Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Teknik Informatika

Implementasi Perancangan Desain Transitif VPC Menggunakan Mikrotik Sebagai Routing Instance Pada Prototype Arsitektur Hub-and-Spoke GCP Panji Yudha Tama; Imam Suharjo
JEKIN - Jurnal Teknik Informatika Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jekin.v4i3.821

Abstract

VPC atau Virtual Private Connect merupakan jaringan virtual yang digunakan dalam cloud computing seperti Google Cloud Platform (GCP). VPC memungkinkan pembangunan arsitektur jaringan virtual untuk menghubungkan service atau instance yang terdapat di Google Cloud. Salah satu kekurangan dari VPC pada Google Cloud adalah ketidakmampuannya untuk meneruskan traffic dari satu VPC ke VPC lain (non transitif). Kekurangan ini mengakibatkan terhambatnya penerapan arsitektur hub-and-spoke yang dapat diimplementasikan untuk memudahkan pengelolaan interkoneksi pada multiple VPC. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menjawab apakah implementasi perancangan desain transitif VPC dengan menggunakan mikrotik sebagai routing instance pada prototyping arsitektur hub and spoke dapat menjadi salah satu cara untuk membuat VPC pada GCP bersifat transitif. Pembuatan transitif VPC dilakukan dengan menggunakan Mikrotik RouterOS sebagai routing instance. Mikrotik digunakan sebagai perangkat router sehingga MikroTik akan bertindak sebagai gateway untuk traffic antar VPC. Mikrotik dipilih karena lengkapnya fitur yang ditawarkan, keandalannya dalam menjalankan fungsi routing, serta terjangkaunya harga license. Rancangan penggunaan Mikrotik sebagai routing instance ini berhasil membuat Hub VPC bersifat transitif, sehingga hub VPC dapat meneruskan traffic antar spoke VPC.
Pengembangan Sistem Keamanan Gerbang Rumah Smart Home Berbasis IoT dengan Metode RnD Hilman Aziz; Imam Suharjo
JEKIN - Jurnal Teknik Informatika Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jekin.v4i3.895

Abstract

Abstrak –​ Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem keamanan rumah berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan Arduino Nano dan ESP32. Sistem ini dilengkapi dengan berbagai sensor seperti LDR, magnetic switch, dan modul RFID untuk meningkatkan keamanan rumah. Sistem ini mampu mendeteksi adanya potensi bahaya dan memberikan notifikasi secara real-time melalui bot Telegram. Proses pengembangan mencakup perancangan perangkat keras dan pemrograman perangkat lunak untuk memastikan integrasi yang lancar antara semua komponen. Pengujian menunjukkan bahwa sistem ini bekerja dengan baik dalam mendeteksi gangguan keamanan, mengotorisasi akses pintu gerbang, dan memberikan kontrol jarak jauh. Dengan fitur-fitur tersebut, sistem ini tidak hanya meningkatkan keamanan tetapi juga memberikan kemudahan bagi pengguna untuk memantau dan mengendalikan keamanan rumah mereka dari jarak jauh. Implementasi sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan keamanan rumah dan memberikan ketenangan bagi pemilik rumah melalui teknologi IoT yang canggih.
Sistem Monitoring Real-Time dengan Deteksi Anomali untuk Keamanan Aplikasi Web Feby Permatasari Nugroho; Imam Suharjo
JEKIN - Jurnal Teknik Informatika Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemantauan trafik web sangat penting untuk menjaga keandalan aplikasi web. Meskipun tersedia solusi monitoring mapan seperti ELK Stack, implementasinya sering memerlukan sumber daya komputasi yang besar dan menimbulkan latensi dalam deteksi anomali karena metode pengumpulan data berbasis pull. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring trafik web real-time yang ringan dan dilengkapi dengan fitur deteksi anomali menggunakan Static Thresholding dengan agregasi berbasis jendela waktu. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi arsitektur event-driven menggunakan Node.js dan protokol WebSocket (Socket.IO) untuk streaming data berbasis push, dikombinasikan dengan MongoDB untuk penyimpanan log yang efisien dan background worker untuk deteksi anomali secara asinkron. Sistem diimplementasikan pada server dengan spesifikasi 2 CPU Cores, Memori 2 GiB, dan penyimpanan 40GB, menggunakan Nginx sebagai reverse proxy dan PM2 untuk manajemen proses. Evaluasi kinerja dilakukan melalui pengujian fungsional, validasi deteksi anomali, dan stress testing dengan 1.000 koneksi konkuren menggunakan alat wrk. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memvisualisasikan metrik trafik dengan latensi monitoring di bawah 200 milidetik dan mencapai akurasi 100% dalam mendeteksi anomali seperti lonjakan trafik (hingga 9.019 req/min) dan tingkat kesalahan tinggi (88,9%). Sistem mengirimkan notifikasi Telegram dalam rentang waktu maksimal 60 detik setelah anomali terdeteksi, memberikan kemampuan peringatan dini bagi administrator sistem dengan konsumsi sumber daya minimal.