Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Perhitungan Hidrograf Banjir Rancangan Daerah Aliran Sungai (DAS) Welulang Model Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu:: Studi Kasus Perencanaan Bendung Welulang Desa Welulang Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan Junaedi, Alif; Maulidiyah, Afrikhatul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2095

Abstract

Kondisi iklim di Indonesia saat ini sedang mengalami perubahan, dimana perbedaan antara musim hujan dengan musim kemarau tidak dapat diprediksikan secara pasti. Musim hujan biasanya terjadi mulai bulan November sampai dengan bulan Mei, sedang musim kemarau biasanya mulai bulan Juni sampai dengan bulan Oktober. Data curah hujan sepanjang tahun 2020 di Kabupaten Pasuruan berdasarkan Data BMKG Stasiun Geofisika Pasuruan dapat diketahui bahwa curah hujan paling tinggi terjadi pada Bulan Januari, sedangkan curah hujan terendah terjadi pada Bulan September. Rata-rata curah hujan per bulan Kabupaten Pasuruan adalah 336,16 mm. Berdasarkan latar belakang studi, diidentifikasi permasalahan yang terdapat pada pembahasan ini adalah untuk mengetahui potensi terjadinya peluang perubahan debit air sungai berdasarkan karakteristik Daerah Aliran Sungai (DAS) Welulang Kabupaten Pasuruan dalam upaya pengelolaan sumber daya air sehingga menjadi efektif dan efisien.Agar pengelolaan sumber daya air bisa menjadi efektif dan efisien maka pemanfaatannya harus diatur sedemikian rupa agar sumber daya air yang ada bisa terjaga kuantitas dan kualitasnya. Untuk itu diperlukan suatu studi pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air yang salah satunya dapat berupa penelitian atau kajian tentang Analisa Perhitungan Hidrograf Banjir Rancangan Daerah Aliran Sungai (DAS) Welulang Model Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu berdasarkan kondisi eksisting Daerah Aliran Sungai Welulang dan kondisi tata guna lahan. yang terdapat pada lokasi penelitian. Berdasarkan hasil analisa dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa curah hujan rancangan pada wilayah studi berdasarkan metode Log Pearson Tipe III dengan berbagai kala ulang, yaitu kala ulang 2 tahun (124,69 mm) sampai dengan kala ulang 1000 tahun (183,01 mm) dan mengetahui besaran debit banjir rancangan menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Nakayasu berdasarkan karakteristik DAS diwilayah DAS Welulang Kabupaten Pasuruan dengan berbagai kala ulang, yaitu kala ulang 2 tahun (87,80 m3/dt) sampai dengan kala ulang 1000 tahun (127,86 m3/dt).
Analysis of Strengthening Beam Structure Case Study on Food Court Building of Ruang Terbuka Hijau (RTH) Project at Alun-Alun Kota Kediri Walad, Khoirul; Maulidiyah, Afrikhatul; Sasongko, Januar
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i10.1471

Abstract

The Green Open Space (RTH) construction in Kediri City includes a food court building utilizing reinforced concrete structures. During construction, cracking issues occurred in several beam structures due to the inability to bear the design loads effectively, necessitating a strengthening approach. This study aims to develop and evaluate a strengthening method for cracked beam structures by employing concrete jacketing. The specific objective is to improve the structural integrity and load-bearing capacity of these beams to ensure the durability and safety of the building. A concrete jacketing technique was used to reinforce the cracked beams, utilizing K-300 ready-mix concrete and additional reinforcing steel. The study involved structural analysis to assess the load-bearing capacity before and after jacketing, and on-site evaluation was conducted to monitor the method's effectiveness. The findings indicate that the jacketing method significantly increased the beams' bending moment capacity and overall structural strength, successfully addressing the cracks and enhancing the beams' ability to bear the intended loads. The reinforced beams showed improved load distribution and structural resilience performance. Concrete jacketing proved to be an effective method for strengthening the cracked beam structures in the Green Open Space project. The study provides valuable insights for similar future construction projects, suggesting that concrete jacketing can be a reliable reinforcement technique to enhance the durability and safety of building structures.