Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PENDAMPINGAN UPTD PPA PROVINSI JAWA TENGAH DALAM PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAK PEREMPUAN DAN ANAK: HUKUM TATA NEGARA Mutiara, Najna Ainis; Anisa, Yuanita Fatma; Salamah, Hanifatus; Listyorini, Luluk
LONTAR MERAH Vol. 7 No. 1 (2024): HUKUM HAM
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/lm.v7i1.4319

Abstract

 AbstrakUPTD PPA mempunyai tugas untuk pendampingan hukum terhadap para korban, dimana seharusnya memang semua kasus yang mengarah ke jalur hukum mendapatkan pendampingan hukum dari UPTD PPA Provinsi Jawa Tengah, tetapi kasus yang paling sering membutuhkan pendampingan hukum dikarenakan tidak dapat diselesaikan secara mediasi dan harus dibawa ke jalur hukum adalah kasus kekerasan seksual, baik itu terjadi terhadap wanita ataupun anak-anak. Penelitian ini dibuat menggunakan metode pendekatan Yuridis empiris, penulis mengetahui kondisi lapangan sehingga mampu menganalisis kondisi lapangan atas penerapan atau implemetasi substansi hukum terhadap masyarakat di lapangan. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah dengan melalui teknik obserbasi dan wawancara terhadap pihak yang bersangkutan. Data kemudan diolah menggunakan teknik analisis deskriptif. Sekian banyaknya kasus yang masuk ke UPTD PPA tidak semuanya dapat terselesaikan dengan jalur hukum, banyak juga kasus yang dapat diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi yang dapat menguntungkan kedua belah pihak. Mediasi dilakukan terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga yang tergolong ringan, kasus kekerasan seksual diselesaikan dengan proses pengadilan sesuai dengan pasal 23 UUTPKS. Berbagai macam jenis korban kekerasan terhadap perempuan dan anak ditangani oleh UPTD PPA Provinsi Jawa Tengah melalui penerimaan pengaduan dan penjangkauan. Layanan pengaduan terhadap korban dapat dilakukan secara tatap muka, atau pengaduan langsung, tidak langsung, penjangkauan, atau adanya rujukan dari lembaga lainnya.
MENELAAH KEJAHATAN KLITIH REMAJA DI YOGYAKARTA MELALUI ILMU KRIMINOLOGI DALAM PERSPEKTIF PSYCHONALYTIC THEORY Listyorini, Luluk; Salamah, Hanifatus
IURIS NOTITIA : JURNAL ILMU HUKUM Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Ninety Media Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69916/iuris.v2i2.52

Abstract

Kejahatan klitih yang terjadi di daerah Yogyakarta, yang mana kebanyakan pelaku merupakan seorang remaja merupakan suatu tindakan yang sangat memprihatinkan. Dengan membawa senjata tajam berupa pedang, parang, samurai, celurit atau senjata tajam lainnya, mereka melakukan pembacokan atau presentasi kepada pengendara lain yang menjadi sasarannya. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan bahan hukum sekunder dimana data yang diperoleh berdasarkan analisis terhadap berbagai literatur seperti buku-buku, jurnal, hasil penelitian makalah, artikel, berita terpercaya, dan lain sebagainya. Berdasarkan data yang diperoleh, awal terjadinya kejahatan klitih yang sejatinya hanya sebuah permainan belaka, namun dampak yang dihasilkan sangat merugikan banyak orang. Melalui ilmu kriminologi dalam perspektif teori psikonalitik maka dapat diketahui bahwa sebagian besar remaja yang masih mencari jati diri, mereka menginginkan hal-hal yang bersifat menantang yang dapat memuaskan keinginannya. Oleh karena itu, diperlukan peran orang tua, lembaga pendidikan, serta pemerintah untuk meminimalisir kejahatan klitih yang banyak dilakukan oleh remaja seperti dengan melakukan penyuluhan terhadap remaja dari SMP sampai SMA tentang kenakalan remaja, melakukan patroli secara intens dan terjadwal khuusnya di malam hari, melakukan razia , memberikan sanksi yang tegas kepada setiap pelaku kejahatan klitih dan pembentukan peraturan terbaru mengenai pencegahan tindak kejahatan klitih. mereka menginginkan hal-hal yang bersifat menantang yang dapat memuaskan keinginannya. Oleh karena itu, diperlukan peran orang tua, lembaga pendidikan, serta pemerintah untuk meminimalisir kejahatan klitih yang banyak dilakukan oleh remaja seperti dengan melakukan penyuluhan terhadap remaja dari SMP sampai SMA tentang kenakalan remaja, melakukan patroli secara intens dan terjadwal khuusnya di malam hari, melakukan razia , memberikan sanksi yang tegas kepada setiap pelaku kejahatan klitih dan pembentukan peraturan terbaru mengenai pencegahan tindak kejahatan klitih. mereka menginginkan hal-hal yang bersifat menantang yang dapat memuaskan keinginannya. Oleh karena itu, diperlukan peran orang tua, lembaga pendidikan, serta pemerintah untuk meminimalisir kejahatan klitih yang banyak dilakukan oleh remaja seperti dengan melakukan penyuluhan terhadap remaja dari SMP sampai SMA tentang kenakalan remaja, melakukan patroli secara intens dan terjadwal khuusnya di malam hari, melakukan razia , memberikan sanksi yang tegas kepada setiap pelaku kejahatan klitih dan pembentukan peraturan terbaru mengenai pencegahan tindak kejahatan klitih.