Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : journal of qualitative health research

Efektivitas kompres air hangat jahe terhadap penurunan skala nyeri sendi rheumatoid arthritis: Literature review Sembiring, Muhammad Nur Maghribi; Sembiring, Atikah Marhamah; Sembiring, Muhammad Simba
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 1 (2026): January Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i1.2105

Abstract

Background: Red ginger, often known as Zingiber officinale var. rubrum, is a rhizome plant used as a spice and has medicinal properties in pharmacology. Its active compounds, such as gingerol, shogaol, gingerone, and essential oils, provide significant pharmacological effects. These compounds act as anti-inflammatories by suppressing the inflammatory response, as antioxidants that protect cells from damage, and as analgesics that reduce pain. Purpose: To examine the frequency distribution, experimental results, and analysis to assess the effectiveness of warm ginger water compresses on joint pain in rheumatoid arthritis patients in community and hospital settings. Method: A literature review approach was used to search for literature related to the chosen theme to review and analyze national and international literature. Results: Several findings obtained by the author regarding non-pharmacological therapy using ginger and red ginger to reduce rheumatoid arthritis joint pain include the effectiveness of warm red ginger compresses, the effectiveness of warm red ginger compresses on quality of life, a more diverse mechanism of action, implications for nursing practice, and the effect of warm ginger water compresses on joint pain. Conclusion: Warm ginger water compress therapy is an effective intervention in managing joint pain in rheumatoid arthritis patients.   Keywords: Ginger; Joint Pain; Reduction; Rheumatoid Arthritis.   Pendahuluan: Jahe merah atau sering dikenal Zingiber officinale var. rubrum dalam farmakologi adalah sejenis tanaman rimpang yang dimanfaatkan sebagai rempah dan memiliki khasiat obat. Kandungan senyawa aktifnya, seperti gingerol, shogaol, gingerol, dan minyak atsiri, memberikan efek farmakologis yang signifikan. Senyawa-senyawa ini berperan sebagai anti inflamasi dengan menekan respons peradangan, sebagai antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan, dan sebagai analgesik yang mengurangi rasa nyeri. Tujuan: Untuk melihat distribusi frekuensi, eksperimen, serta analisis untuk dikaji keefektifitasan kompres air hangat jahe terhadap nyeri sendi pada pasien rheumatoid arthritis di ruang lingkup komunitas ataupun rumah sakit.   Metode: Pendekatan Studi Literature Review dengan cara mencari literatur-literatur terkait tema yang diambil untuk mengkaji dan menganalisa literatur - literatur Nasional dan Internasional. Hasil: Beberapa temuan yang didapatkan oleh penulis untuk terapi non farmakologi menggunakan Jahe dan Jahe merah untuk mengurangi nyeri sendi Rheumatoid Arthritis di antaranya adalah kompres hangat jahe merah efektif, kompres jahe merah hangat efektif terhadap kualitas hidup, mekanisme kerja yang lebih beragam, implikasi bagi praktik keperawatan, dan terdapat pengaruh kompres hangat air jahe terhadap nyeri sendi.   Simpulan: Terapi kompres air hangat jahe merupakan intervensi yang efektif dalam manajemen nyeri sendi pada pasien Rheumatoid Arthritis.   Kata Kunci : Jahe; Nyeri Sendi; Penurunan; Rheumatoid Arthritis.
Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada pasien hipertensi Sembiring, Muhammad Nur Maghribi; Suarni, Leny; Ananda, Ichfad; Hasibuan, Desi Lianti Sari; Sembiring, Atikah Marhamah; Sembiring, Muhammad Simba; Pohan, Thoyibah
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 4 (2026): April Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i4.2718

Abstract

Background: Hypertension is often referred to as a silent killer because in most cases it does not cause any specific symptoms until complications arise. Therefore, family support has been proven to increase medication adherence, maintain diet, and encourage lifestyle changes in hypertensive patients. In hypertensive patients, quality of life is often influenced by physical health conditions, medication side effects, concerns about complications, and limitations in daily activities. Purpose: To analyze the relationship between family support and quality of life in hypertensive patients. Method: A quantitative study with a descriptive correlational design using a cross-sectional approach. The sample in this study used total sampling, which is the total population, consisting of 197 patients who had suffered from hypertension in the last year (2024-2025) based on data from the Tanjung Morawa Community Health Center, Tanjung Morawa District, Deli Serdang Regency, North Sumatra. Data analysis in this study used the Chi-square test. Results: The majority of hypertensive patients had positive family support, with 120 respondents (60.9%), and a high quality of life, with 118 respondents (59.8%). Statistical analysis using the chi-square test yielded a P-value of 0.01. Conclusion: There is a significant relationship between family support and quality of life in hypertensive patients.   Keywords: Family Support; Hypertension; Quality of Life; Patients.   Pendahuluan: Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena pada sebagian besar kasus tidak menimbulkan gejala yang khas hingga terjadi komplikasi. Oleh karena itu, Dukungan keluarga terbukti meningkatkan kepatuhan minum obat, menjaga pola makan, serta melakukan perubahan gaya hidup pada pasien hipertensi. Pada pasien hipertensi, kualitas hidup sering kali dipengaruhi oleh kondisi kesehatan fisik, efek samping obat, kekhawatiran terhadap komplikasi, serta keterbatasan aktivitas sehari-hari. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada penderita hipertensi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi malalui pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini menggunakan Total Sampling yaitu total keseluruhan dari jumlah populasi, sebanyak 197 pasien yang menderita hipertensi dalam satu tahun terakhir (2024-2025) berdasarkan data di Puskesmas Tanjung Morawa, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Uji Chi Square.   Hasil: Mayoritas pasien Hipertensi memiliki dukungan keluarga yang positif sebanyak 120 Responden (60,9%), dan kualitas hidup yang tinggi sebanyak 118 Responden (59,8%). hasil analisis statistik menggunakan uji chi square diperoleh nilai P - Value = 0,01.   Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada pasien Hipertensi.   Kata Kunci: Dukungan Keluarga; Hipertensi; Kualitas Hidup; Pasien.