Ratnawati , Kusuma
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Makroekonomi, Indeks Harga Saham Negara Malaysia dan Thailand Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia Manuhutu, Geraldo; Ratnawati , Kusuma
Jurnal Management Risiko dan Keuangan Vol. 2 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jmrk.2023.02.4.01

Abstract

The objective of this research is to identify the effects of inflation, USD-to-IDR exchange rate, BI Rate, the Kuala Lumpur Composite Index (KLCI), and the Stock Exchange of Thailand (SETi) on the Indonesia Stock Exchange Index (IDX Composite) during the Covid-19 pandemic’s Large-Scale Social Restriction (PSBB) and Community Activities Restrictions Enforcement (PPKM) from April 2020 to December 2022. The independent variables are inflation, USD-to-IDR exchange rate, BI Rate, KLCI, and SETi, and the dependent variable is IDX Composite. The effects to be identified by this research is the effect of each independent variable on the dependent variable. This explanatory research uses secondary monthly data of each variable, which was analyzed using multiple linear regression in Statistical Product Service and Solution (SPSS). This research finds that inflation and SETi have significant and positive effects on IDX Composite, that BI Rate negatively and significantly influences IDX Composite, and that USD-to-IDR exchange rate and KLCI do not significantly influence IDX Composite.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Inflasi, Nilai Tukar USD/IDR, Suku Bunga Bank Indonesia, Indeks Saham Gabungan Kuala Lumpur (KLCI), dan Indeks Pasar Saham Thailand (SET) terhadap IHSG pada saat PSBB dan PPKM Pandemi Covid-19 (April 2020-Desember 2022). Variabel independen dari penelitian ini adalah Inflasi, Nilai Tukar USD/IDR, Suku Bunga Bank Indonesia, Indeks KLCI, dan Indeks SET. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).  Pengaruh yang ingin diketahui dalam penelitian ini adalah pengaruh parsial masing masing variabel independen terhadap variabel dependen. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksplanasi. Data yang digunakan adalah data sekunder setiap bulan dari masing masing variabel. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Pengolahan data menggunakan software Statistical Product Service and Solution (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh secara positif variabel Inflasi, dan Indeks SET terhadap IHSG, untuk variabel Suku Bunga Bank Indonesia memiliki pengaruh secara negatif terhadap IHSG. Sedangkan, variabel nilai tukar USD/IDR, dan Indeks KLCI memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap IHSG.
Pengaruh Financial Knowledge, Financial Experience, Dan Financial Self-Efficacy Terhadap Financial Behavior Pratama, Alfian Wahyu; Ratnawati , Kusuma
Jurnal Management Risiko dan Keuangan Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jmrk.2024.03.1.04

Abstract

The objective of this research is to identify and understand the influence of financial knowledge, financial experience, and financial self-efficacy on financial behavior. The population of this quantitative replication study is Shopee PayLater users in Malang City. Referring to Hair et al. (2010), the sample number of this research is ten times the number of its indicators. Because this research uses eleven indicators, 110 people were involved as the sample, selected using a purposive sampling technique. The research data was harvested from 5-point Likert scale questionnaires and was analyzed using PLS-SEM in SmartPLS 3.3.3. This research finds that financial knowledge, financial experience, and financial self-efficacy have a significant effect on the financial behavior of Shopee PayLater users. This indicates that they understand the policies and procedures for calculating interest or additional fees charged by Shopee PayLater. This understanding indirectly makes them more careful in using this service. In addition, users who have experience in using alternative financial services, such as consumer credit services, tend to have a better understanding about how such services work and what their financial impact is. Furthermore, Shopee PayLater users who have good financial self-efficacy are also more aware of the financial consequences of their decisions. This awareness leads them to better financial management.   Abstrak Penelitian ini betujuan untuk mengetahui dan memahami pengaruh financial knowledge; financial experience; financial self-efficacy terhadap Financial Behavior. Kategori penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan sifat penelitian replikasi. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 110 (11 indikator dikali faktor pengali 10).  Tehnik pengambilan sampel penelitian menggunakan purposive sampling, dengan kuisoner skala likert 1-5 sebagai metode pengambilan data. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu PLS-SEM yang dibantu dengan software SmartPLS 3.3.3. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa financial knowledge, financial experience, dan financial self-efficacy berpengaruh secara signifikan pada financial behavior dari pengguna Shopee PayLater. Hasil ini mengindikasin bahwa pengguna Shopee PayLater dalam penelitian ini memamahi kebijakan dan prosedur perhitungan bunga atau biaya tambahan dari Shopee PayLater, sehingga secara tidak langsung dapat pengarahkan pada perilaku pengguna Shopee untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan tersebut. Tidak hanya itu, individu yang memiliki pengalaman dalam menggunakan layanan keuangan alternatif, seperti layanan kredit konsumen cenderung memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana cara kerja layanan tersebut dan dampak keuangan dari penggunaannya. Lebih jauh, pengguna Shopee PayLater yang memiliki financial self-efficacy yang baik juga akan lebih sadar akan konsekuensi keuangan dari setiap keputusan, sehingga hal tersebut mengarahkan pada perilaku individu dalam manajemen keuangan yang lebih baik.
Pengaruh Service Quality Dan Perceived Value Terhadap Customer Satisfaction Wijaya, Dhany Baja; Ratnawati , Kusuma
Jurnal Manajemen Pemasaran dan Perilaku Konsumen Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jmppk.2024.03.4.06

Abstract

As people nowadays can purchase food and drink online, their consumption behavior changes. In 2020, Shopee Food, a new service platform that was believed to be able to compete with other similar service providers, was launched. Now, it has become the second top-of-mind online food delivery platform in Indonesia, and it is very popular among university students. The objective of this research is to identify the effects of service quality and perceived value on the satisfaction of Shopee Food’s users and ex users. The data of this explanatory research was harvested via questionnaires distributed to 100 respondents selected using non-probability sampling method. The research instruments have been assessed using validity and reliability tests, while the incorporated regression model was examined using classical assumption test. The results of the hypothesis testing performed using multiple linear regression indicate that service quality and perceived value influence customer satisfaction.   Abstrak Terdapat perubahan pola konsumsi makanan bagi masyarakat yang kini dapat membeli makanan maupun minuman secara online. Pada tahun 2020, terdapat sebuah layanan terbaru yang diluncurkan bernama Shopee Food yang dapat bersaing dengan kompetitor besar lainnya. Shopee Food menempati peringkat kedua di Indonesia sebagai top of mind dan juga sangat populer dikalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari service quality dan perceived value terhadap customer satisfaction bagi pelanggan yang pernah atau masih menggunakan jasa layanan makanan dari Shopee Food. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah explanatory research. Sampel yang digunakan berjumlah 100 responden dengan menggunakan non-probability sampling dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Alat uji yang digunakan untuk menguji instrument ini yaitu dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Kemudian uji asumsi klasik untuk menguji model regresi yang digunakan. Selanjutnya untuk pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan jika service quality dan perceived value memiliki pengaruh terhadap customer satisfaction.