Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENULISAN KARYA ILMIAH BERBARIS CONSTRUCTIVISTIC APPPROACH DI MTSN KOTA MADIUN Prasetya, Agus; Winarni, Marti; Dewi, Anggralita Sandra; Ummah, Maslacatul; Erlambang, Erlambang; Milawati, Milawati
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2024): JULI 2024
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v3i3.4888

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui kerja sama tim pengabdian masyarakat bersama mitra melalui proses pendampingan penulisan Karya Ilmiah kepada guru di lingkungan lembaga mitra(MTsN) Kota Madiun berlangsung secara effektif dan effisien. Hasil Pretes dan post-Test yang dilakukan pada saat pendampingan, dapat diketahui bahwa proses kegiatan pendampingan dapat berjalan lancar dan sukses. Pemahaman peserta tentang kosep Karya Ilmiah penulisan artikel, serta penelusuran artikel pada jurnal bereputasi Nasional mengalami peningkatan secara signifikan. Namun demikian masih memerlukan pendampingan penuh dalam dalam pelaksanaan penulisan artikel, mengingat latar belakang guru MTsN Kota Madiun yang belum pernah melakukan penelitian bahkan penulisan artikel ilmiah.
Sosialisasi Pembuatan Arang sekam Padi Model Drum Pada Masyarakat Desa Rejomulyo, Kabupaten Magetan: Pembuatan Arang Sekam Padi Winarni, Marti; Susanto, Anang
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2025): Mei - Juli
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v3i02.2010

Abstract

Sekam sebagai produk sisa hasil penggilingan padi ditemukan bertumpuk disekitar lokasi penggilingan, bahkan ada yang menggunung, sehingga apabila tidak dimanfaatkan dapat mengganggu lingkungan dan kemungkinan juga terhadap kesehatan manusia. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mempercepat penyebaran informasi pemanfaatan limbah sekam padi sehingga dapat digunakan sebagai tambahan pengolahan tanah dengan pemberian arang sekam padi pada lahan pertanian. Pelaksanaan sosialisasi ini berlangsung saat kegiatan pendampingan penanaman cabe diikuti sebanyak 24 peserta petani dan perangkat desa setempat. Kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi mengenai “ Kegunaan dan manfaat sekam arang padi untuk membantu proses pengembalian kesuburan tanah”. Metode pelaksanaan dimulai dengan pemberian materi tentang bahan yang di perlukan berupa sekam padi sekitar satu pick up dan tiga drum bekas untuk membantu proses pembakaran sekam. Petani yang kebanyakan bapak menunjukkan sangat antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dan muncul kesadaran baru dari peserta untuk menggunakan dan membuat arang sekam padi sendiri dan tidak membuang sekam padi sebagai limbah di sembarangan. Sosialisasi yang dilakukan dengan mencoba 3 buah drum berisi sekam padi kering sebanyak 5 karung sekam siap bakar dalam 1 drum dan hasil yang di dapat setiap drum menghasilkan sebanyak 3,5 karung setengah sekam arang bakar
Edukasi Pemanfaatan Biochar bagi Masyarakat di Desa Jabung Kabupaten Magetan Winarni, Marti; Susanto, Anang
Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Mei : Komunitas : Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/komunitas.v4i2.358

Abstract

Pemanfaatan sisa-sisa hasil pertanian di Desa Jabung yang berpotensi digunakan sebagai bahan perbaikan tanah masih belum optimal, meskipun ketersediaannya cukup melimpah baik di lahan sawah maupun lahan kering. Hingga saat ini, masyarakat masih memiliki keterbatasan informasi mengenai pemanfaatan biochar sebagai bahan pembenah tanah yang ramah lingkungan dan berpotensi menggantikan penggunaan bahan kimia pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Jabung mengenai manfaat biochar dalam meningkatkan kualitas tanah dan mendukung produktivitas pertanian. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta observasi lapangan. Pemilihan metode tersebut didasarkan pada pendekatan pembelajaran partisipatif dan kontekstual sehingga peserta dapat memahami materi secara lebih efektif melalui pengalaman langsung di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lahan yang diberi perlakuan biochar memiliki kondisi tanah yang lebih gembur dan mampu mempertahankan kelembapan lebih baik dibandingkan lahan tanpa perlakuan. Selain itu, pembelajaran lapangan memberikan pemahaman yang lebih nyata kepada masyarakat mengenai proses pembuatan dan pemanfaatan biochar dari sisa-sisa hasil pertanian yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Dengan demikian, biochar dapat menjadi alternatif yang ekonomis, mudah diterapkan, dan berkelanjutan untuk mendukung perbaikan kualitas tanah serta peningkatan hasil pertanian.