Pengawas, Staf, Penanggung Jawab Oli & LPG, Kasir, Operator, Security, dan Cleaning Service merupakan tipe pegawai di SPBU Sukorejo. Sumber daya manusia yang berkualitas diperlukan untuk membangun sistem manajemen kinerja yang bagus. Untuk mencapai visi misi atau tujuan perusahaan karyawan yang berkualitas akan memudahkan perusahaan dalam mengelola operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pelamar yang layak untuk diterima magang pada SPBU dengan menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) di sistem pendukung keputusan dengan studi kasus di SPBU Sukorejo Banyuputih. Penelitian dilakukan dengan mewawancarai pengawas SPBU Sukorejo. Selanjutnya, sistem yang dibangun menggunakan metode SDLC dengan tahapan mencakup perencanaan, analisis, desain, implementasi, pengujian dan maintenance. Hasil dari penelitian ini adalah metode Simple Additive Weighting bisa diterapkan pada sistem pendukung keputusan seleksi penerimaan karyawan SPBU Sukorejo Banyuputih dan dapat mempermudah petugas dalam proses penerimaan karyawan baru sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
From WhatsApp to Whiteboard: Intra-Cultural Norms and EFL Interaction in Indonesian MTs Classrooms Pratiwi, Dian Fera; Syarifuddin Dollah; Nur Ima
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 2 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i2.8362

Abstract

This mixed-methods study investigates how intra-cultural norms shape English as a Foreign Language (EFL) interaction among Grade IX students in an Indonesian Islamic junior high school. Data were collected from 40 students and two English teachers over two months through classroom observations, a 12-item questionnaire, and interviews. Quantitative findings show high levels of intra-cultural awareness, with no significant gender differences, and a moderate positive correlation between intra-cultural awareness and students’ digital participation. Qualitative analysis using Braun and Clarke’s thematic approach identified four overarching themes illustrating how cultural values guided participation, humor use, peer correction, and teacher mediation in both classroom and WhatsApp-based interaction. Overall, the study demonstrates that intra-cultural norms operate as both supportive and restrictive forces in students’ communicative behavior across face-to-face and digital settings. The findings highlight the importance of culturally responsive EFL pedagogy and suggest integrating socio-pragmatic awareness into instructional practices to better align English learning with students’ local communicative realities.