Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Relationship between Health Locus of Control and Eating Behavior in Diabetics in the Work Area of Health Center Sumbersari Iqro' Ayatullah, Muhammad; Tri Bagus, Cahya; Andriani, Sri Wahyuni
D'Nursing and Health Journal (DNHJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Nursing Practices to Enhance and Prevent the Occurrence of Infectious and Non-C
Publisher : Universitas Bondowoso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: Diabetes mellitus is a complex metabolic disorder characterized by hyperglycemia, a physiological abnormal condition characterized by a continuous increase in blood glucose levels. Health locus of control (HLOC) is a human belief about the location of health control and has a central role in health services. Eating behavior is a broad term that includes food choices and motivations, eating habits, eating patterns, and food-related problems such as obesity, eating disorders, and eating disorders. Method: This study uses a correlational research design with a cross sectional approach, aiming to correlate between health locus of control and eating behavior. The population in this study were diabetics in the working area of the Sumbersari health center with a sample size of 267 respondents. The sampling technique used Simple Random Sampling. The data collection process used multidimensional health locus of control questionnaire and ducth eating behavior questionnaire. Result: The results of research on health locus of control show that the majority of diabetics have sufficient health locus of control. The results of eating behavior research show that the majority of diabetics have moderate eating behavior. The results of the study using the Spearman rho Rank test (α = 0.05) showed a relationship between health locus of control and eating behavior in diabetics in the Sumbersari working area, with a p value = 0.000. Conclusion: The conclusion of this study is that there is a relationship between health locus of control and eating behavior in diabetics. The recommendation of this study is that it can be used as a reference for nurses in conducting education and interventions for diabetics to pay more attention to health locus of control with eating behavior in diabetics.
Informasi Kesehatan sebagai Upaya Peningkatan Kompentensi Tim Pelaksana Tugas dan Masyarakat Desa Sehat Berbasis IFHE Indriyani, Diyan; Asmuji, Asmuji; Cahyanto, Triawan Adi; Maharani, Astrid; Andriani, Sri Wahyuni
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.6010

Abstract

Pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan merupakan salah satu bentuk mewujudkan masyarakat sehat dengan mengoptimalkan potensi masyarakat untuk terlibat secara aktif. Prakarsa masyarakat  mencapai tujuan pembangunan kesehatan perlu didorong guna mewujudkan tatanan hidup masyarakat melalui paradigma “Desa Sehat” dengan harapan berimplikasi langsung bagi peningkatan kesehatan masyarakat. Guna mewujudkan cita-cita tersebut di Desa Tutul Kecamatan Balung telah dibangun pola Desa Sehat yang didasari kemandirian keluarga dalam mengevaluasi kesehatan keluarga secara mandiri. Hal ini dioptimalkan dengan peran Tim Pelaksana Tugas (SATGAS) sebagai koordinator manajemen Desa Sehat berbasis Independent Family Health Evaluation (IFHE). Pemberian informasi kesehatan merupakan salah satu upaya meningkatkan kompetensi Tim SATGAS Desa Sehat berbasis IFHE serta masyarakatnya. Menggunakan sampel 47 responden yang terdiri dari Tim Satgas, perwakilan RW dan perwakilan Posyandu, dengan Pra Experiment Pre-Post Test Design dan analisa data Paired T-Test (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan informasi kesehatan meliputi kesehatan komunitas pendukung desa sehat (p value 0,01), optimalisasi gizi dalam pencegahan stunting (p value 0,02), mengenal penyakit gangguan kardiovaskuler (p value   0,01 ), kehamilan risiko tinggi dan pencegahan kematian periode perinatal (p value   0,04 ). Berdasarkan hal tersebut dapat dikatakan bahwa pemberian informasi kesehatan efektif dalam meningkatkan kompetensi pengetahuan Tim SATGAS Desa Sehat Berbasis IFHE serta masyarakat Desa Tutul.
Pengaruh Edukasi Bencana Model Disaster Escape Room Terhadap-Pengetahuan Dan Sikap Anak Dalam Menghadapi Erupsi Gunung Semeru Di SMP Negeri 5 Candipuro Islamy, Fikhih Wahyu; Asih, Susi Wahyuning; Andriani, Sri Wahyuni
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Erupsi Gunung Semeru merupakan ancaman nyata bagi masyarakat di sekitarnya, termasuk anak usia sekolah yang tergolong kelompok rentan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi bencana menggunakan model Disaster Escape Room terhadap pengetahuan dan sikap siswa dalam menghadapi erupsi Gunung Semeru di SMP Negeri 5 Candipuro. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII dan VIII sebanyak 97 siswa, dan sampel diambil sebanyak 78 siswa melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan kuesioner sikap. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan dan sikap siswa setelah diberikan edukasi Disaster Escape Room dengan nilai p = 0,000. Edukasi berbasis simulasi ini memberikan pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan, sehingga mampu meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi erupsi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model Disaster Escape Room merupakan metode edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesiapan bencana pada anak. Disarankan agar pendekatan ini diimplementasikan secara luas, khususnya di sekolah yang berada di wilayah rawan bencana, sebagai bagian dari promosi kesehatan dan perlindungan kelompok rentan.
Hubungan Tugas Kesehatan Keluarga Dengan Perilaku Pemenuhan Gizi Balita Di Desa Menampu Kec. Gumukmas Agatha, Mohamad Rafli; Andriani, Sri Wahyuni; Hidayat, Cahya Tribagus
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan gizi balita menjadi indikator penting dalam mendukung pertumbuhan optimal anak. Keluarga berperan sentral melalui tugas kesehatan keluarga yang mencakup pencegahan, perawatan, dan pemenuhan kebutuhan gizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tugas kesehatan keluarga dengan perilaku pemenuhan gizi balita. Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 567 keluarga, dengan sampel 123 responden yang dipilih melalui proportional random sampling. Instrumen berupa kuesioner terstruktur yang terbukti valid (r hitung > 0,361) dan reliabel (Cronbach’s Alpha 0,842 dan 0,881). Analisis Spearman Rho menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tugas kesehatan keluarga dengan perilaku pemenuhan gizi balita (p = 0,001; r = 0,701). Hasil ini menunjukkan semakin baik keluarga melaksanakan tugas kesehatannya, semakin optimal pula perilaku gizi balita. Intervensi berbasis keluarga direkomendasikan untuk meningkatkan kapasitas orang tua dalam mendukung pemenuhan gizi balita.
Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Dengan Indeks Keluarga Sehat (IKS) Di Desa Balung Kidul Jember Putri, Nanda Ayuningtiyas Eka; Hidayat, Cahya Tribagus; Andriani, Sri Wahyuni
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan keluarga merupakan indikator krusial pembangunan kesehatan nasional, namun Indeks Keluarga Sehat (IKS) di Indonesia masih rendah. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi IKS adalah penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tingkat rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara PHBS dengan IKS. Menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah 316 keluarga dengan ibu balita (0-5 tahun) yang tercatat dalam KK di Desa Balung Kidul, Sampel berjumlah 79 dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen berupa kuesioner PHBS dan Formulir Profil Kesehatan Keluarga dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki PHBS sehat (83.5%) dan IKS pra sehat (75%). Uj Spearman Rho menghasilkan signifikansi p (value) = 0.000 < 0.001 dan koefisien korelasi (r) = 0,438 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan indeks keluarga sehat (IKS) di Desa Balung Kidul Kecamatan Balung Kabupaten Jember. Dan hubungan kedua variabel cukup kuat, dimana semakin sehat perilaku PHBS, maka semakin tinggi capaian IKS keluarga.