Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR FISIK DAN OPERASIONAL JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH YANG MEMPENGARUHI POLA SPASIAL TITIK KEBOCORAN PIPA PADA KAWASAN INDUSTRI PIER HANGGARA, ANGGY YOGA; Kurniawan, Fredy; Prawito, Adi
NAROTAMA JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 6 No 2 (2022): Narotama Jurnal Teknik Sipil (NOPEMBER, 2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/njts.v6i2.1956

Abstract

Keberadaan infrastruktur penyediaan air bersih yang efisien merupakan salah satu pendukung utama perkembangan sebuah kawasan industri. Rasio kehilangan air merupakan indikator efisiensi untuk penilaian kinerja sistem penyediaan air bersih dan dalam pencapaiannya diperlukan pengendalian kebocoran secara intensif. Berkaitan dengan hal tersebut, terdapat empat tindakan dalam strategi manajemen kebocoran yang meliputi manajemen tekanan, kecepatan dan kualitas perbaikan, pengendalian kebocoran secara aktif, dan manajemen aset jaringan. Tindakan ini mempengaruhi bagaimana kebocoran dapat dikelola dan dengan demikian dapat diketahui volume dan nilai kebocoran secara ekonomis. Volume kehilangan air fisik tahunan cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya area layanan jaringan distribusi. Tingkat kenaikan tersebut dapat dihambat dengan menerapkan kombinasi yang tepat di antara keempat komponen dalam strategi pengelolaan kebocoran yang efektif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi intensitas dan pola spasial titik kebocoran dalam sistem distribusi air bersih pada kawasan industri PIER. Analisis dilakukan dengan berfokus pada faktor fisik dan operasional jaringan yang telah ditetapkan oleh peneliti terdahulu. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya signifikansi hubungan antara pola dan intensitas spasial titik kerusakan pipa dengan faktor operasional dan fisik jaringan. Data dalam penelitian ini meliputi data historis kebocoran pipa selama 10 tahun, data spasial, serta data fisik dan operasional jaringan. Regresi poisson dengan proses titik spasial dipilih sebagai pendekatan pola dan intensitas spasial titik kebocoran.
Perumusan Strategi Pengendalian Kehilangan Air Berbasis Pola Spasial Pada Jaringan Distribusi Air Bersih Kawasan Industri PIER Nugroho, Widyo; Hanggara, Anggy Yoga; Sulhan
Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2025): Vol. 10 No. 2 (2025): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i2.1340

Abstract

Pengendalian kehilangan air membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi. Strategi pengendalian kehilangan air harus dilakukan dengan cermat dan terarah untuk menjaga keandalan serta efisiensi sistem distribusi air bersih. Dengan memanfaatkan data dan analisis spasial, strategi ini dapat mengidentifikasi pola kebocoran pipa yang terjadi di titik-titik tertentu pada sebuah kawasan industri. Penerapan strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional jaringan distribusi air bersih, mengurangi kerugian akibat kehilangan air, dan meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan di kawasan industri PIER. Penelitian ini bertujuan untuk melengkapi pemahaman tentang pola kebocoran pipa distribusi air bersih dan menetapkan strategi dalam pengendalian kehilangan air pada jaringan distribusi air bersih di kawasan industri PIER. Analisis pola titik spasial mendapati bahwa terdapat dua klaster intensitas dari persebaran lokasi kebocoran pipa. Hal ini mempengaruhi perumusan strategi dengan mengintegrasikan beberapa aspek, antara lain aspek pemantauan, inovasi, dan identifikasi risiko